... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jumpa Pers di Iran, Erdogan: Mossad di Balik Referendum Kurdistan Iraq

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan menduga ada peran intelijen Israel, Mossad, dalam referendum Kurdistan Iraq.

Berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan Hassan Rouhani di ibukota Teheran, Erdogan menyatakan bahwa referendum ini merupakan tindakan yang tidak sah apalagi didukung oleh Mossad Israel.

“Siapa yang tahu referendum yang diselenggarakan oleh pemerintah Irak utara? Tidak ada negara di dunia selain Israel yang mengetahuinya,” katanya pada Rabu (04/10).

“Keputusan referendum yang dibuat bersama dengan Mossad Israel ini tidak sah dan tidak berlaku,” tambahnya dalam sebuah pernyataan.

Selanjutnya, presiden Turki ini pun membeberkan bahwa topik pertemuannya dengan Rouhani di Teheran hanya menyangkut persoalan referendum di Iraq utara.

“Kami telah menyatakan bahwa pemerintah Turki tidak mengakui referendum ilegal pemerintah Iraq utara,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga meyakini bahwa pemerintahan Erbil akan mendapat kecaman dari pihak internasional karena terus mengadakan referendum.

“Saya percaya bahwa pemerintah daerah Iraq utara akan dikecam untuk diisolasi karena berpihak pada tokoh tertentu di satu sisi dan satu tokoh lainnya di sisi lain, dan kemudian mengambil tindakan dengan tokoh-tokoh tersebut,” ujarnya.

Pada 25 September, warga Iraq di daerah yang dikuasai Kurdi (KRG) dan di beberapa daerah yang diperdebatkan antara Baghdad dan Erbil telah melakukan jajak pendapat mengenai kemerdekaan dari Iraq.

BACA JUGA  Laporan: Kapal Tanker Iran Meledak di Lepas Pantai Saudi

Menurut hasil yang diumumkan oleh KRG, hampir 93 persen pemilih terdaftar memberikan suara untuk kemerdekaan.

Akibat hal ini, KRG sendiri terus menghadapi kecaman dari pihak regional dan internasional, karena dinilai akan mengalihkan perhatian melawan terorisme dan selanjutnya membuat kawasan tidak stabil. [hun]

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Dio Alifullah

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wapres Jusuf Kalla Usulkan Amnesti Zakat

"Strategi zakat pun semestinya bisa sama seperti wajib pajak. Mungkin bisa seperti di adakan amnesti zakat atau penghapusan hutang pajak melalui zakat,"

Rabu, 04/10/2017 22:03 0

Indonesia

Kesadaran Bayar Rendah, Baznas Hanya Target Kumpulkan 10 Persen Potensi Zakat

Potensi pengumpulan zakat individu tahun ini sebesar Rp 138 triliun

Rabu, 04/10/2017 21:22 0

Indonesia

Polisi Percepat Proses Hukum Jonru Ginting

Setelah berkas kasus Jonru selesai, polisi ingin segera melimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 04/10/2017 20:51 1

Indonesia

‘Impor Senjata Polri Perlu Diaudit’

Nasir Djamil mengatakan bahwa Polri bukan pertama kali saja mengimpor senjata api. Maka, ia menegaskan bahwa harus ada audit perihal kasus tersebut.

Rabu, 04/10/2017 20:14 0

Indonesia

Serba Impor, Indonesia Diibaratkan Seperti Memakai Infus

"Sama seperti infus yang dipasangkan pada orang sakit, kalau dicopot ya bisa mati"

Rabu, 04/10/2017 19:37 0

Indonesia

Begini Komentar Mantan Panglima TNI Soal Gaduh Impor Senjata Polri

Menurut Jenderal Purn. Moeldoko Ya mungkin saja terjadi kurang koordinasi

Rabu, 04/10/2017 18:35 0

Indonesia

Imparsial: BNPT Tak Boleh Punya Kewenangan Penindakan Terorisme

"Jangan sampai BNPT memiliki kewenangan penindakan operasional dalam penanganan terorisme"

Rabu, 04/10/2017 18:03 0

Indonesia

Komisi III DPR: Ada Ruang Gelap dalam Impor Senjata Polri

"Jangan sampai kemudian ada kesan ada pihak yang kemudian memanfaatkan senjata ini. Tapi difasilitasi institusi resmi seperti Kepolisian,"

Rabu, 04/10/2017 17:12 1

Indonesia

Soal Penembakan di Las Vegas, Felix Siauw: Jika Pelakunya Muslim, Dunia Sibuk

Dai remaja, Felix Siauw turut mengomentari peristiwa penembakan yang terjadi di Las Vegas dengan sedikitnya 58 korban tewas beberapa waktu lalu. Ia menilai media-media tidak menyebutnya sebagai serangan terorisme, karena pelakunya adalah Muslim.

Rabu, 04/10/2017 15:41 4

Tarbiyah Jihadiyah

Berbagi Peran dalam Memperjuangkan Islam

Para sahabat berbagi peran dalam khidmah terhadap Islam. Ada yang bertugas untuk azan, ada yang jadi Imam, ada yang berfatwa, ada yang mengajar, ada yang berdakwah da nada yang berjihad. Mereka tidak berteori, tapi langsung mebuktikan dengan amal nyata.”

Rabu, 04/10/2017 14:46 0

Close