... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Berpotensi Bangkrutkan Negara, PLTU Batubara Didesak untuk Dibatalkan

Foto: PLTU Jepara

KIBLAT.NET, Jakarta – Surat Menteri Keuangan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah bocor ke publik, surat tersebut berisi tentang kondisi keuangan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengkhawatirkan akibat beban pembayaran utang dan proyek 35GW yang perlu ditinjau ulang.

WALHI mendesak agar seluruh proyek PLTU batubara tidak hanya ditinjau ulang namun segera dibatalkan karena selain berdampak terhadap lingkungan hidup dan mengancam mata pencaharian masyarakat terutama petani dan nelayan.

Pembangunan PLTU batubara juga berpotensi membangkrutkan keuangan negara. Sebelumnya, WALHI juga telah mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan pada tanggal 6 Februari 2017 untuk tidak memberikan jaminan pembiayaan kepada pembangkit listrik tenaga batubara Cirebon 2 karena alasan yang sama, tetapi sayangnya Menteri Keuangan tetap memberikan surat jaminan kelayakan usaha pada proyek tersebut.

“Dalam surat tersebut kami sampaikan bahwa saat ini sistem kelistrikan Jawa-Bali mengalami kelebihan daya yang sangat besar. Sistem pembelian pun bermasalah yaitu take-or-pay dimana PLN harus membayar listrik yang dihasilkan oleh penyedia listrik swasta walaupun listrik tersebut tidak digunakan,” ujar Dwi Sawung, Manager urban dan energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Saat ini Daya Mampu sistem Jawa-Bali sebesar 33.153 MW dengan beban puncak 25.106, dengan demikian sistem kelistrikan Jawa-Bali kelebihan pasokan paling sedikit sebesar 8.000MW. Kelebihan listrik tersebut tetap harus dibayar yang pada ujungnya membebani keuangan negara.

BACA JUGA  Uji Coba Vaksin Covid-19, Erick Thohir: Sebagai Menteri Agak Belakangan Lah

Pertumbuhan konsumsi listrik juga tidak sesuai dengan proyeksi yang dibuat oleh PLN. Pertumbuhan konsumsi listrik semester I tahun 2017 hanya 2,4% jauh sekali dengan target yang dibuat sebesar 6,5%.

Dengan Kondisi yang ada tanpa membangun pembangkit baru pun masih ada cadangan daya listrik yang bisa digunakan hingga tahun 2026. Saat ini PLN masih membangun pembangkit-pembangkit dengan kapasitas yang sangat besar di dalam sistem kelistrikan Jawa-bali dimana proyeksi kebutuhannya tidak sesuai dengan pembangunannya yang akan memperbesar kerugian PLN.

WALHI juga mendesak pemerintah untuk membatalkan pembangunan energi kotor batubara baik di Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Di pulau Jawa antara lain; PLTU cirebon 2, PLTU cirebon 3 (tanjung jati A), PLTU Indramayu 2, PLTU Jawa 8 Cilacap, PLTU jawa 10-13, PLTU Jawa 9 dan 10. Apabila di total kapasitasnya mencapai lebih dari 5000 MW, pembangunan tersebut akan membebani keuangan PLN dalam jangka panjang.

WALHI menambahkan, PLTU batubara lain di sistem Sumatera bagian selatan yang belum menandatangani perjanjian pembelian tenaga listrik juga mesti dihentikan.

“PLN sampai harus mematikan PLTU batubara milik mereka sendiri untuk menghemat biaya bahan bakar karena terpaksa membeli dari penyedia listrik swasta yang sudah terlanjur masuk dalam sistem  Sumatera bagian selatan,” tambah dia.

Tetapi kelebihan daya ini tidak juga dijadikan evaluasi, malah PLN berencana membangun PLTU mulut tambang di propinsi tersebut. Rencana membangun PLTU Kaltim 5 dengan kapasitas 2000MW juga harus dihentikan karena proyeksi pertumbuhan permintaan listrik di daerah itu jauh lebih kecil dari rencana pengadaan pembangkit tersebut.

BACA JUGA  Warga Semakin Cemas Covid-19, Jokowi: Saya Nggak Tau Sebabnya

 

Reporter: Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Idlib Pasca Perjanjian Astana

Hanya sepekan setelah Perjanjian Astana terbaru pada 14 September 2017 yang akan membelah Idlib menjadi tiga bagian, dimana salah satu kesepakatan dari perjanjian ini adalah masuknya Turki ke wilayah Idlib yang dikendalikan pihak Pejuang Revolusi, serangan itu kini kembali dilancarkan.

Sabtu, 30/09/2017 14:04 0

Artikel

Tadabur Surat Al-Buruj Bersama Seorang Rohingya

KIBLAT.NET – Syahdan, ada seorang raja yang mempunyai tukang sihir. Suatu hari, tukang sihir raja...

Sabtu, 30/09/2017 13:57 0

Suriah

Idlib Digempur 10 Hari Tiada Henti, Korban Sipil Capai 140

Serangan udara gabungan rezim Assad dan Rusia dikabarkan telah memakan korban lebih dari 140 warga sipil dalam kurun waktu 10 hari.

Sabtu, 30/09/2017 09:35 0

Afrika

Operasi Mematikan Al-Shabab Kembali Hantam Markas Militer Somalia

Pejuang al-Shabab kembali melakukan penyerangan di pangkalan militer Somalia pada Jumat (29/09). Sasaran operasi tersebut adalah sebuah pangkalan di dekat ibukota Mogadishu dan menewaskan belasan tentara.

Sabtu, 30/09/2017 09:25 0

Amerika

Pesawat Marinir AS Jatuh di Suriah

Pesawat marinir Amerika Serikat, Jumat (29/09), dilaporkan jatuh di sebuah pangkalan koalisi pimpinan AS di Suriah. Para pejabat AS mengatakan bahwa kecelakan ini terjadi karena kesalahan teknis saat mendarat.

Sabtu, 30/09/2017 07:45 0

Suriah

Lagi, 10 Milisi Syiah Hizbullah Tewas di Suriah

sedikitnya ada 10 milisi Syiah yang tewas akibat serangan bom bunuh diri kelompok Daulah pada Jum'at (29/09) di distrik Homs.

Sabtu, 30/09/2017 06:28 0

Info Event

Hadirilah! Kajian Islam Seputar Rohingya bersama Ustadz Oemar Mita,Lc

Etnis Muslim Rohingya terus menanti uluran tangan saudara-saudaranya dari seluruh dunia.

Jum'at, 29/09/2017 21:00 0

Asia

Muhammadiyah Aid: Pengungsi Rohingya Alami Penyakit Kulit hingga Gangguan Pernapasan

Faktor lingkungan dan minimnya fasilitas umum menyebabkan para pengungsi mengidap berbagai macam penyakit

Jum'at, 29/09/2017 20:13 0

Khazanah

4 Fase Puasa Asyura yang Dikerjakan Nabi

Salah satu amalan utama di Bulan Muharram adalah Puasa Asyura, yaitu puasa hari ke-sepuluh pada bulan tersebut. Rasulullah menyebutkan bahwa pahalanya mampu menghapus dosa setahun yang lalu. "Puasa hari 'Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)

Jum'at, 29/09/2017 17:00 0

News

Duterte: Saya Sekarang Bersahabat dengan Amerika

Awal bulan ini, AS mengumumkan pihaknya menyumbangkan bantuan sebesar P730 juta ($ 15 juta) untuk membantu membangun kembali Marawi. Baru-baru ini, Filipina dan AS mengadakan latihan yang mensimulasikan insiden pembajakan dan penyanderaan untuk melatih pasukan mereka dalam memerangi terorisme.

Jum'at, 29/09/2017 16:27 0

Close