... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

‘Impor Senjata Polri Perlu Diaudit’

Foto: Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail menunjukkan senjata Impor yang tertahan di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (30-09-2017) di Mabes Polri

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengatakan bahwa Polri bukan pertama kali saja mengimpor senjata api. Maka, ia menegaskan bahwa harus ada audit perihal kasus tersebut.

“Inikan bukan yang pertama kali. Ternyata pengakuannya sudah yang ketiga kali sama ini. Itu menurut saya harus diaudit juga,” katanya di Gedung DPR RI, Jakarta pada Selasa (03/10).

“Sehingga, kemudian tidak ada kecurigaan publik terkait kesimpangsiuran pemerintahan ini,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden Jokowi harus memberikan keterangan soal kasus tersebut. Sebab, itu adalah hak masyarakat untuk mendapatkan informasi. Dan karena ini menyangkut dengan senjata, kata dia, pada dasarnya uang itu milik rakyat.

“Jangan sampai kemudian digunakan untuk kepentingan diluar penegakan hukum dan tupoksinya kepolisian,” ujarnya.

Politisi fraksi PKS ini juga menegaskan bahwa penjelasan resmi dari presiden sangat penting terkait dengan ini. Kalau memang presiden menganggap ini sebagai salah serius.

“Lain kalau misalnya beliau menganggapnya tidak serius,” tandas pria asal Aceh ini.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Ingin Terhindar dari Biro Umroh Palsu? Ini Himbauan Kemenag

Lukman Hakim Syaifuddin menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU).

Rabu, 04/10/2017 19:12 0

Amerika

Kebijakan Pengetatan Ekonomi AS Pengaruhi Lemahnya Mata Uang Global

Usaha AS untuk memperbaiki ekonominya dengan adanya kebijakan ketat terkait suku bunga dan pajak global baru-baru ini, berimbas pada naiknya nilai tukar dollar

Rabu, 04/10/2017 17:46 0

Suriah

Sumber Lokal Suriah Nafikan Kabar Al-Jaulani Terluka

Radio Provinsi Idlib menafikan kabar usaha pembunuhan Al-Jaulani dan luka parah yang diderita pimpinan HTS tersebut. 

Rabu, 04/10/2017 16:03 0

Myanmar

ARSA Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Dunia

ARSA mengucapkan terima kasih kepada semua negara, organisasi dan orang-orang yang terlibat membantu mengakhiri krisis kemanusiaan di Rohingya.

Rabu, 04/10/2017 15:13 0

Tarbiyah Jihadiyah

Berbagi Peran dalam Memperjuangkan Islam

Para sahabat berbagi peran dalam khidmah terhadap Islam. Ada yang bertugas untuk azan, ada yang jadi Imam, ada yang berfatwa, ada yang mengajar, ada yang berdakwah da nada yang berjihad. Mereka tidak berteori, tapi langsung mebuktikan dengan amal nyata.”

Rabu, 04/10/2017 14:46 0

Suriah

Rusia Bombardir Idlib, Al-Jaulani Dikabarkan Terluka Parah

Rusia melakukan serangan udara ke benteng Haiah Tahrir Syam (HTS) di provinsi Idlib utara. Kementerian Pertahanan Rusia dan aktivis setempat mengklaim 12 komandan lapangan terbunuh dan Abu Muhammad al-Jaulani terluka parah.

Rabu, 04/10/2017 14:27 0

Prancis

Dua Hari Pasca Serangan “Teror” Marseille, Parlemen Perancis Setujui RUU Terorisme

Parlemen Perancis pada Selasa (03/10/2017) menyetujui sebuah undang-undang anti-teror yang kontroversial. RUU tersebut dimenangkan 415 suara dengan 127 menolak dan 19 abstain.

Rabu, 04/10/2017 13:48 0

News

Musim Hujan, Pemerintah Revitalisasi Gorong-gorong di Pasteur Bandung

Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) melakukan revitalisasi gorong-gorong di Jl. Dr. Djunjunan (Pasteur) kota Bandung. Upaya ini diharapkan dapat menanggulangi banjir yang kerap melanda daerah tersebut.

Rabu, 04/10/2017 13:03 0

Video News

Konfrontasi PKI dengan Umat Islam (Bag 1) – Beggy Rizkiyansyah

KIBLAT.NET – Isu PKI kembali menjadi perbincangan hangat di negeri ini. Acara nonton bersama film...

Rabu, 04/10/2017 12:53 0

Philipina

Perang Narkoba di Filipina: Hanya Orang Miskin yang Ditembak Mati

Mayoritas orang Filipina percaya bahwa hanya orang miskin yang dibunuh dalam perang narkoba yang digalakkan negara itu. Mereka mendesak agar Presiden Rodrigo Duterte mengungkapkan identitas terduga kasus narkoba dan mengadilinya di pengadilan.

Rabu, 04/10/2017 12:12 0

Close