... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Panglima TNI Diisukan Berpolitik, Begini Komentar Din Syamsuddin

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin

KIBLAT.NET , Jakarta – Pernyataan panglima TNI yang akhir-akhir ini menuai kontroversi, sampai beredar isu bahwa jendral bintang empat tersebut telah berpolitik praktis. Mantan Ketu Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan PP Muhammadiyah Din Syamsuddin turut berkomentar terkait hal itu.

Din mengatakan publik tak perlu memandang negatif pada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait isu bahwa ia berpolitik. Sebab, menurutnya apa yang menjadi kebijakannya merupakan upaya menjaga kedaulatan bangsa.

“Apa yang dilakukan Panglima TNI sekarang pada hemat saya positif, tidak perlu disikapi dengan sinisme, apalagi dengan kecurigaan,” ungkap Din dalam acara pengajian di kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat pada Jumat (07/10/2017).

“Saya baca, ada yang menuduh Panglima TNI berpolitik. TNI tak bisa tidak berpolitik, tapi politik kebangsaan,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat itu juga mengapresiasi apa pun keputusan Gatot. Sebab, sikap mengatakan yang salah itu salah atau yang benar itu benar, adalah suatu sikap yang harus dimiliki seorang pemimpin tanpa rasa takut.

“Setiap pemimpin dari bangsa kita ini harus menampilkan keberanian untuk mengatakan yang benar itu benar,” tukas Din.

Reporter: Afriza DS
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Narkoba Menyebar di Kalangan Pelajar di Lattakia, Suriah

Para pengedar diduga orang-orang Hizbulah Lebanon. Tujuannya untuk merusak generasi mudah di wilayah oposisi

Sabtu, 07/10/2017 13:55 0

Afrika

AS Evakuasi Mayat Tentara Keempat yang Tewas Disergap di Niger

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan, Jumat (06/10), menemukan mayat satu anggota pasukan khusus keempatnya yang tewas disergap kelompok bersenjata di perbatasan Niger-Mali Rabu lalu (04/10). Tentara tersebut dilaporkan hilang saat patroli gabungan pasukan khusus AS dan tentara nasional Niger diserang.

Sabtu, 07/10/2017 11:15 0

Yaman

Aliansi Melemah, Syiah Hutsi Incar Para Petinggi Milisi Shaleh

Milisi Syiah Hutsi dikabarkan akan melakukan sebuah kampanye penangkapan massal terhadap para komandan aliansi militernya, milisi di bawah pimpinan Ali Abdullah Shaleh.

Sabtu, 07/10/2017 10:08 0

Video News

Konfrontasi PKI dengan Umat Islam (Bag 2) – Hanibal Wijayanta

KIBLAT.NET – Isu PKI kembali menjadi perbincangan hangat di negeri ini. Acara nonton bersama film...

Sabtu, 07/10/2017 08:30 0

Turki

Militan PKK Masuk Turki Lewat Jalur Latakia yang Dikendalikan Assad

Soylu mengatakan bahwa PKK sekarang berusaha untuk menyusup ke Turki melalui Laut Aegea dan Laut Mediterania setelah Turki meningkatkan langkah-langkah keamanan di perbatasan Iran, Iraq dan wilayah PKK/ PYD.

Jum'at, 06/10/2017 18:01 0

Rusia

Di Hadapan Putin, Apa Kata Raja Salman soal Iran?

"Kami menekankan bahwa keamanan dan stabilitas kawasan Teluk dan Timur Tengah merupakan kebutuhan mendesak untuk mencapai stabilitas dan keamanan di Yaman," ujar Raja Salman.

Jum'at, 06/10/2017 17:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Sebab Mundurnya Umat ( Ust. Nur Ahmad, S.Pd.I )

KIBLAT.NET- Banyak sekali umat muslim yang terjangkit penyakit kemunduran. Kemunduran di segala hal. Banyak dari...

Jum'at, 06/10/2017 17:01 0

News

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya Belum Berhenti

Serangan terhadap Muslim Rohingya terus berlanjut meski Myanmar mengumumkan diakhirinya operasi militer Myanmar di negara bagian Rakhine. Hal itu seperti diungkap Uni Arakan Rohingya pada Rabu (04/10/2017).

Jum'at, 06/10/2017 13:04 0

Arab Saudi

Arab Saudi Impor Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia

Arab Saudi menandatangani perjanjian awal untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 dan menerima "teknologi terdepan" dari Rusia selama kunjungan Raja Salman ke Moskow yang dimulai Rabu 4 Oktober lalu.

Jum'at, 06/10/2017 11:47 0

Khazanah

Mengangkat Kedua Tangan Saat Doa Khutbah Jumat, Bolehkah?

KIBLAT.NET - Para ulama sepakat bahwa di antara salah satu adab yang dianjurkan dalam berdoa adalah mengangkat kedua tangan. Namun perlu dipahami bahwa dalam berdoa tidak selamanya harus demikian. Sebab, dalam beberapa kondisi Rasulullah mencontohkan hal yang berbeda, yakni dalam doanya beliau tidak mengangkat kedua, tapi hanya mengisyaratkan dengan dengan jari telunjuknya saja. Contohnya ketika beliau berdoa di penghujung Khutbah Jumat.

Jum'at, 06/10/2017 10:47 1

Close