... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Densus Anti-Korupsi Akan Dibentuk, IPW: Tantangan Terbesar Kepercayaan Publik

Foto: Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, persoalan korupsi di negeri ini terus tumbuh dan berkembang. Meski KPK sudah melakukan penangkapan dan makin agresif melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), korupsi bukannya habis tapi malah makin marak.

Kini Komisi III DPR sudah membahas keberadaan Densus Antikorupsi dan anggarannya Rp 975 miliar untuk tahun 2018, Neta pun mempertahnyakan, apakah lembaga baru ini mampu bekerja sama dengan KPK dan bahu membahu memberantas korupsi.

“Pantauan IPW, penyelenggara negara dan pengusaha yang terlibat dalam proyek-proyek pemerintahan seakan tidak peduli dan tidak takut dengan KPK. Kalau pun ada yang tertangkap mereka menilai yang bersangkutan sedang sial,” ungkap Neta melalui rilis yang diterima Kiblat.net, Selasa (10/10).

“Mereka yang tertangkap pun nekat pasang badan karena uang hasil korupsi sebelum tertangkap, sudah mereka kumpulkan sedemikian rupa itu tetap di luar. Dan begitu bebas dari penjara mereka malah makin kaya raya,” lanjut Neta.

Menurut Neta, fakta-fakta inilah yang membuat korupsi makin tumbuh subur di negeri ini, walau sudah ada KPK. Artinya, tutur dia, keberadaan KPK dianggap enteng oleh para pejabat, koruptor, dan pengusaha penyuap.

“Mereka tidak takut pada KPK, aparat penegak hukum, dan pemerintah karena mereka semua tidak kunjung berhasil membuat efek jera. Bahkan, KPK malah sering dituding tebang pilih dalam melakukan pemberantasan korupsi,” ungkap Neta.

Neta pun menyebutkan, luasnya wilayah Indonesia dan banyaknya jumlah institusi serta banyaknya jumlah pejabat penyelenggara negara, tentu membuat KPK tidak berdaya dan tidak mampu mengamankan negeri ini dari jarahan pejabat korup.

Apalagi, ujarnya, berbagai inspektorat yang ada di setiap institusi tidak melakukan upaya maksimal untuk mencegah terjadinya korupsi, sehingga keberadaan KPK dalam pemberantasan korupsi seakan tidak membawa hasil maksimal.

“Melihat makin maraknya korupsi dan makin tidak berdayanya KPK, usulan perlunya Densus Antikorupsi menjadi sesuatu yang menarik. Apalagi, usulan itu datang dari Polri,” tuturnya.

Neta pun melontarkan pertanyaan lagi, selama ini Polri ‘ke mana saja?’. “Bukankah di Polri sudah ada Dirtipikor, Lalu seperti apa peran dan gebrakannya dalam pemberantasan korupsi di negeri ini?,” ungkapnya.

Neta mengatakan, memang keberadaan Dirtipikor Polri dipenuhi keterbatasan, mulai dari terbatasnya anggaran operasional, peralatan kerja, hingga wewenang.

Inilah yang membuat Dirtipikor Polri sering tidak berdaya menghadapi para koruptor. Sehingga, usulan dibentuknya Densus Antikorupsi bisa dianggap sebagai sebuah terobosan untuk mengkonsolidasikan kekuatan aparatur penegak hukum dalam memerangi korupsi di negeri ini.

Ia menekankan, ada tantangan besar yang akan dihadapi lembaga baru ini, dan tantangan terbesar adalah tidak munculnya kepercayaan publik, mengingat citra Polri begitu buruk di masyarakat. Persoalan ini, paparnya, perlu menjadi prioritas utama bagi Densus Antikorupsi untuk dibenahi dengan kerja nyata.

“Persoalan lainnya, agar kepercayaan publik muncul, Densus Antikorupsi harus segera membersihkan lingkungan kepolisian dari dugaan korupsi, suap, dan pungli. Sehingga, kesan sapu kotor untuk membersihkan rumah yang kotor tidak berkembang memojokkan Densus Antikorupsi,” tukas Neta.

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Densus Anti-Korupsi Akan Dibentuk, IPW: Tantangan Terbesar Kepercayaan Publik”

  1. uli hardi

    gak perlu komentar semua orang sdh tau jawabannya hukum mati bakal beresssssss resssss

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Perjalanan Tim Kemanusiaan ONECARE untuk Rohingya Tembus Myanmar

Demi meringankan beban etnis muslim Rohingya, ONECARE kembali mengutus tim relawan kemanusiaan langsung ke Myanmar

Selasa, 10/10/2017 16:27 0

Manhaj

Rambu-rambu Maslahat Menurut Dr. Thoriq Abdul Halim

Dalam menyimpulkan sebuah hukum, ada salah satu kaidah dasar yang disepakati oleh para ulama yaitu Jalbul Mashalih Wa Dar-ul Mafasid yakni mengambil kemaslahatan serta menghindari bahaya atau kerusakan.

Selasa, 10/10/2017 15:30 0

Foto

Penampakan Masjid Tertua di Arab Saudi Selatan

Masjid Sadreed, yang terletak di utara provinsi Al-Namas di Arab Saudi Selatan, dianggap sebagai salah satu masjid tertua dan bersejarah yang dibangun pada tahun 787 Masehi.

Selasa, 10/10/2017 14:00 0

Palestina

Recoki Proses Rekonsiliasi, Israel Halangi 3 Pemimpin Hamas Berangkat ke Mesir

KIBLAT.NET, Ramallah – Pemerintah Israel dilaporkan telah melarang tiga pemimpin Hamas yang berada di Tepi...

Selasa, 10/10/2017 12:39 0

Video Kajian

Wanita Keluar Rumah Tanpa Mahram – Ust. Dr. A. Zain An Najah .MA.

KIBLAT.NET – Sering muncul pertanyaan, bolehkah perempuan keluar rumah tanpa ada Mahram ? Anda punya...

Selasa, 10/10/2017 10:33 0

Myanmar

Perahu Pengungsi Rohingya Karam, Puluhan Tenggelam

Setidaknya 12 warga Muslim Rohingya tewas dan puluhan lainnya hilang di dekat pantai Bangladesh dalam sebuah kecelakaan perahu, lapor pihak berwenang Bangladesh pada Senin (09/10). Kapal kayu tersebut mengangkut puluhan warga Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar.

Selasa, 10/10/2017 10:06 0

Amerika

AS dan Turki Saling Batasi Layanan Visa Kunjungan, Apa Pemicunya?

AS dan Turki mengurangi layanan penerbitan visa di negara masing-masing pada hari Ahad. Ini sebagai reaksi dari sebuah perselisihan diplomatik yang semakin meruncing setelah penangkapan seorang staf Turki untuk misi Amerika di Istanbul.

Selasa, 10/10/2017 10:04 0

Turki

Turki Lanjutkan Operasi Peninjauan Wilayah Idlib

“Angkatan bersenjata Turki memulai survei sejak 8 Oktober dengan tujuan mendirikan pos-pos pengawas dalam kerangka proses (pembentukan zona de-eskalasi) di provinsi Idlib,” kata pernyataan militer Turki kepada media pada Senin.

Selasa, 10/10/2017 08:34 0

Philipina

Filipina Akan Serahkan Warganya Terkait ISIS yang Diminta AS

Filipina menuduh warganya Russell Salik dan dua orang lainnya terlibat dalam sebuah rencana serangan atas nama Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) pada bulan Ramadhan 2016 silam.

Selasa, 10/10/2017 07:26 0

Suriah

Delegasi Hamas-Fatah Bertolak ke Kairo

Kedua delegasi ini akan bertemu di Kairo untuk membahas penerapan pemerintahan rekonsiliasi

Selasa, 10/10/2017 06:41 0