... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ke Jokowi, Amin Rais Ingatkan Indonesia Punya Tugas Konstitusional Hapus Penindasan di Muka Bumi

Foto: Amien Rais di Aksi Bela Rohingya 169, Sabtu (16/09).

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Wakil Ketua MPR Amin Rais yang turut hadir dalam Aksi Bela Rohingya 169, menyatakan bahwa pemerintah Indonesia mepunyai tugas konstitusional untuk menghentikan kekerasan yang ada di atas muka bumi.

Menurutnya, hal itu sesuai yang tertera dalam pembukaan UUD 1945. Yakni kebebasan adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu semua penjajahan harus dihapuskan dari seluruh bangsa.

“Jadi rezim Jokowi ini punya tugas konstitusional, yaitu menghapus setiap penindasan yang ada di muka bumi,” ungkapnya di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Sabtu (16/09).

Terlebih, kata Amien, saat ini yang mendapat kekerasan adalah dari kaum etnis Rohingya di Myanmar yang berdekatan dengan Indonesia dan termasuk dari negara ASEAN. “Apa lagi menyangkut teman-teman Rohingya yang sangat dekat dengan kita,” katanya.

Ia menambahkan apabila jaraknya cukup jauh, kewajiban pemerintah Indonesia tidaklah terlalu mendesak. “Kalau penindasan ada di ujung Afrika, atau berada di Amerika Latin, atau barangkali di jauh sana, maka kewajiban kita itu tidak cukup mendesak,” ujarnya.

Lebih jauh, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai bahwa pemerintah Indonesia terlambat dan hanya memberi bantuan yang terlalu sedikit kepada pengungsi Rohingya yang kini berada di Bangladesh. Amien mengatakan bahwa bantuan tersebut hanyalah sebuah pencitraan saja.

“Tapi rezim Jokowi ini sepertinya terlambat dan cuma sedikit. Mungkin hanya pencitraan saja, mungkin lho ya,” ucapnya.

BACA JUGA  Aboe Bakar Al-Habsy Pertanyakan Pihak yang Ngotot Bahas RUU HIP

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Bandara Brussel Deportasi Wanita Denmark Karena Pakai Niqab

Pada November 2015 silam, polisi di Brussel juga menahan seorang wanita Saudi yang berniqab karena kasus serupa.

Ahad, 17/09/2017 13:50 0

Iran

Hubungan Menguat, Cina Gelontorkan Kredit Miliaran Dolar ke Iran

Pada tahun 2016, nilai perdagangan kedua negara mencapai $ 31 miliar. Sedangkan pada enam bulan pertama tahun 2017, melonjak lebih dari 30 persen. Cina sudah menjadi pelanggan minyak terbesar Iran dan menyumbang sepertiga dari keseluruhan perdagangannya.

Ahad, 17/09/2017 12:25 0

Artikel

16 Tahun Proyek “Perang Melawan Terorisme” dan Hasil-Hasilnya

Mantra “perang melawan teror” buatan George W. Bush telah diadopsi secara luas dan menjadi alat pamungkas negara-negara di dunia untuk menutupi brutalisme kejahatan perang yang mereka lakukan, pun atas nama negara. Hasilnya tercermin dalam poin-poin berikut ini: 

Ahad, 17/09/2017 10:17 0

Asia

Dianggap sebagai Ancaman, India Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya

Dalam hal ini, komisi yang berpusat di New Delhi tersebut mengatakan bahwa pihaknya menentang deportasi dengan "alasan kemanusiaan". Komisi berpendapat Muslim Rohingya akan menghadapi penganiayaan di Myanmar jika mereka dikirim kembali dari India.

Ahad, 17/09/2017 09:43 0

Wilayah Lain

Delegasi Indonesia Hadiri Forum Solidaritas Pemuda Islam di Azerbaijan

KIBLAT.NET, Baku – Delegasi Indonesia yang terdiri dari lima orang menghadiri Islamic Youth Solidarity Forum...

Sabtu, 16/09/2017 18:40 0

Analisis

Gerakan Perlawanan Bangsa Rohingya: Sejarah dan Evaluasi

Upaya untuk mengaitkan gerakan perlawanan Rohingya dengan kelompok jihad transnasional, apalagi ISIS, dipandang oleh pejuang Rohingya sebagai sebuah serangan kepada mereka. Bahkan, dinilai sebagai langkah untuk mendelegitimasi perjuangan mereka yang baru saja lahir.

Sabtu, 16/09/2017 17:54 0

Myanmar

Soal Rohingya, PM Bangladesh Seru Dunia Internasional Tekan Myanmar

"Saya meminta masyarakat internasional untuk memberi tekanan pada pemerintah Myanmar untuk mengambil kembali warganegara mereka

Sabtu, 16/09/2017 16:03 0

Suriah

Hasil Astana VI: Militer Rusia, Turki dan Iran Disebar di Idlib

KIBLAT.NET, Astana – Tiga negara penjamin negosiasi damai antara oposisi dan rezim Suriah di Astana...

Sabtu, 16/09/2017 13:53 0

Suriah

Ulama Tahrir Al-Syam Jadi Target Pembunuhan

Kurang dari sepakan, Dua ulama HTS tewas dibunuh orang tak dikenal

Sabtu, 16/09/2017 11:06 0

Eropa

Astana VI: Idlib Masuk Zona De-Eskalasi dan Pasukan Pengawas Diterjunkan

“Telah disepakati di penutup konferensi Astana keenam soal masalah Suriah penyebaran pasukan negara penjamin untuk mengawasi daerah-daerah de-eskalasi,” lapor wartawan Al-Jazeera dari Astana.

Sabtu, 16/09/2017 09:04 0

Close