... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Singgung Kasus Hate Speech, Komisi III: Polisi Seakan Tajam ke Umat Islam

Foto: ujaran kebencian (hate speech)

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mempertanyakan kinerja polisi dalam menangani kasus hate speech atau ujaran kebencian. Sebab, ia menengarai ada tebang pilih dalam penegakan hukumnya.

“Dalam kasus hate speech seolah-olah polisi begitu tajam ketika kemudian ada aktivis umat Islam yang dianggap melakukan ujaran kebencian. Tapi kalau ada kalangan selain umat Islam agak lambat mendapat perhatian,” ujarnya saat melakukan rapat dengar pendapat bersama Polri di Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (12/10).

Praktek tebang pilih dalam penegakan hukum ini Nasir contohkan dengan kemenangan praperadilan Ade Armando, yang melakukan ujaran kebencian.

“Namun, hingga saat ini belum ada belum ada titik terangnya. Inilah yang kami maksud ujaran kebencian harus ekstra hati-hati,” ujarnya

Oleh sebab itu, ia berharap kepolisian mampu melajukan langkah yang lebih netral. Artinya, ia meminta agar kepolisian bertindak adil.

“Ini aspirasi yang perlu dicermati oleh kepolisan. Kami berharap polisi bisa seimbang dalam menyikapi hate speech,” tandasnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Soal Operasi Turki di Idlib, Apa Kata FSA?

Kepala Biro Politik Brigade Mu'tasim, kelompok oposisi utama di Efrat Shield yang didukung Turki, berharap Haiah Tahrir Syam (HTS) akan menyerahkan poin pengamatan kepada tentara Turki untuk melaksanakan kesepakatan gencatan senjata guna menghindari peningkatan militer.

Kamis, 12/10/2017 17:21 0

Myanmar

Panglima Militer Myanmar: Muslim Rohingya Bukan Penduduk Asli

Jenderal Buddha yang memiliki kekuasaan tertinggi di Myanmar itu menyebut Rohingya sebagai etnis Bengali. "Orang-orang Bengali tidak dibawa ke negara itu oleh Myanmar tapi oleh penjajah," katanya kepada Marciel.

Kamis, 12/10/2017 15:56 0

Amerika

Trump Tantang Menlu-nya Tes IQ, Ada Apa?

“Saya kira itu berita ‘hoax’, namun jika benar ia berkata demikian, menurut saya kita bisa bandingkan hasil tes IQ kami. Dan saya bisa kasih tahu anda siapa yang bakal menang,” kata Trump.

Kamis, 12/10/2017 15:04 0

Yaman

Keamanan Yaman Tangkapi Kader Partai Al-Ishlah

Partai Islamis Yaman, Partai Al-Islah, melaporkan bahwa pasukan keamanan pemerintah pada Rabu (11/10) menangkap sepuluh komandan dan kader partai. Kampanye panangkapan ini terjadi di ibukota sementara Yaman, Aden.

Kamis, 12/10/2017 11:40 0

Myanmar

OHCHR: Tentara Myanmar Bakar Masjid dan Al-Qur’an

Kepala Komisioner Tinggi HAM (OHCHR) Thomas Hunecke mengaku telah menerima informasi bahwa tentara Myanmar menanam ranjau guna mencegah etnis Rohingya kembali.

Kamis, 12/10/2017 11:11 0

Suriah

Lagi, Delegasi Militer Turki Masuki Wilayah Oposisi Suriah

Rombongan delegasi militer Turki kembali memasuki Suriah pada Rabu (11/10). Mereka ditugaskan mensurvei lokasi pos-pos militer yang akan didirikan sebagai bagian dari realisasi kesepakatan pembicaraan Astana VI.

Kamis, 12/10/2017 09:10 0

Suriah

Warga Idlib Berharap Masuknya Turki Hentikan Gempuran

sejumlah warga di Idlib berharap pasukan Ankara bisa menghentikan serangan yang dilancarkan udara rezim Assad dan separatis PKK.

Kamis, 12/10/2017 07:39 0

Suriah

3 Aliansi Besar Kelompok Oposisi Suriah

Perkembangan konflik Suriah telah berubah secara dramatis sejak militer Rusia melakukan intervensi pada tahun 2015, yang mengakibatkan mayoritas wilayah dikendalikan oleh milisi-milisi bersenjata yang mendukung kekuatan rezim Suriah Bashar Assad.

Rabu, 11/10/2017 17:29 0

Irak

Presiden Kurdistan Tolak Dialog Bersyarat dengan Iraq

Presiden wilayah otonomi Kurdistan, Masoud Barzani, mengatakan dirinya siap untuk melakukan dialog terbuka dengan pemerintah pusat di Baghdad. Namun tanpa prasyarat.

Rabu, 11/10/2017 12:54 0

Rusia

Rusia Sebut AS Hanya Pura-pura Perangi ISIS di Iraq

Pemerintah Rusia menyebut AS hanya berpura-pura memerangi kelompok ISIS di Iraq. Jubir militer Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk mengusir ISIS di provinsi Deir Zour Suriah. Namun kedatangan ISIS dari Iraq meningkatkan jumlah mereka.

Rabu, 11/10/2017 11:48 0