... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

45 Tahun Persatuan Mahasiswa Patani di Indonesia, Komitmen Cetak Generasi Penerus

Foto: Mahasiswa Patani di Indonesia.

KIBLAT.NET, Jakarta – Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di Indonesia telah berumur 45 tahun pada 25 September 2017, usia yang cukup tua untuk sebuah organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan.

Organisasi Mahasiswa tertua di Indonesia yang didirikan beberapa Mahasiswa asal Patani. Di mana waktu itu mereka hanya berada pada tiga wilayah kota besar Indonesia yakni, kota Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pencetus ide secara murni dan alami, yang di dirikan pada tanggal 25 September 1972 di Bale Gadeng, Asrama Putri Cut Nyak Dhien Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hiruk piruk perjalanan sejarah kelahiran sebuah organisasi Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di Indonesia yang singkat (PMIPTI) ini. Ketika itu, merupakan masa awal-awal kedatangan generasi muda Melayu Patani untuk melanjutkan perkuliahan di Indonesia, ada sekitar tahun 65-an.

Namun setelah beberapa tahun yang kemudian, hingga muncullah rasa kepedulian antar sesama, para mahasiswa ini dalam keadaan posisi di luar negeri. Hal tersebut, yang dianggapnya menjadi penting dan perlu adanya relasi hubungan dan komunikasi dengan pihak-pihak tertentu di Indonesia. Terutama urusan kemahasiswaan yang memerlukan sponser dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam usaha menjayakan segala aktivitas kemahasiswaan tersebut.

Menurut catatan Dr. Abdulrahman Dewani (2011), dia juga salah seorang tokoh pendiri organisasi PMIPTI waktu itu (salah satu dari wakil mahasiswa yang berada di Yogyakarta) bersama mahasiswa yang lain yang berjumlah pada waktu itu sedikitnya 27 orang. Mereka sedang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

BACA JUGA  Beef Teriyaki, Menu Olahan Daging Kurban Paling Maknyus

Dalam realita perjalanan menumbuhkan sebuah organisasi mahasiswa Patani, yang berkedudukannya di Indonesia itu. Masa awal dilalui, tidak lepas dari serangkaian jejak-jejak perjuangan mereka para pendahulu sebagai perintis jalannya, agar dapat menjadikan sebuah wadah dalam usaha proses melahirkan kader generasi penerus serta memiliki kemampuan untuk membangun bangsa Patani yang berintegritas. Namun, pada setiap dimensi waktu dinamika perubahan dan kemajuan sebuah organisasi itu sangatlah berpengaruh diatas segala potensi yang dimiliki oleh generasi pada waktunya masing-masing.

Bagaimana jerih susah payah generasi pertama menebas dan menebang, hutan belantara hutan belukar. Badan generasi kini tentu jalannya diatas aspal “Bersatu Untuk Meraih Kemenangan” (Catatan ini, termaktub dalam sebuah Diary pribadi seorang penulis, Kampung Tok Janggut Merah 2011).

Biarpun, cita-cita yang mereka memiliki membuatnya harus berinteraksi dengan orang luar karena sangat memerlukan juga sokongan dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik sesama organisasi mahasiswa Indonesia, organisasi masyarakat dan warga, instansi pemerintah dan orang-orang ternama tempatan demi mewujudkan impian nyata.

Demikian, hingga hari ini PMIPTI sudah tepat berusia 45 tahun. Sungguh usia yang tak muda lagi jika disamakan dengan usia manusia. Kini, PMIPTI telah membuka sebanyaknya enam cabang seluruh Indonesia telah diresmikan di Banda Aceh pada 2015 lalu yakni, tiga perkumpulan mahasiswa yang berada di pulau Jawa dan tiga lainnya yang berada di pulau Sumatera.

BACA JUGA  Al-Qur'an: Keajaiban yang Abadi

Di usia yang terusan ini, tentu sudah melahirkan kader generasi penerus yang berjumlah sangatlah banyak. Juga harapan membangun integritas bangsa Patani tetap menjadikan misi yang harus mereka jalankan bersama agar cita-cita tersebut segera terwujud di Patani.

 

Abu Muhammad Faton, penulis merupakan Mantan Ketua Umum PMIPTI periode 2016-2017. Mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Berpotensi Bangkrutkan Negara, PLTU Batubara Didesak untuk Dibatalkan

Pembangunan PLTU batubara juga berpotensi membangkrutkan keuangan negara. Sebelumnya, WALHI juga telah mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan pada tanggal 6 Februari 2017 untuk tidak memberikan jaminan pembiayaan

Sabtu, 30/09/2017 14:30 0

Analisis

Idlib Pasca Perjanjian Astana

Hanya sepekan setelah Perjanjian Astana terbaru pada 14 September 2017 yang akan membelah Idlib menjadi tiga bagian, dimana salah satu kesepakatan dari perjanjian ini adalah masuknya Turki ke wilayah Idlib yang dikendalikan pihak Pejuang Revolusi, serangan itu kini kembali dilancarkan.

Sabtu, 30/09/2017 14:04 0

Artikel

Tadabur Surat Al-Buruj Bersama Seorang Rohingya

KIBLAT.NET – Syahdan, ada seorang raja yang mempunyai tukang sihir. Suatu hari, tukang sihir raja...

Sabtu, 30/09/2017 13:57 0

Suriah

Idlib Digempur 10 Hari Tiada Henti, Korban Sipil Capai 140

Serangan udara gabungan rezim Assad dan Rusia dikabarkan telah memakan korban lebih dari 140 warga sipil dalam kurun waktu 10 hari.

Sabtu, 30/09/2017 09:35 0

Afrika

Operasi Mematikan Al-Shabab Kembali Hantam Markas Militer Somalia

Pejuang al-Shabab kembali melakukan penyerangan di pangkalan militer Somalia pada Jumat (29/09). Sasaran operasi tersebut adalah sebuah pangkalan di dekat ibukota Mogadishu dan menewaskan belasan tentara.

Sabtu, 30/09/2017 09:25 0

Indonesia

Presidium Alumni 212 Dukung DPR ‘Bersih-bersih’ PKI

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma'arif mengungkapkan bahwa orang yang hendak menghidupkan kembali faham Komunisme justru dari anggota DPR. Menurutnya, ada anggota DPR yang bangga menjadi anak PKI.

Sabtu, 30/09/2017 08:14 0

Amerika

Pesawat Marinir AS Jatuh di Suriah

Pesawat marinir Amerika Serikat, Jumat (29/09), dilaporkan jatuh di sebuah pangkalan koalisi pimpinan AS di Suriah. Para pejabat AS mengatakan bahwa kecelakan ini terjadi karena kesalahan teknis saat mendarat.

Sabtu, 30/09/2017 07:45 0

Indonesia

DPR: TAP MPRS tentang PKI Sudah Final

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menegaskan bahwa membangkitkan kembali ideologi Komunis merupakan pelanggaran terhadap undang-undang. Sebab, TAP MPRS nomor 25 tahun 1966 sudah tidak bisa diperdebatkan.

Sabtu, 30/09/2017 07:15 0

Suriah

Lagi, 10 Milisi Syiah Hizbullah Tewas di Suriah

sedikitnya ada 10 milisi Syiah yang tewas akibat serangan bom bunuh diri kelompok Daulah pada Jum'at (29/09) di distrik Homs.

Sabtu, 30/09/2017 06:28 0

Indonesia

Presidium Alumni 212: Rezim Jokowi Tak Ramah dengan Umat Islam

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma'arif, mengeluhkan perkembangan kehidupan nasional saat ini. Menurutnya, pemerintahan Jokowi saat ini tidak ramah terhadap umat Islam.

Sabtu, 30/09/2017 06:22 0

Close