... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

5 Kejanggalan Seword.com yang Perlu Diketahui

KIBLAT.NET, Jakarta – Kredibilitas situs Seword yang hingga kini masih dipertanyakan oleh sebagian publik terjawab sudah. Pasalnya, terdapat beberapa unsur yang diyakini sebagai bukti bahwa laman tersebut abal-abal.

Bahkan sebelumnya laman kominfo.go.id pada 20 Februari 2017 telah mengingatkan bahwa Seword merupakan media abal-abal. Ia menyebutkan terdapat 5 kejanggalan yang ditemukan pada situs tersebut.

1. Ketidak jelasan alamat kantor dan redaksinya.

Pasalnya, dalam situs tersebut tidak tercantum satupun alamat kantor ataupun nomor kontak. Namun hanya email redaksi yang terpampang.

2. Mengaku sebagai media opini.

Dengan dalih sebagai media opini, ia mempekerjakan freelance sebagai pengisi berita. Hal ini dikhawatirkan tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh pihak Seword padahal ia memberikan fee kepada penulis lepas tersebut.

3. Tidak memenuhi kode etik media.

Hal ini terlihat dari ketidak jelasan alamat redaksi, nomor kontak, asal-usul media, serta bukti verifikasi Dewan Pers sebagai bukti media kredibel.

4. Pemberitaan yang tidak berimbang

Dalam pemberitaanya, Seword terlihat condong ke arah pemberitaan negatif dan provokatif.

5. Kerapkali dilaporkan ke pihak berwenang.

Tentu diketahui, situs Seword telah beberapa kali dilaporkan kepada pihak berwajib oleh bebebrapa element. Mulai dari LBH Perindo maupun PP Pemuda Muhammadiyah. Hal ini disebabkan oleh konten laman tersebut yang dinilai provokatif dan merugikan orang lain.

Melihat hal tersebut, pakar telematika Abi Manyu Wachjoewidajat mengatakan bahwa pemblokiran terhadap seword.com merupakan langkah tepat dalam menindak situs penebar hoax.

“Tindakan paling benar ya memang melakukan pemblokiran karena konteksnya keamanan negara dan untuk menghindari keresahan masyarakat. Karena tersebarnya fitnah dan pemblokiran tentu menghindari hal-hal seperti itu,”tutur Abi Manyu.

Tidak hanya itu, ia pun mengatakan bahwa Kominfo dapat melakukan pembekuan. Hal ini disebabkan adanya revisi UU ITE yang dilakukan DPR pada 28 November 2016 lalu.

Reporter: Azzam Habil
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Warga Idlib Berharap Masuknya Turki Hentikan Gempuran

sejumlah warga di Idlib berharap pasukan Ankara bisa menghentikan serangan yang dilancarkan udara rezim Assad dan separatis PKK.

Kamis, 12/10/2017 07:39 0

Suriah

3 Aliansi Besar Kelompok Oposisi Suriah

Perkembangan konflik Suriah telah berubah secara dramatis sejak militer Rusia melakukan intervensi pada tahun 2015, yang mengakibatkan mayoritas wilayah dikendalikan oleh milisi-milisi bersenjata yang mendukung kekuatan rezim Suriah Bashar Assad.

Rabu, 11/10/2017 17:29 0

Irak

Presiden Kurdistan Tolak Dialog Bersyarat dengan Iraq

Presiden wilayah otonomi Kurdistan, Masoud Barzani, mengatakan dirinya siap untuk melakukan dialog terbuka dengan pemerintah pusat di Baghdad. Namun tanpa prasyarat.

Rabu, 11/10/2017 12:54 0

Rusia

Rusia Sebut AS Hanya Pura-pura Perangi ISIS di Iraq

Pemerintah Rusia menyebut AS hanya berpura-pura memerangi kelompok ISIS di Iraq. Jubir militer Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk mengusir ISIS di provinsi Deir Zour Suriah. Namun kedatangan ISIS dari Iraq meningkatkan jumlah mereka.

Rabu, 11/10/2017 11:48 0

Yaman

Pasukan Saudi dan Hutsi Saling Serang, 13 Warga Sipil Jadi Korban

Dengan artileri pemberontak (Hutsi) menargetkan pasukan Saudi, yang mengenai desa Mashnaqa dan menewaskan empat warga sipil lainnya dalam baku tembak perbatasan yang berlangsung beberapa jam pada hari Senin.

Rabu, 11/10/2017 10:33 0

Suriah

Mayoritas HTS Dikabarkan Tak Setuju Konfrontasi dengan Turki

Kabar tersebut beredar di saat HTS belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru di wilayah yang mayoritas di kuasai oposisi itu. Sementara isu menjadi perhatian banyak pihak.

Rabu, 11/10/2017 08:30 0

Suriah

SU-24 Rusia Jatuh Saat Lepas Landas di Suriah

"Pesawat Su-24 berguling dari landasan pacu dan putus saat mempercepat lepas landas. Awak pesawat tidak sempat keluar dan meninggal," katanya dalam sebuah pernyataan.

Rabu, 11/10/2017 07:15 0

Myanmar

Perjalanan Tim Kemanusiaan ONECARE untuk Rohingya Tembus Myanmar

Demi meringankan beban etnis muslim Rohingya, ONECARE kembali mengutus tim relawan kemanusiaan langsung ke Myanmar

Selasa, 10/10/2017 16:27 0

Manhaj

Rambu-rambu Maslahat Menurut Dr. Thoriq Abdul Halim

Dalam menyimpulkan sebuah hukum, ada salah satu kaidah dasar yang disepakati oleh para ulama yaitu Jalbul Mashalih Wa Dar-ul Mafasid yakni mengambil kemaslahatan serta menghindari bahaya atau kerusakan.

Selasa, 10/10/2017 15:30 0

Foto

Penampakan Masjid Tertua di Arab Saudi Selatan

Masjid Sadreed, yang terletak di utara provinsi Al-Namas di Arab Saudi Selatan, dianggap sebagai salah satu masjid tertua dan bersejarah yang dibangun pada tahun 787 Masehi.

Selasa, 10/10/2017 14:00 0