... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Gerebek Lokasi Pesta Gay di Harmoni, 7 WNA Turut Diamankan

Foto: Lokasi pesta gay di Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat digerebek polisi, 51 orang diamankan termasuk 7 WNA

KIBLAT.NET, Jakarta – Polisi kembali melakukan penggerebekan lokasi pesta gay. Kali puluhan orang diciduk saat pesta seks sesama pria di Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Polisi mengamankan 51 orang pemuda saat pesta gay di T-1 Sauna dan Gym, Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Dari jumlah itu, sebanyak 7 ornag diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Cina, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

“Dari 51 orang ini, ada tujuh orang WNA. WNA China 4 orang, Malaysia 1 orang, Thailand 1 orang, dan Siangputa 1 orang,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung di Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017) seperti dikutip okezone.com.

Dari lokasi penggerbekan, polisi mengamankan 51 pria. Sejumlah barang bukti turut disita, antara lain uang tunai sebesar Rp14 juta, rekening koran, daftar karyawan, mesin EDC mandiri, satu bundel berkas T1 Spa, 14 buah nota, 12 buah handuk, 13 alat perangsang merk rush, dan kondom.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan 6 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat pasa 30 Junto Pasal 4 ayat 2 UU No. 44 tahun 2008 dan atau Pasal 298 KUHP tentang pornografi dan atau mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul

Seorang pria berinisial AR (30) yang turut diamankan mengaku kaget setelah polisi menggerebek tempat Gym tersebut. “Tiba-tiba digerebek, saya lagi mau turun dari tangga,” kata AR di Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017).

BACA JUGA  Sekjen MUI: KH Maimoen Zubair Orang Besar

Dia mengaku kerap ke tempat Gym tersebut untuk bertemu dengan kekasihnya yang juga berjenis kelamin laki-laki. “Seminggu sekali, datang sendiri. Taunya dari internet,” imbuhnya, seperti dilansir Sindonews.com.

Setiap orang yang ingin masuk ke tempat itu juga harus mengeluarkan uang untuk membayar tiket. “Bayarnya variatif, kalau saya Rp165 ribu,” kata AR.

Sumber: Okezone, Sindonews
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Belum Sepenuhnya Menang, Filipina Tunjuk Komandan Baru di Marawi

Mayor Jenderal Danilo Pamonang, seorang veteran perang kota kini sebagai pemegang kamando

Sabtu, 07/10/2017 18:22 1

Suriah

Narkoba Menyebar di Kalangan Pelajar di Lattakia, Suriah

Para pengedar diduga orang-orang Hizbulah Lebanon. Tujuannya untuk merusak generasi mudah di wilayah oposisi

Sabtu, 07/10/2017 13:55 0

Afrika

AS Evakuasi Mayat Tentara Keempat yang Tewas Disergap di Niger

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan, Jumat (06/10), menemukan mayat satu anggota pasukan khusus keempatnya yang tewas disergap kelompok bersenjata di perbatasan Niger-Mali Rabu lalu (04/10). Tentara tersebut dilaporkan hilang saat patroli gabungan pasukan khusus AS dan tentara nasional Niger diserang.

Sabtu, 07/10/2017 11:15 0

Yaman

Aliansi Melemah, Syiah Hutsi Incar Para Petinggi Milisi Shaleh

Milisi Syiah Hutsi dikabarkan akan melakukan sebuah kampanye penangkapan massal terhadap para komandan aliansi militernya, milisi di bawah pimpinan Ali Abdullah Shaleh.

Sabtu, 07/10/2017 10:08 0

Video News

Konfrontasi PKI dengan Umat Islam (Bag 2) – Hanibal Wijayanta

KIBLAT.NET – Isu PKI kembali menjadi perbincangan hangat di negeri ini. Acara nonton bersama film...

Sabtu, 07/10/2017 08:30 0

Turki

Militan PKK Masuk Turki Lewat Jalur Latakia yang Dikendalikan Assad

Soylu mengatakan bahwa PKK sekarang berusaha untuk menyusup ke Turki melalui Laut Aegea dan Laut Mediterania setelah Turki meningkatkan langkah-langkah keamanan di perbatasan Iran, Iraq dan wilayah PKK/ PYD.

Jum'at, 06/10/2017 18:01 0

Rusia

Di Hadapan Putin, Apa Kata Raja Salman soal Iran?

"Kami menekankan bahwa keamanan dan stabilitas kawasan Teluk dan Timur Tengah merupakan kebutuhan mendesak untuk mencapai stabilitas dan keamanan di Yaman," ujar Raja Salman.

Jum'at, 06/10/2017 17:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Sebab Mundurnya Umat ( Ust. Nur Ahmad, S.Pd.I )

KIBLAT.NET- Banyak sekali umat muslim yang terjangkit penyakit kemunduran. Kemunduran di segala hal. Banyak dari...

Jum'at, 06/10/2017 17:01 0

News

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya Belum Berhenti

Serangan terhadap Muslim Rohingya terus berlanjut meski Myanmar mengumumkan diakhirinya operasi militer Myanmar di negara bagian Rakhine. Hal itu seperti diungkap Uni Arakan Rohingya pada Rabu (04/10/2017).

Jum'at, 06/10/2017 13:04 0

Arab Saudi

Arab Saudi Impor Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia

Arab Saudi menandatangani perjanjian awal untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 dan menerima "teknologi terdepan" dari Rusia selama kunjungan Raja Salman ke Moskow yang dimulai Rabu 4 Oktober lalu.

Jum'at, 06/10/2017 11:47 0

Close