... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Delegasi Militer Turki Masuki Wilayah Oposisi Suriah

Foto: Tank tempur Turki masuki wilayah Kobani beberapa bulan lalu/ilustrasi

KIBLAT.NET, Idlib – Rombongan delegasi militer Turki kembali memasuki Suriah pada Rabu (11/10). Mereka ditugaskan mensurvei lokasi pos-pos militer yang akan didirikan sebagai bagian dari realisasi kesepakatan pembicaraan Astana VI.

Sumber kantor berita Al-Jazeera mengatakan bahwa delegasi yang terdiri dari insinyur, ahli dan penasihat militer tersebut menuju ke wilayah kontrol oposisi di pedesaan Aleppo Barat. Rombongan itu dalam rangka menyempurnakan survei terhadap titik-titik dan pos-pos militer yang akan ditempati tentara Turki untuk mengawasi pelaksanaan gencatan.

Ini merupakan delegasi Turki kedua yang memasuki wilayah Suriah dalam waktu kurang dari sepekan. Ahad lalu, sebuah konvoi kendaraan militer Turki masuk Idlib dengan dikawal para pejuang Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), hal menunjukkan terjadi kesepakatan antara keduanya meskipun sebelumnya sempat terjadi ketegangan di perbatasan.

Dalam konteks yang sama, Perdana Menteri Turki Ben Ali Yildirm mengatakan bahwa negaranya tidak memiliki ambisi di wilayah negara lain.

Dia menambahkan bahwa operasi militer yang sedang berjalan di Idlib dalam kerangka menghalangi upaya “teroris” membangun koridor di Suriah. Ia mengklaim bahwa Turki berusaha menciptakan sabuk perdamaian di wilayah tersebut, bukan sabuk teroris.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Ahad lalu bahwa fase pertama komitmen negaranya terhadap kesepakatan Astana mulai dilaksanakan. Ia mengaku, sampai saat ini operasi tersebut berjalan mulus tanpa ada halangan. Operasi ini melalui Free Syrian Army (FSA) yang didukung Turki.

Erdogan menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk menerapkan strategi yang disepakati di Astana pada Idlib. Sementara Turki juga memiliki kepentingan di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan negaranya. Jika tidak, bom-bom dari wilayah Suriah akan menghujani kota-kota Turki.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

5 Kejanggalan Seword.com yang Perlu Diketahui

kominfo.go.id pada 20 Februari 2017 telah mengingatkan bahwa Seword merupakan media abal-abal.

Kamis, 12/10/2017 08:26 0

Indonesia

Begini Komentar Netizen Soal Insiden Brimob di Blora

"Tak pantas diberi senjata yg lebih canggih, bisa habis rakyat...," ungkapnya.

Kamis, 12/10/2017 06:50 0

Indonesia

Majelis Hakim dan JPU Sidang Terorisme Jaringan Klaten Dinilai Langgar KUHAP

"Menurut kami, putusan majelis hakim dan saudara penuntut umum untuk membacakan keterangan saksi di persidangan ini melanggar ketentuan KUHAP pasal 162," katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (11/10).

Kamis, 12/10/2017 06:29 0

Indonesia

JPU Sidang Terorisme Kembali Tak Bisa Hadirkan Saksi, Pengacara Heran

Dalam sidang tuduhan terorisme dengan terdakwa Winarno dan Murjianto yang digelar Rabu (11/10), Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali tidak bisa menghadirkan saksi sesama tahanan terorisme.

Kamis, 12/10/2017 05:53 0

Indonesia

‘Negara Biayai Polisi Mahal Tapi Malah Mati Konyol’

Neta S Pane menegaku prihatin dengan kejadian penembakan Brimob ke kawannya sendiri di Blora, Jawa Tengah. Sebab, polisi yang dibayar dengan uang rakyat, justeru mati dengan sia-sia.

Rabu, 11/10/2017 19:46 0

Indonesia

Amunisi Brimob Dinilai Mematikan, Warganet Ungkapkan Ketakutan

Lantas, penyataan tersebut mengundang kekhawatiran dari para netizen. Pasalnya, sebelumnya Polri mengaku bahwa senjata berjenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) tidak mematikan.

Rabu, 11/10/2017 19:15 0

Indonesia

Menteri Agama Resmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal

Menteri Agama meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Rabu (11/10/2017)

Rabu, 11/10/2017 18:52 0

Indonesia

IPW: Polisi Sesama Rekan Saja Ringan Tembak, Apalagi Masyarakat

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Polda Jateng untuk menjelaskan...

Rabu, 11/10/2017 18:52 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Seword Provokatif

Media seperti seword.com kalau dibiarkan, apalagi dijadikan sebagai bahan rujukan dinilai akan berbahaya

Rabu, 11/10/2017 17:34 0

Indonesia

IPW Desak Polri Transparan Usut Kematian Brimob Di Tangan Rekannya

Kasus polisi tembak sesama polisi di Blora bukan kali pertama, dan terus berulang

Rabu, 11/10/2017 16:12 0