... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peringatan 65 Tahun Vladimir Putin Disambut Demonstrasi

Foto: Demontrasi memprotes Vladimir Putin di St. Petersburg Rusia

KIBLAT.NET, Moscow – Peringatan ulang tahun keenam puluh lima Presiden Rusia Vladimir Putin ditandai dengan demonstrasi yang dilakukan ribuan orang pendukung oposisi.

Musuh politik Putin, Aleksei Navalny menginstruksikan pendukungnya untuk menggelar unjuk rasa di kota-kota besar Rusia. Tokoh oposisi itu saat ini tengah dipenjara setelah melakukan demonstrasi tanpa izin.

Para pendukung Navalny menggelar unjuk rasa memprotes Putin yang berambisi melanjutkan kekuasaannya sebagai orang nomor satu di Rusia, Sabtu (07/10/2017). Pemerintahan Putin diduga secara diam-diam tengah mempersiapkan pemilihan umum yang dijadwalkan akhir tahun ini. “Selamat ulang tahun Putin, dan selamat tinggal,” seru para pendukung oposisi.

Polisi di seluruh Rusia dilaporkan melakukan penangkapan terhadap pengunjuk rasa. Tak ada angka resmi terkait hal itu, namun kelompok pengawas menyebut ada 271 demonstran yang ditangkap di 12 kota berbeda.

Gambar yang tersebar di media sosial menunjukkan aksi unjuk rasa terbesar terjadi di St. Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia. Di lokasi itu ribuan orang bentrok dengan polisi, dan gambar yang beredar menunjukkan para pengunjuk rasa terluka.

Navalny merupakan tokoh oposisi yang dilarang mendaftar dalam pemilihan umum oleh otoritas Rusia karena sebelumnya dituduh korupsi. Namun, Navalny membantah tuduhan yang dianggapnya bermotif politik itu.

Sumber: Upi.com
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komnas HAM Desak Polisi Tuntaskan Kasus Prostitusi Gay di Harmoni

Tak hanya bertentangan dengan hukum nasional, homoseksual juga tidak sesuai dengan HAM Pancasila

Ahad, 08/10/2017 16:33 0

Indonesia

Jenderal Gatot: Senjata Saja Dibuat Ribut

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait impor senjata.

Ahad, 08/10/2017 12:28 3

Indonesia

Begini Pandangan Ketum Muhammadiyah tentang TNI

Haedar menjelaskan, Islam, TNI dan kedaulatan bangsa adalah satu napas serta satu jiwa. Kedaulatan bangsa tidak akan lepas dari umat Islam dan TNI. Tanpa TNI dan umat Islam, tidak akan tegak kedaulatan Bangsa Indonesia.

Ahad, 08/10/2017 10:51 0

Indonesia

Di Hadapan Warga Muhammadiyah, Panglima TNI Bicara Sosok KH. Ahmad Dahlan

Pengajian bulanan Muhammadiyah mengundang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pembicara. Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah, Gatot menceritakan perihal kemerdekaan Indonesia karena umat Islam.

Ahad, 08/10/2017 10:20 0

Video Kajian

Bersatu Selamatkan Muslim Rohingya – Ust. Farid Ahmad Okbah, MA.

KIBLAT.NET – Konflik Rohingya belum selesai sampai sekarang. Muslimin disana masih ditempa dan menderita didera...

Ahad, 08/10/2017 10:18 0

Indonesia

Lokasi Pesta Gay di Harmoni Digerebek Setelah Polisi Terima Laporan Masyarakat

Penggerebekan lokasi pesta gay di T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat bermula dari laporan masyarakat

Sabtu, 07/10/2017 19:37 0

Indonesia

Polisi Gerebek Lokasi Pesta Gay di Harmoni, 7 WNA Turut Diamankan

Polisi mengamankan 51 orang di lokasi pesta gay T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat

Sabtu, 07/10/2017 19:11 0

Indonesia

Panglima TNI Diisukan Berpolitik, Begini Komentar Din Syamsuddin

"Apa yang dilakukan Panglima TNI sekarang pada hemat saya positif, tidak perlu disikapi dengan sinisme, apalagi dengan kecurigaan,"

Sabtu, 07/10/2017 16:34 0

Indonesia

Dekatkan Umat dengan Al Quran, Laznas Yatim Mandiri Gelar Acara Jumpa Juara Hafidz Indonesia

Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri mendatangkan juara Hafidz Indonesia 2017, Ahmad dan Kamil

Sabtu, 07/10/2017 15:49 0

Indonesia

Tiga Tahun di Bawah Jokowi, Demokrasi Dinilai Kian Terancam

Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, menilai bahwa tiga tahun kepemimpinan Jokowi, demokrasi justru semakin terancam. Menurutnya, hal itu terlihat dari munculnya Perppu ormas.

Sabtu, 07/10/2017 09:45 0

Close