... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ustadz ABB Kembali Sakit, Izin Berobat Sulit Didapat

Foto: Ustadz Abu Bakar Baasyir di tahanan LP Gunung Sindur.

KIBLAT.NET, Bogor – Pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM), Farid Ghozali mengungkapkan ustadz Abu Bakar Baasyir (ABB) kembali jatuh sakit. Terjadi pembengkakan di kedua kakinya seperti sebelumnya, namun kali ini lebih besar.

“Ustadz ini semestinya sudah harus kontrol rumah sakit. Memang permintaan dari dokter waktu beliau general check up beliau harus satu bulan check up-nya setelah beliau pulang dari rumah sakit,” ungkap Farid saat dihubungi Kiblat.net Jum’at (06/10/2017).

Farid menjelaskan, ustadz ABB terakhir diperiksa dokter pada Agustus lalu, dan seharusnya mendapat perawatan kembali pada 10 September. Namun sampai saat ini dia belum mendapat perawatan apapun.

“Jatuhnya itu pada tanggal 10 kemarin bulan September. Ini sudah masuk Oktober sementara izin sudah kita kirim ke berbagai instansi termasuk ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bahkan tim medis Ustadz dari Mer – C sudah menyurati Presiden untuk minta izin. Namun sampai hari ini belum ada jawaban kapan beliau diizinkan untuk kontrol,” ungkapnya.

Kesulitan perizinan yang disebutkan Farid bukan hanya dirasakan dari pihak pengacara saja, sipir dan perawat di Lapas Gunung Sindur juga menanyakan kapan Ustadz ABB bisa dilakukan kontrol medis ke Rumah Sakit yang lebih memadai. “Entah yang mempersulit di mananya, tapi ini memang untuk mendapat surat izin berobat sulit,” tukasnya.

Untuk diingat, Ustadz ABB yang kini telah berusia 79 tahun hingga kini masih berstatus tahanan extraordinary di LP Gunung Sindur Bogor. Ia divonis 15 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak 2011 lalu.

BACA JUGA  Baleg DPR Hapus RUU P-KS Dari Prolegnas Prioritas 2020

Sejumlah dakwaan dituduhkan kepadanya antara lain permufakatan jahat, merencanakan, menggerakkan, hingga memberikan atau meminjamkan dana untuk kegiatan pelatihan di Aceh Besar.

Akibat kegiatan dakwahnya, pendiri pondok pesantren Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu beberapa kali terpaksa berurusan dengan penegak hukum.

Pada 2004 dia diganjar hukuman dua tahun enam bulan penjara oleh PN Jaksel karena dituding terlibat dalam peristiwa bom Bali dan bom Hotel JW Marriott.

Mahkamah Agung membebaskannya pada Juni 2006. Setelah bebas dia kemudian mendirikan Jamaah Asharut Tauhid pada tahun 2008.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya Belum Berhenti

Serangan terhadap Muslim Rohingya terus berlanjut meski Myanmar mengumumkan diakhirinya operasi militer Myanmar di negara bagian Rakhine. Hal itu seperti diungkap Uni Arakan Rohingya pada Rabu (04/10/2017).

Jum'at, 06/10/2017 13:04 0

Arab Saudi

Arab Saudi Impor Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia

Arab Saudi menandatangani perjanjian awal untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 dan menerima "teknologi terdepan" dari Rusia selama kunjungan Raja Salman ke Moskow yang dimulai Rabu 4 Oktober lalu.

Jum'at, 06/10/2017 11:47 0

Khazanah

Mengangkat Kedua Tangan Saat Doa Khutbah Jumat, Bolehkah?

KIBLAT.NET - Para ulama sepakat bahwa di antara salah satu adab yang dianjurkan dalam berdoa adalah mengangkat kedua tangan. Namun perlu dipahami bahwa dalam berdoa tidak selamanya harus demikian. Sebab, dalam beberapa kondisi Rasulullah mencontohkan hal yang berbeda, yakni dalam doanya beliau tidak mengangkat kedua, tapi hanya mengisyaratkan dengan dengan jari telunjuknya saja. Contohnya ketika beliau berdoa di penghujung Khutbah Jumat.

Jum'at, 06/10/2017 10:47 1

Eropa

Spanyol Tolak Mediasi Internasional soal Referendum Catalonia

Madrid bersikeras bahwa tidak ada yang perlu dinegosiasikan. Bahkan pemerintah pusat bekas negara kolonial ini menuntut para pemimpin Catalan untuk menghormati hukum dengan tidak menindaklanjuti referendum.

Kamis, 05/10/2017 19:10 0

News

Selain First Travel, Kemenag Cabut Izin 23 Penyelenggara Umroh Bermasalah

Sekretaris Direktorat Penyelenggara ibadah Haji dan Umroh, Muhajirin Yanis, mengungkapkan saat ini ada dua puluh empat PPIU yang sudah dicabut izinnya. Termasuk diantaranya First Travel.

Kamis, 05/10/2017 18:45 0

Amerika

‘Pelaku Teror Las Vegas Bukan Muslim, Mengapa Tidak Disebut Teroris?’

Aksi penembakan di Las Vegas yang dilakukan Stephen Paddock tak disebut teroris mengundang reaksi luas

Kamis, 05/10/2017 18:14 0

Rusia

Raja Arab Saudi ke Rusia, Ini yang Akan Dibahas

Raja Salman disambut di bandara Vnukovo oleh pejabat senior Rusia yang diiringi parade band militer. Ia akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev pada hari Jumat.

Kamis, 05/10/2017 16:00 0

Pakistan

PBB Didesak Tangani Krisis Kashmir

Konflik Kashmir mungkin adalah konflik paling berbahaya di dunia karena perlombaan nuklir dan rudal spiral antara India dan Pakistan ditambah dengan permusuhan historis yang menyebabkan perang antara dua rival.

Kamis, 05/10/2017 15:05 1

Eropa

PBB: Kejahatan HAM di Myanmar Tidak Bisa Ditolerir 

PBB menyatakan bahwa kekerasan yang dilancarkan pemerintah Myanmar terhadap etnis Muslim Rohingya merupakan bentuk kejahatan terhadap HAM.

Kamis, 05/10/2017 14:14 0

Turki

Berencana Bunuh Erdogan, 34 Orang Divonis Seumur Hidup

Pengadilan Turki memutuskan hukuman seumur hidup kepada 34 orang karena merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan di sebuah hotel mewah Aegean selama kudeta yang gagal tahun lalu.

Kamis, 05/10/2017 13:40 0

Close