... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penembakan di Istana Jeddah, Dua Petugas Keamanan dan Pelaku Tewas

Foto: Pria bersenjata (ilustrasi)

KIBLAT.NET, Jeddah- Aksi teror terjadi di salah satu Istana Jeddah, Arab Saudi pada Sabtu (07/10). Seorang pria bersenjata tiba-tiba melepaskan tembakan di gerbang istana dan menewaskan sedikitnya dua petugas keamanan dan melukai tiga lainnya. Sedangkan pelaku berhasil dilumpuhkan dengan ditembak mati di tempat.

Pelaku penyerangan berhasil diidentifikasi oleh Kemendagri Saudi, pria itu diketahui bernama Mansour Al-Amri, warga negara Saudi yang berusia 28 tahun. Saat penyerangan pelaku menggunakan senjata api berjenis AK-47 dan tiga bom molotov. Namun belum diketahui apa motiv penyerangan tersebut.

“Saat ini masih diselidiki apa motif pelaku serangan tersebut,” ungkap Mendagri Saudi, Mansour Al-Turki.

Penyerangan bermula ketika Amri turun dari kendaraannya di sebuah pos pemeriksaan di luar gerbang barat menuju Istana As-Salam. Namun tiba-tiba pelaku justru mengeluarkan senjatanya dan menembak secara brutal ke arah petugas keamanan. Pelaku akhirnya, berhasil ditembak mati oleh penjaga istana.

Istana As-Salam merupakan tempat keluarga kerajaan melakukan kegiatan selama musim panas. Kejadian ini bertepatan saat Raja Salman masih dalam kunjungan kenegaraan ke Rusia.

“Sebelumnya Amri tidak memiliki catatan kejahatan atau hubungan dengan kelompok garis keras,” sambung Al-Turki.

 

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jenderal Gatot: Senjata Saja Dibuat Ribut

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait impor senjata.

Ahad, 08/10/2017 12:28 3

Indonesia

Begini Pandangan Ketum Muhammadiyah tentang TNI

Haedar menjelaskan, Islam, TNI dan kedaulatan bangsa adalah satu napas serta satu jiwa. Kedaulatan bangsa tidak akan lepas dari umat Islam dan TNI. Tanpa TNI dan umat Islam, tidak akan tegak kedaulatan Bangsa Indonesia.

Ahad, 08/10/2017 10:51 0

Indonesia

Di Hadapan Warga Muhammadiyah, Panglima TNI Bicara Sosok KH. Ahmad Dahlan

Pengajian bulanan Muhammadiyah mengundang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pembicara. Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah, Gatot menceritakan perihal kemerdekaan Indonesia karena umat Islam.

Ahad, 08/10/2017 10:20 0

Video Kajian

Bersatu Selamatkan Muslim Rohingya – Ust. Farid Ahmad Okbah, MA.

KIBLAT.NET – Konflik Rohingya belum selesai sampai sekarang. Muslimin disana masih ditempa dan menderita didera...

Ahad, 08/10/2017 10:18 0

Indonesia

Lokasi Pesta Gay di Harmoni Digerebek Setelah Polisi Terima Laporan Masyarakat

Penggerebekan lokasi pesta gay di T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat bermula dari laporan masyarakat

Sabtu, 07/10/2017 19:37 0

Indonesia

Polisi Gerebek Lokasi Pesta Gay di Harmoni, 7 WNA Turut Diamankan

Polisi mengamankan 51 orang di lokasi pesta gay T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat

Sabtu, 07/10/2017 19:11 0

Indonesia

Panglima TNI Diisukan Berpolitik, Begini Komentar Din Syamsuddin

"Apa yang dilakukan Panglima TNI sekarang pada hemat saya positif, tidak perlu disikapi dengan sinisme, apalagi dengan kecurigaan,"

Sabtu, 07/10/2017 16:34 0

Indonesia

Dekatkan Umat dengan Al Quran, Laznas Yatim Mandiri Gelar Acara Jumpa Juara Hafidz Indonesia

Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri mendatangkan juara Hafidz Indonesia 2017, Ahmad dan Kamil

Sabtu, 07/10/2017 15:49 0

Indonesia

Tiga Tahun di Bawah Jokowi, Demokrasi Dinilai Kian Terancam

Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, menilai bahwa tiga tahun kepemimpinan Jokowi, demokrasi justru semakin terancam. Menurutnya, hal itu terlihat dari munculnya Perppu ormas.

Sabtu, 07/10/2017 09:45 0

Indonesia

Rezim Jokowi Dicurigai Neo Liberal dalam Sektor Ekonomi

Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, mengeluhkan keadaan ekonomi Indonesia setelah tiga tahun pemerintahan Jokowi. Menurutnya, ada ketidakadilan dalam pemungutan pajak.

Sabtu, 07/10/2017 09:10 0

Close