... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dianggap sebagai Ancaman, India Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya

Foto: Bendera India.

KIBLAT.NET, New Delhi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menentang rencana pemerintah India untuk mendeportasi etnis Muslim Rohingya yang tinggal negaranya.

Dalam hal ini, komisi yang berpusat di New Delhi tersebut mengatakan bahwa pihaknya menentang deportasi dengan “alasan kemanusiaan”. Komisi berpendapat Muslim Rohingya akan menghadapi penganiayaan di Myanmar jika mereka dikirim kembali dari India.

Bulan lalu, Komisi tersebut juga telah mengeluarkan pemberitahuan ke pemerintah India untuk meminta sebuah laporan terperinci dalam waktu empat pekan setelah keputusan tersebut.

“Para pengungsi tidak diragukan lagi bahwa mereka itu warga asing, tapi mereka adalah manusia dan sebelum mengambil langkah besar, pemerintah India harus melihat setiap situasi yang ada,” kata Komisi itu pada Sabtu (16/09).

“Mari kita melihat, anggota komunitas Rohingya yang telah menyeberang ke perbatasan India dan tinggal lama di sini merasa takut ditindas jika saja mereka dideportasi ke negara asal mereka,” tambahnya.

Pada hari Jum’at sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh mengatakan bahwa pemerintah akan mengajukan surat pernyataan pidana di Mahkamah Agung kepada etnis Muslim Rohingya di India.

Dalam sebuah salinan yang diklaim berasal dari Kementerian Dalam Negeri yang bocor ke media, etnis Muslim Rohingya disebut sebagai “ancaman serius terhadap keamanan nasional yang harus dideportasi demi kepentingan bangsa”.

Selain itu, pemerintah juga memperingatkan bahwa pengungsi dari Myanmar diduga bisa digunakan oleh kelompok teror untuk menabur benih masalah.

BACA JUGA  Sejak Awal Pandemi, Korut Klaim Nol Positif Covid-19

Terkait hal ini, pemerintah juga akan mengajukan gugatannya di Mahkamah Agung untuk menanggapi tuntutan publik yang diajukan oleh dua pengungsi Rohingya yang tinggal di India.

Dalam petisi tersebut, Mohammad Shaqir dan Mohammad Salimullah mengemukakan bahwa deportasi mereka akan melanggar konstitusi India.

Sumber: Anadolu
Reporter: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Prabowo Sebut Bantuan Pemerintah Indonesia untuk Rohingya Sebagai Pencitraan

Prabowo Subianto menyebut bantuan untuk Rohingya sebagai pencitraan

Sabtu, 16/09/2017 21:17 0

Indonesia

Aksi Bela Rohingya, Pemuda Muhmamadiyah: Mencibir Pasti Tak Punya Ukhuwah Islamiyah

“Ketika mencibir ukhuawah islamiyah pastilah dia tak punya ukhuwah islamiyah,"

Sabtu, 16/09/2017 20:50 0

Indonesia

Ikut Aksi Bela Rohingya, Prabowo: Kita Harus Penuh Wibawa Supaya Didengar Myanmar

"Ini kita mau bantu Rohingya kan? Kalau diri sendiri aja tidak beres bagaimana mungkin mau didengar oleh bangsa lain,"

Sabtu, 16/09/2017 20:10 0

Indonesia

Dianggap akan Bangkitkan PKI, Lokasi Seminar Sejarah 65 Digerudug Massa

LBH Jakarta rencananya akan menggelar Seminar Sejarah 65 dengan tema Pengungkapan Kebenaran Sejarah 1965/66

Sabtu, 16/09/2017 18:22 0

Analisis

Gerakan Perlawanan Bangsa Rohingya: Sejarah dan Evaluasi

Upaya untuk mengaitkan gerakan perlawanan Rohingya dengan kelompok jihad transnasional, apalagi ISIS, dipandang oleh pejuang Rohingya sebagai sebuah serangan kepada mereka. Bahkan, dinilai sebagai langkah untuk mendelegitimasi perjuangan mereka yang baru saja lahir.

Sabtu, 16/09/2017 17:54 0

Indonesia

Aksi Bela Rohingya Bangkitkan Memori Aksi 212

"Tentu ini juga bisa jadi sebagai wadah ukhuwah antar umat, bahkan serasa reuni 212"

Sabtu, 16/09/2017 17:09 2

Indonesia

Komentari Pajak, Penulis Novel Supernova: Harus Diperbaiki

KIBLAT.NET, Jakarta – Penulis novel Supernova, Dewi Lestari turut bersuara soal pajak yang saat ini...

Sabtu, 16/09/2017 15:28 0

Indonesia

Bobotoh Didenda karena Dukung Rohingya, Tagar #KoinUntuk PSSI Merajai Twitter

Asosiasi sepakbola Indonesia itu menjatuhkan denda terhadap Bobotoh terkait dengan koreografi Save Rohingya saat pertandingan antara Persib melawan Semen Padang FC pada Sabtu (09/09)

Sabtu, 16/09/2017 15:06 0

Indonesia

Amnesty International: Kekerasan terhadap Rohingya Bermotif Agama

Kekerasan yang yang dialami Muslim Rohingya tidak hanya datang dari militer Myanmar saja. Bahkan tindakan serupa juga dari warga penganut agama mayoritas, yaitu Buddha.

Jum'at, 15/09/2017 20:29 0

Indonesia

Ranjau Sasar Pengungsi Rohingya, Kaki Putus hingga Merenggang Nyawa

Peneliti Amnesty International untuk Myanmar, Laura Haigh membenarkan bahwa militer Myanmar telah menanam ranjau di perbatasan Myanmar-Bangladesh untuk menghambat arus pengungsi Rohingya.

Jum'at, 15/09/2017 19:27 0

Close