... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gencatan Senjata ARSA Berakhir 9 Oktober

Foto: ARSA

KIBLAT.NET, Rakhine- Gencatan senjata yang diikrarkan oleh Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) akan berakhir esok Senin (09/10). Sebelumnya, guna memberi ruang kepada lembaga bantuan kemanusiaan, ARSA pada 10 September lalu memutuskan untuk melakukan gencatan senjata.

“ARSA sangat menganjurkan semua organisasi kemanusiaan yang peduli untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan mereka kepada semua korban krisis kemanusiaan, terlepas dari latar belakang etnis atau agama selama periode gencatan senjata,” katanya pada Sabtu (09/09).

Secara khusus, ARSA menyatakan gencatan senjata itu berlangsung di tiga daerah, Maungdaw, Buthidaung, dan Rathedaung selama sebulan penuh. Namun dalam sebulan terakhir, tidak ada laporan serangan maupun baku tembak di seluruh Rakhine State.

“The Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) dengan ini mendeklarasikan gencatan senjata di Maungdaw, Buthidaung dan Rathedaung selama sebulan (10 September 2017-09 Oktober 2017) untuk memungkinkan lembaga kemanusiaan turun dan mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine State,” ungkap ARSA.

 

Kendati demikian, tawaran gencatan senjata itu ditolak oleh militer Myanmar. Hal itu terlihat melalui pernyataan juru bicara pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi, Zaw Htay pada Ahad (10/09), sehari setelah diumumkannya gencatan senjata. Meski perlawanan dinyatakan dihentikan, namun militer Rohingya diketahui tetap melakukan kekerasan terhadap etnis Muslim minoritas Rohingya.

BACA JUGA  Romo Syafi'i Khawatir Deradikalisasi Mengarah ke Deislamisasi

Htay menulis di akun Twitternya, “Pemerintah tidak akan berunding dengan teroris.” Pernyataan itu ditulisnya beberapa jam setelah pernyataan gencatan senjata ARSA.

Sebagaimana diketahui, krisis kemanusiaan di Rakhine kembali memuncak pada pertengahan bulan September. Myanmar dengan militernya telah menyisiri perkampungan milik etnis Muslim Rohingya dengan dalih membalas penyerangan ARSA. Lantas, gelombang pengungsi kembali memuncak sedangkan ribuan Rohingya dilaporkan tewas di tangan militer.

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jenderal Gatot: Senjata Saja Dibuat Ribut

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait impor senjata.

Ahad, 08/10/2017 12:28 3

Indonesia

Begini Pandangan Ketum Muhammadiyah tentang TNI

Haedar menjelaskan, Islam, TNI dan kedaulatan bangsa adalah satu napas serta satu jiwa. Kedaulatan bangsa tidak akan lepas dari umat Islam dan TNI. Tanpa TNI dan umat Islam, tidak akan tegak kedaulatan Bangsa Indonesia.

Ahad, 08/10/2017 10:51 0

Indonesia

Di Hadapan Warga Muhammadiyah, Panglima TNI Bicara Sosok KH. Ahmad Dahlan

Pengajian bulanan Muhammadiyah mengundang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pembicara. Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah, Gatot menceritakan perihal kemerdekaan Indonesia karena umat Islam.

Ahad, 08/10/2017 10:20 0

Video Kajian

Bersatu Selamatkan Muslim Rohingya – Ust. Farid Ahmad Okbah, MA.

KIBLAT.NET – Konflik Rohingya belum selesai sampai sekarang. Muslimin disana masih ditempa dan menderita didera...

Ahad, 08/10/2017 10:18 0

Indonesia

Lokasi Pesta Gay di Harmoni Digerebek Setelah Polisi Terima Laporan Masyarakat

Penggerebekan lokasi pesta gay di T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat bermula dari laporan masyarakat

Sabtu, 07/10/2017 19:37 0

Indonesia

Polisi Gerebek Lokasi Pesta Gay di Harmoni, 7 WNA Turut Diamankan

Polisi mengamankan 51 orang di lokasi pesta gay T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat

Sabtu, 07/10/2017 19:11 0

Indonesia

Panglima TNI Diisukan Berpolitik, Begini Komentar Din Syamsuddin

"Apa yang dilakukan Panglima TNI sekarang pada hemat saya positif, tidak perlu disikapi dengan sinisme, apalagi dengan kecurigaan,"

Sabtu, 07/10/2017 16:34 0

Indonesia

Dekatkan Umat dengan Al Quran, Laznas Yatim Mandiri Gelar Acara Jumpa Juara Hafidz Indonesia

Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri mendatangkan juara Hafidz Indonesia 2017, Ahmad dan Kamil

Sabtu, 07/10/2017 15:49 0

Indonesia

Tiga Tahun di Bawah Jokowi, Demokrasi Dinilai Kian Terancam

Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, menilai bahwa tiga tahun kepemimpinan Jokowi, demokrasi justru semakin terancam. Menurutnya, hal itu terlihat dari munculnya Perppu ormas.

Sabtu, 07/10/2017 09:45 0

Indonesia

Rezim Jokowi Dicurigai Neo Liberal dalam Sektor Ekonomi

Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, mengeluhkan keadaan ekonomi Indonesia setelah tiga tahun pemerintahan Jokowi. Menurutnya, ada ketidakadilan dalam pemungutan pajak.

Sabtu, 07/10/2017 09:10 0

Close