... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penembakan di Las Vegas, Adik Pelaku, Polisi hingga FBI Bantah Klaim ISIS

KIBLAT.NET, Las Vegas– ISIS mengklaim bahwa serangan yang terjadi di Las Vegas oleh Stephen Paddock adalah perbuatan salah satu anggotanya tanpa memberikan bukti apapun. Hal itu terbukti dengan munculnya pernyataan dari kantor berita Amaq pada Senin (02/10).

Akan tetapi, klaim tersebut dibantah oleh adik pelaku, yaitu Eric Paddock. Ia mengatakan bahwa serangan tersebut tidak ada kaitannya dengan organisasi atau kelompok apapun.

“tidak ada hubungannya dengan organisasi politik, organisasi keagamaan, tidak ada supremasi kulit putih sejauh yang saya tahu,” ungkapnya kepada para wartawan.

Bantahan itu dikuarkan dengan hasil penyelidikan FBI. Dinyatakan bahwa tidak ada indikasi serangan tersebut terkait dengan kelompok teroris internasional.

Sebaliknya, Adik pelaku mengungkapkan bahwa keluarganya memang memiliki latar belakang sebagai penjahat. Ayahnya, Benjamin Hoskins Paddock adalah seorang perampok bank yang masuk ke dalam daftar 10 buronan penting FBI setelah berhasil melarikan diri dari penjara.

Kasus penembakan tersebut terjadi saat berlangsungnya konser terbuka di Mandalay Bay Hotel. Pelaku tiba-tiba melepaskan tembakan brutal ke arah penonton. Sedikitnya insiden itu menewaskan sedikitnya 59 orang dan hampir 530 lainnya luka-luka.

Sementara itu, pelakunya dilaporkan bunuh diri di kamar hotel lantai ke-32. Sedangkan Kepala Kepolisian setempat Sheriff Joseph Lembardo mengatakan bahwa pelaku berusia 64 tahun dan berasal dari Merquite, Nevada.

Lembardo juga tidak menemukan bukti keterkaitan pelaku dengan jaringan ISIS. Sedangkan kepolisian setempat berhasil menemukan 18 senjata api, bahan peledak dan beberapa ribu gulung amunisi.(Syaf)

BACA JUGA  UAS: Di Bawah Naungan Laa Ilaaha Illallah Semut Pun Terjaga

 

Sumber: Anadolu
Redaktur: Afriza DS

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menang Praperadilan, ‘Kesaktian’ Setya Novanto Hebohkan Netizen

Hal itu terbukti dengan bertahannya tagar #ThePowerOfSetnov dan #ThePowerOfSetyaNovanto selama dua hari di tangga trending topic Twitter.

Selasa, 03/10/2017 20:43 0

Indonesia

Keterlibatan TNI Tanggulangi Terorisme akan Diatur Perpres

Pemerintah dan DPR sepakat keterlibatan TNI dalam penanggulangan terorisme bersifat mutlak

Selasa, 03/10/2017 20:23 0

Indonesia

Inflasi Semptember 2017 Sebesar 0,13 Persen, Ini Penyebabnya

Kenaikan harga jual beberapa komoditas pangan serta uang kuliah dan SPP di antara penyebab inflasi September 2017

Selasa, 03/10/2017 19:59 0

Indonesia

Warganet Ramai Komentari Foto Jonru Diborgol saat Ditahan Polisi

Warganet ramai komentari foto Jonru yang diborgol saat ditahan polisi

Selasa, 03/10/2017 19:38 0

Indonesia

RUU Terorisme Diperkirakan Rampung dalam 3 Bulan, Apa Saja yang Dibahas?

Sejak tahun 2015, Pemerintah dan DPR bersepakat untuk merevisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Selasa, 03/10/2017 18:13 0

Indonesia

Tampak Labil, Kondisi Kejiwaan Tamim Pardede Dipertanyakan

Dalam sidang, pengacara melihat kondisi kejiwaan Tamim Pardede dalam keadaan labil. Hakim pun diminta menangguhkan tahanan.

Selasa, 03/10/2017 17:36 0

Indonesia

Nasir Djamil: Jangan Bungkam Kritikan dengan Aturan Hate Speech

Menurutnya, aturan hate speech sengaja digunakan sebagai dalih membungkam orang-orang yang kritis terhadap pemerintah saat ini.

Selasa, 03/10/2017 17:02 0

Indonesia

Pengacara Tamim Pardede: Klien Kami Gelisah dengan Kebangkitan Komunis

Pengacara Tamim Pardede, Sulistyowati menegaskan bahwa ungkapan Tamim Pardede yang menyebut 'Jokowi antek Komunis' adalah sebuah bentuk kegelisahan. Menurutnya, sebagai warga negara mengungkapkan kegelisahan itu wajar saja.

Selasa, 03/10/2017 16:39 0

Indonesia

Mufti Suriah Sebut Muslim Rohingya sebagai Ancaman Keamanan

Grand Mufti Suriah, Ahmad Badreddin Hassoun memihak India terkait krisis Rohingya di Myanmar dalam sebuah wawancara TV pekan lalu. Hassoun membenarkan langkah India untuk mendeportasi hingga 40.000 pengungsi Muslim Rohingya yang menyebut mereka sebagai "ancaman keamanan yang serius".

Selasa, 03/10/2017 16:03 1

Indonesia

Komunitas KNB Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Gunung Agung

Puluhan ribu warga Kabupaten Karangasem, Bali sudah mengungsi sejak ditetapkannya status Gunung Agung menjadi level awas. Sebagian warga ada yang mengungsi keluar Kabupaten Karangasem, sebagian lagi mengungsi di tanah lapang bahkan ada yang mengungsi ke kantor kepala desa yang ada di zona aman Kabupaten Karangasem.

Selasa, 03/10/2017 14:00 0

Close