... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hamzah Bin Laden Jadi Target Pengejaran Pasukan Khusus Inggris

Foto: Hamzah bin Laden.

KIBLAT.NET, London- Pasukan khusus Inggris, Special Air Service (SAS) mengumumkan operasi pemburuan putra pendiri Al-Qaidah, Hamzah bin Laden. Putra Usamah bin Laden itu menjadi target hidup maupun mati.

Seperti dilansir dari Dailymail, keputusan ini dikeluarkan pada Ahad (01/10). Hamzah yang diperkirakan berusia 28 tahun saat ini dipandang cukup berbahaya bagi negara-negara barat, terkhususnya Inggris dan Amerika Serikat.

Hamzah diyakini menerima latihan di Pakistan. Namun, informasi intelijen baru mengatakan bahwa saat ini ia telah berada di Suriah. Meski belum ada kejelasan tentang Hamzah.

Hamzah menghilang di Abbottabad, Pakistan, beberapa minggu sebelum Usamah bin Laden dibunuh akibat tembakan dari pasukan Navy Seals milik Amerika pada tahun 2011. Namun ia kembali muncul dalam sebuah video yang dirilis dua tahun yang lalu.

Selain SAS, operasi gabungan juga telah dibentuk untuk memburu Hamzah. Operasi itu dinama ‘Operasi Shader’ dan Hamzah ditempatkan dalam 10 target tertinggi yang harus diburu. SAS sendiri memiliki 40 pasukan yang bergabung dalam Operasi Shader.

Sementara itu, badan intelije AS dan Inggris terus menghembuskan pernyataan bahwa Hamzah telah merencanakan serangan terhadap barat pasca kematian ayahnya.

Operasi penangkapan ini dikepalai Inggris dan Amerika. Kekuatan negara ini didukung dengan pesawat tanpa awak yang dapat menyadap dan mengidentifikasi pemilik suara.

“Cepat atau lambat Hamzah akan ditemukan. Dia tentunya akan melakukan kesalahan-kesalahan kecil dan kami akan terus menanti saat itu,” ungkap intelijen yang tak disebut namanya.

BACA JUGA  Muhammadiyah Minta Pemerintah Urus UMKM

 

Sumber: DailyMail
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Uni Eropa Adakan Dialog Khusus terkait Referendum Catalonia

Menghadapi debat darurat di Parlemen Eropa terkait kemerdekaan Catalan, Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans mendesak semua pemimpin Eropa untuk mengadakan pembicaraan.

Kamis, 05/10/2017 10:53 0

Afrika

Serangan Mematikan Sergap Patroli Pasukan Khusus AS di Niger

Sedikitnya tiga anggota pasukan khusus AS dan lima tentara Niger tewas akibat disergap oleh pasukan bersenjata di barat daya Niger pada Rabu (04/10). Belum diketahui kelompok yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Kamis, 05/10/2017 09:41 0

Asia

India Hapus Taj Mahal dari Tujuan Wisata, Alasannya Karena Agama

Pemerintah India dilaporkan menghapus Taj Mahal, salah satu dari tujuh keajabian dunia, dari destinasi wisata negaranya. Alasannya diduga karena bangunan tersebut didirikan oleh umat Islam

Kamis, 05/10/2017 08:55 0

Rusia

Raja Salman Gelar Kunjungan Bersejarah ke Rusia

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz tiba di Moskow pada Rabu (04/10) sebagai delegasi negara tingkat tinggi. Ini merupakan kunjungan pertama Raja Saudi ke Rusia dalam sejarah hubungan kedua negara.

Kamis, 05/10/2017 07:57 0

Myanmar

Gelombang Baru Pengungsi Rohingya Jejali Perbatasan Bangladesh

Di tengah semakin meredupnya isu kemanusiaan minoritas Muslim Rohingya, militer Myanmar kembali mengusir puluhan ribu etnis yang disebut PBB paling tertindas di dunia itu dari kampung halaman mereka. Dilaporkan warga satu desa harus mengungsi ke Bangladesh setelah militer menyerbu kampung mereka.

Kamis, 05/10/2017 07:25 0

Iran

Jumpa Pers di Iran, Erdogan: Mossad di Balik Referendum Kurdistan Iraq

Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan menduga ada peran intelijen Israel, Mossad, dalam referendum Kurdistan Irak.

Kamis, 05/10/2017 06:33 0

News

Ingin Terhindar dari Biro Umroh Palsu? Ini Himbauan Kemenag

Lukman Hakim Syaifuddin menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU).

Rabu, 04/10/2017 19:12 0

Amerika

Kebijakan Pengetatan Ekonomi AS Pengaruhi Lemahnya Mata Uang Global

Usaha AS untuk memperbaiki ekonominya dengan adanya kebijakan ketat terkait suku bunga dan pajak global baru-baru ini, berimbas pada naiknya nilai tukar dollar

Rabu, 04/10/2017 17:46 0

Suriah

Sumber Lokal Suriah Nafikan Kabar Al-Jaulani Terluka

Radio Provinsi Idlib menafikan kabar usaha pembunuhan Al-Jaulani dan luka parah yang diderita pimpinan HTS tersebut. 

Rabu, 04/10/2017 16:03 0

Myanmar

ARSA Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Dunia

ARSA mengucapkan terima kasih kepada semua negara, organisasi dan orang-orang yang terlibat membantu mengakhiri krisis kemanusiaan di Rohingya.

Rabu, 04/10/2017 15:13 0

Close