... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Senjata Polisi Tak Boleh Sama dengan TNI

Foto: Tumpukan senjata (ilustrasi)

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memang saat ini membutuhkan senjata api. Tapi, kemampuan senjata-senjata itu tak boleh sama, apalagi melebihi milik Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Polri memang membutuhkan keberadaan senjata api karena sebagian besar senjata api yang dipegang personilnya tergolong senjata tua dan sebagian hasil kanibal,” kata Neta dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Ahad (01/10).

“Namun diharapkan senjata yang digunakan Polri adalah untuk melumpuhkan dan tidak sama dengan senjata TNI. Agar tidak muncul komplain atau protes dari kalangan militer,” sambungnya.

Soal pembelian senjata oleh Polri, ia mengatakan bahwa semula rencana tersebut sempat dipersoalkan Panglima TNI, dengan menyebutkan senjata yang akan dibeli itu jenis SS. Namun Polri kemudian menjelaskan, senjata yang akan dibeli itu bukan jenis SS, melainkan jenis MAG 4.

“Sebanyak 5.000 pucuk dibeli dari Pindad dan 15. 000 pucuk lainnya dibeli dari luar negeri. Polri tidak menjelaskan siapa yang memasok senjata itu dan dari negara mana senjata itu dibeli. Hanya disebutkan senjata itu untuk Polantas dan Shabara,” ujarnya.

Ternyata, kata dia, dari informasi yang diperoleh IPW senjata yang tertahan di Bandara Soekarno Hatta jenis SAGL untuk Korps Brimob.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Lagi, 10 Pasukan Syiah Hizbullah Tewas di Suriah

Sebanyak 10 pasukan Hizbullah tewas dalam sebuah serangan di Homs, Syria

Ahad, 01/10/2017 18:44 0

Eropa

Catalonia Merdeka di bawah Bayang Demokrasi Spanyol

Jajak pendapat telah dimulai di Catalonia dalam referendum kemerdekaan yang telah dilarang oleh pemerintah Spanyol dan pengadilan konstitusional. Pejabat pemerintah Catalan mengatakan bahwa kotak suara sudah siap dan jumlah pemilih diperkirakan cukup besar.

Ahad, 01/10/2017 16:36 0

Myanmar

Muncul Orang-orang Mengaku ARSA di Media, Ini Bantahan Resminya

Belakangan masyarakat dunia dihebohkan dengan pemberitaan dari sejumlah kanal media internasinal yang mengaku berhasil mewawancarai ARSA di Bangladesh.

Ahad, 01/10/2017 15:49 0

News

Ngeri, Rusia Jadikan Suriah Medan Uji Coba Senjata-senjata Ini

Media Sputnik mengakui bahwa pasukan Rusia hanya dalam waktu dua tahun melakukan uji coba 162 senjata di Suriah. Media itu juga mengatakan bahwa tugas angkatan bersenjata Rusia di Suriah adalah tugas terbesar negara di luar negeri.

Ahad, 01/10/2017 14:00 0

Foto

Di Sinilah Warga Muslim Rohingya (Pernah) Tinggal

KIBLAT.NET, Maungdaw – Amnesty Internasional dan Human Right Watch telah merilis foto satelit titik-titik kebakaran...

Ahad, 01/10/2017 13:02 0

News

Disebut Beroperasi di Libya, Hamas: Kami Fokus di Palestina

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) membantah klaim pejabat Libya yang menyatakan sebuah sel teror yang berafiliasi dengan Hamas ditahan di negara yang dilanda perang tersebut.

Ahad, 01/10/2017 12:36 0

News

Nobar Film PKI, Danrem 132 Tadulako: Komunis Bertentangan dengan Pancasila

Kolonel Inf. M. Saleh Mustafa Danrem 132 Tadulako menjelaskan bahwa tujuan pemutaran film agar masyarakat khususnya para prajurit dapat mengetahui sejarah Indonesia yang begitu kelam dengan PKI.

Ahad, 01/10/2017 11:11 0

News

Di Homs, Bayi Baru Lahir Jadi Korban Pasukan Suriah

Pasukan Assad terus menerus membombardir sejumlah pedesaan di Homs meski telah ada kesepakatan zona de-eskalasi. Untuk merespon serangan, salah satu faksi oposisi langsung melancarkan tindakan terhadap pasukan Assad.

Ahad, 01/10/2017 10:47 0

News

Serangan Udara Rusia dan Suriah, Rumah Sakit di Idlib Terpaksa Ditutup

Pesawat tempur Rusia dan rezim Suriah telah mengintensifkan serangan di provinsi Idlib sejak 19 September lalu. Padahal, pemerintah Rusia, Turki dan Iran pada bulan lalu telah mencapai kata sepakat untuk menciptakan zona de-eskalasi di wilayah tersebut.

Ahad, 01/10/2017 10:24 0

News

Bentrok dengan ISIS, 100 Pasukan Rezim Suriah Tewas

Sejumlah pasukan rezim Suriah dilaporkan tewas setelah gagal memasuki basis kelompok ISIS di sebelah timur Damaskus.

Ahad, 01/10/2017 10:16 0

Close