... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di Hadapan Warga Muhammadiyah, Panglima TNI Bicara Sosok KH. Ahmad Dahlan

Foto: Panglima TNI Gatot Nurmantyo di acara pengajian bulanan Muhammadiyah, Jum'at (06/10/2017).

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengajian bulanan Muhammadiyah mengundang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pembicara. Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah, Gatot menceritakan perihal kemerdekaan Indonesia karena umat Islam.

“Bicara tentang Islam, TNI, dan kedaulatan bangsa. Ketika bicara kedaulatan bangsa tidak bisa lepas dari sejarah. Karena dalam sejarah lah kita bisa lihat peran Islam dalam kedaulatan bangsa,” ujarnya mengawali pemaparan materi pada Jum’at malam (06/10/2017).

“Kita bangsa ini 300 lebih tahun dijajah, perjuangan tidak bisa dibantahkan, ada banyak pahhlawan-pahlawan di daerah. Namun tidak pernah berhasil menyatukan Indonesia, karena memang bersifat kedaerahan,” lanjut Gatot.

Tiba-tiba ada seorang pemuda bernama Boedi Oetomo, Gatot meneruskan ceritanya, punya ide untuk mempersatukan perjuangan ini. Karenanya, KH. Ahmad Dahlan, waktu itu belum mendirikan Muhammadiyah masuk bergabung karena idenya sama, mempersatukan perjuangan ini.

“Yang menarik, KH. Ahmad Dahlan fokus kepada pendidikan, tidak lama kemudian, dalam perjuangan tersebut, hanya 20 tahun kemudian mendirikan Muhammadiyah. Dalam waktu yang singkat ini, Indonesia mendapat hasil. Mengapa begitu cepat, karena Islam turut di situ, penduduk kita mayoritas Islam, para santri dan kyai semuanya menyatukan,” ungkap Gatot.

Gatot bercerita, Indonesia dimerdekakan dengan rakyat yang mayoritas Islam, 90% masyarakat waktu itu yang memerdekakan adalah umat Islam.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Bersatu Selamatkan Muslim Rohingya – Ust. Farid Ahmad Okbah, MA.

KIBLAT.NET – Konflik Rohingya belum selesai sampai sekarang. Muslimin disana masih ditempa dan menderita didera...

Ahad, 08/10/2017 10:18 0

Myanmar

Barat Ingin Myanmar Dipimpin Berdasarkan Demokrasi

Seorang ilmuwan politik Amerika menyatakan bahwa krisis Rohingya memperkuat peran militer dalam politik dan menghalangi transisi demokrasi di Myanmar.

Ahad, 08/10/2017 10:02 0

Afghanistan

Afghanistan Mulai Terima Helikopter Black Hawk dari AS

Presiden Mohammad Ashraf Ghani sesumbar bahwa bahwa tentara Afghanistan bisa menghancurkan para pejuang Taliban.

Ahad, 08/10/2017 09:33 0

Palestina

Pemerintah Konsensus Nasional Palestina Resmi Kontrol Penuh Wilayah Jalur Gaza

Faksi Hamas mendukung penuh Pemerintah Konsensus Nasional Palestina

Sabtu, 07/10/2017 20:36 0

Philipina

Belum Sepenuhnya Menang, Filipina Tunjuk Komandan Baru di Marawi

Mayor Jenderal Danilo Pamonang, seorang veteran perang kota kini sebagai pemegang kamando

Sabtu, 07/10/2017 18:22 1

Suriah

Narkoba Menyebar di Kalangan Pelajar di Lattakia, Suriah

Para pengedar diduga orang-orang Hizbulah Lebanon. Tujuannya untuk merusak generasi mudah di wilayah oposisi

Sabtu, 07/10/2017 13:55 0

Afrika

AS Evakuasi Mayat Tentara Keempat yang Tewas Disergap di Niger

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan, Jumat (06/10), menemukan mayat satu anggota pasukan khusus keempatnya yang tewas disergap kelompok bersenjata di perbatasan Niger-Mali Rabu lalu (04/10). Tentara tersebut dilaporkan hilang saat patroli gabungan pasukan khusus AS dan tentara nasional Niger diserang.

Sabtu, 07/10/2017 11:15 0

Yaman

Aliansi Melemah, Syiah Hutsi Incar Para Petinggi Milisi Shaleh

Milisi Syiah Hutsi dikabarkan akan melakukan sebuah kampanye penangkapan massal terhadap para komandan aliansi militernya, milisi di bawah pimpinan Ali Abdullah Shaleh.

Sabtu, 07/10/2017 10:08 0

Video News

Konfrontasi PKI dengan Umat Islam (Bag 2) – Hanibal Wijayanta

KIBLAT.NET – Isu PKI kembali menjadi perbincangan hangat di negeri ini. Acara nonton bersama film...

Sabtu, 07/10/2017 08:30 0

Turki

Militan PKK Masuk Turki Lewat Jalur Latakia yang Dikendalikan Assad

Soylu mengatakan bahwa PKK sekarang berusaha untuk menyusup ke Turki melalui Laut Aegea dan Laut Mediterania setelah Turki meningkatkan langkah-langkah keamanan di perbatasan Iran, Iraq dan wilayah PKK/ PYD.

Jum'at, 06/10/2017 18:01 0

Close