... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Palestina di Jalur Gaza Antusias Sambut Kedatangan Perdana Menteri untuk Rekonsiliasi

Foto: Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah kunjungi Jalur Gaza disambut antusias warga

KIBLAT.NET, Gaza – Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah tiba di Jalur Gaza, Senin (02/10/2017) sebagai bagian dari upaya rekonsiliasi antara faksi Fatah dan Hamas.

Kedatangan Rami Hamdallah kali ini menjadi yang pertama sejak tahun 2015. Seperti dilaporkan Al Arabiya, perdana menteri bersama rombongan tiba di Jalur Gaza menjelang pertemuan dengan para pemimpin Faksi Hamas.

Hamdallah dilaporkan datang bersama dengan puluhan menteri dan pejabat dari Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat. Mereka melintasi perbatasan wilayah Palestina yang terpisah oleh daerah pendudukan sekitar pada Senin tengah hari.

Kunjungan perdana menteri Palestina ini adalah bagian dari upaya besar menuju rekonsiliasi Hamas dan Fatah. Selama hampir satu dekade kedua faksi besar di Palestina itu berseteru.

Ratusan orang dilaporkan berkumpul di luar pos pemeriksaan pintu masuk Jalur Gaza. Mereka dengan antusias menyambut kedatangan perdana menteri Rami Hamdallah beserta delegasinya.

Redaktur: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Seorang Pria di Las Vegas Lancarkan Tembakan ke Arah Konser Musik, 50 Tewas

50 orang tewas dan ratusan orang terluka dalam aksi penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat

Senin, 02/10/2017 19:19 0

Indonesia

Faktor-faktor Lemahnya Ekonomi Indonesia, Korupsi Teratas

Indonesia menduduki peringkat ke-36 dalam hal daya saing ekonomi menurut rilis World Economic Forum (WEF) tahun 2017. Kendati naik 5 tingkat dari posisi sebelumnya, WEF menyoroti lambannya pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat tingkat korupsi yang tinggi.

Senin, 02/10/2017 15:15 0

Indonesia

Komisi I DPR Desak Pemerintah Tuntaskan Polemik Impor Senjata Api

Komisi I DPR mendesak pemerintah melalui Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, segera menuntaskan polemik mengenai impor senjata api kombatan ke instansi non militer.

Senin, 02/10/2017 14:27 0

Indonesia

Kisah Ibu 9 Anak, Jual Becak Keliling Madiun setelah Ditinggal Pergi Suami

Sri tak mau pasrah dengan keadaan. Ia berjuang seorang diri untuk menghidupi enam orang anak yang tinggal bersamanya.

Senin, 02/10/2017 14:03 3

Indonesia

Soal Senjata Kejut Impor, Kakor Brimob: Jangan Dianggap Paling Berbahaya

"Dia tidak mematikan, namanya juga kejut. Jadi jangan dianggap ini yang paling berbahaya dan anti tank,"

Ahad, 01/10/2017 19:53 1

Indonesia

Senjata Polisi Tak Boleh Sama dengan TNI

Polisi memang membutuhkan keberadaan senjata api karena sebagian besar senjata api yang dipegang personilnya tergolong senjata tua

Ahad, 01/10/2017 19:26 0

Indonesia

Warganet Hebohkan Keterangan Polisi Soal Senjata di Bandara Soekarno Hatta

Keterangan Polri berubah-ubah terkaiat senjata yang didatangkan untuk Korps Brimob itu

Ahad, 01/10/2017 17:04 1

Indonesia

Senjata Tertahan di Bandara, IPW: Apa Bagian dari Rencana Polri Beli 20 Ribu Senpi

"Polri perlu menjelaskan, apakah senjata dan amunisi ini bagian dari rencana Polri untuk membeli 20.000 pucuk senjata api,"

Ahad, 01/10/2017 15:02 1

Foto

Di Sinilah Warga Muslim Rohingya (Pernah) Tinggal

KIBLAT.NET, Maungdaw – Amnesty Internasional dan Human Right Watch telah merilis foto satelit titik-titik kebakaran...

Ahad, 01/10/2017 13:02 0

Artikel

Antara Ujian, Rasa Takut dan Kesabaran

Kita tak perlu berputus asa dan terlalu larut dalam kesedihan ketika melihat kelaparan yang mendera anak-anak Suriah, ketakutan yang membayangi muslim Rohingya, kematian anak-anak Palestina setiap harinya, mulai berkurangnya rasa aman dai-dai kita dalam menyampaikan kebenaran di negeri mayoritas muslim ini, serta gagal panennya petani-petani negeri ini yang hampir seratus persen beragama Islam.

Sabtu, 30/09/2017 17:30 0

Close