... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kesadaran Bayar Rendah, Baznas Hanya Target Kumpulkan 10 Persen Potensi Zakat

Foto: Ketua Baznas Bambang Sudibyo (tengah) saat Koordinasi Zakat Nasional di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (4/10/2017)

KIBLAT.NET, Jakarta -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat. Pasalnya potensi zakat Indonesia cukup besar, namun capaian pengumpulannya jauh dari target.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo menyampaikan pengumpulan Zakat Infaq Sadaqah 2016 mencapai Rp 5,12 triliun, tumbuh 39,5 persen dari 2015 yang mencapai Rp 3.67 triliun. Adapun potensi pengumpulan zakat individu tahun ini sebesar Rp 138 triliun. Namun, dari jumlah tersebut Baznas hanya menargetkan pengumpulan 10 persen dari jumlah tersebut.

“Jadi, kalau 10 persennya (potensi zakat individu) itu Rp 13,8 triliun. Target tahun ini Rp 8,12 triliun, masih cukup jauh jaraknya dari apa yang kami idam-idamkan,” kata Bambang dalam rapat koordinasi Zakat Nasional di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (4/10/2017).

Bambang melanjutkan target Rakornas ini nanti bisa meningkatan muzakki, merubah mustahik menjadi muzakki. Sehingga hasilnya dapat mengembangkan kontekstual fiqh zakat melalui SDM yang mumpuni dan memperkuat keanggotaan Baznas sebagai masterplan infrastruktur negara.

Dalam Rakornas yang akan diselenggarakan hingga Jumat lusa, akan hadir berbagai instansi dari Kementrian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan kehadiran OJK, Bambang menjelaskan Baznas selaku lembaga resmi pengelolaan keuangan diharapkan menjadi lembaga terpercaya, kredibel dan transparan memenuhi standar OJK.

Hal tersebut, menurut Bambang, dapat dicapai dengan adanya sinergi pendistribusian dengan pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah.

BACA JUGA  PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

“Kita tahu pertumbuhan Baznas melampaui perbankan di Indonesia. Sehingga Baznas berharap OJK bisa memantau pengelolaannya agar Baznas menjadi lembaga transparan baik pemasukan maupun pengeluaran zakat. Jangan sampai dana zakat numpuk besar di Baznas, paling tidak 70 persen dapat disalurkan,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri ratusan pengurus Baznas dari seluruh Indonesia dan juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Acara tersebut bertajuk ‘Pengarus-utamaan Zakat Infaq Sadaqah (ZIS) Dalam Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) dan Pencapaian Sustainable Development Goals’.

Reporter : Hafidz Salman
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Ingin Terhindar dari Biro Umroh Palsu? Ini Himbauan Kemenag

Lukman Hakim Syaifuddin menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU).

Rabu, 04/10/2017 19:12 0

Amerika

Kebijakan Pengetatan Ekonomi AS Pengaruhi Lemahnya Mata Uang Global

Usaha AS untuk memperbaiki ekonominya dengan adanya kebijakan ketat terkait suku bunga dan pajak global baru-baru ini, berimbas pada naiknya nilai tukar dollar

Rabu, 04/10/2017 17:46 0

Suriah

Sumber Lokal Suriah Nafikan Kabar Al-Jaulani Terluka

Radio Provinsi Idlib menafikan kabar usaha pembunuhan Al-Jaulani dan luka parah yang diderita pimpinan HTS tersebut. 

Rabu, 04/10/2017 16:03 0

Myanmar

ARSA Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Dunia

ARSA mengucapkan terima kasih kepada semua negara, organisasi dan orang-orang yang terlibat membantu mengakhiri krisis kemanusiaan di Rohingya.

Rabu, 04/10/2017 15:13 0

Tarbiyah Jihadiyah

Berbagi Peran dalam Memperjuangkan Islam

Para sahabat berbagi peran dalam khidmah terhadap Islam. Ada yang bertugas untuk azan, ada yang jadi Imam, ada yang berfatwa, ada yang mengajar, ada yang berdakwah da nada yang berjihad. Mereka tidak berteori, tapi langsung mebuktikan dengan amal nyata.”

Rabu, 04/10/2017 14:46 0

Suriah

Rusia Bombardir Idlib, Al-Jaulani Dikabarkan Terluka Parah

Rusia melakukan serangan udara ke benteng Haiah Tahrir Syam (HTS) di provinsi Idlib utara. Kementerian Pertahanan Rusia dan aktivis setempat mengklaim 12 komandan lapangan terbunuh dan Abu Muhammad al-Jaulani terluka parah.

Rabu, 04/10/2017 14:27 0

Prancis

Dua Hari Pasca Serangan “Teror” Marseille, Parlemen Perancis Setujui RUU Terorisme

Parlemen Perancis pada Selasa (03/10/2017) menyetujui sebuah undang-undang anti-teror yang kontroversial. RUU tersebut dimenangkan 415 suara dengan 127 menolak dan 19 abstain.

Rabu, 04/10/2017 13:48 0

News

Musim Hujan, Pemerintah Revitalisasi Gorong-gorong di Pasteur Bandung

Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) melakukan revitalisasi gorong-gorong di Jl. Dr. Djunjunan (Pasteur) kota Bandung. Upaya ini diharapkan dapat menanggulangi banjir yang kerap melanda daerah tersebut.

Rabu, 04/10/2017 13:03 0

Video News

Konfrontasi PKI dengan Umat Islam (Bag 1) – Beggy Rizkiyansyah

KIBLAT.NET – Isu PKI kembali menjadi perbincangan hangat di negeri ini. Acara nonton bersama film...

Rabu, 04/10/2017 12:53 0

Philipina

Perang Narkoba di Filipina: Hanya Orang Miskin yang Ditembak Mati

Mayoritas orang Filipina percaya bahwa hanya orang miskin yang dibunuh dalam perang narkoba yang digalakkan negara itu. Mereka mendesak agar Presiden Rodrigo Duterte mengungkapkan identitas terduga kasus narkoba dan mengadilinya di pengadilan.

Rabu, 04/10/2017 12:12 0

Close