... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Rohingya, PM Bangladesh Seru Dunia Internasional Tekan Myanmar

Foto: Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina temui pengungsi Rohingya Cox's Bazar, Kamis (14/09)

KIBLAT.NET , Cox’s Bazar – Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengumumkan bahwa Bangladesh tidak akan menolak 700.000 pengungsi Rohingya dan memberikan jaminan logistik yang cukup untuk para pengungsi yang ada.

“Kami memiliki kemampuan untuk memberi makan 160 juta orang di Bangladesh dan kami memiliki cukup ketahanan pangan untuk memberi makan 700.000 pengungsi,” ungkap Perdana Menteri saat mengunjungi pengungsi di Cox’s Bazar, kamis (14/09).

Selain itu, perdana menteri yang telah berusia 70 tahun itu juga mengaku menyesal, karena pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk etnis Rohingya. Sehingga dia meminta pada masyarakat Bangladesh untuk turut memperingan beban para pengungsi dengan membantu mereka semampunya.

“Kami telah membiarkan orang Rohingya dalam hal kemanusiaan dan saya meminta masyarakat negara ini untuk membantu meringankan penderitaan mereka dengan cara apa pun yang mereka bisa,” ujarnya.

Lanjutnya, Sheikh Hasina meminta pada masyarakat internasional untuk memberikan tekanan pada pemerintah Myanmar agar memberikan hak-hak pada warga Rohingya sebagaimana mestinya. Etnis muslim minoritas di Myanmar itu harus dikembalikan kewarganegaraannya dan tanah kelahirannya.

“Saya meminta masyarakat internasional untuk memberi tekanan pada pemerintah Myanmar untuk mengambil kembali warganegara mereka,” katanya.

Perdana menteri yang telah menjabat selama 8 tahun tersebut menegaskan ingin menjaga perdamaian dan hubungan baik dengan negara-negara tetangganya. Namun, dengan perlakuan pemerintah Myanmar kepada etnis Rohingya, Bangladesh tak bisa terima atau memakluminya sebagai bentuk toleransi. Ia akan terus membantu para pengungsi secara maksimal.

“Bangladesh ingin menjaga perdamaian dan hubungan baik dengan negara-negara tetangganya, namun tidak dapat menerima tindakan tidak adil dari pemerintah Myanmar. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk meringankan penderitaan para pengungsi Rohingya,” tandas Hasina. (Ims)

Sumber: Sputnik
Redaktur: Afriza


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komentari Pajak, Penulis Novel Supernova: Harus Diperbaiki

KIBLAT.NET, Jakarta – Penulis novel Supernova, Dewi Lestari turut bersuara soal pajak yang saat ini...

Sabtu, 16/09/2017 15:28 0

Indonesia

Bobotoh Didenda karena Dukung Rohingya, Tagar #KoinUntuk PSSI Merajai Twitter

Asosiasi sepakbola Indonesia itu menjatuhkan denda terhadap Bobotoh terkait dengan koreografi Save Rohingya saat pertandingan antara Persib melawan Semen Padang FC pada Sabtu (09/09)

Sabtu, 16/09/2017 15:06 0

Indonesia

Amnesty International: Kekerasan terhadap Rohingya Bermotif Agama

Kekerasan yang yang dialami Muslim Rohingya tidak hanya datang dari militer Myanmar saja. Bahkan tindakan serupa juga dari warga penganut agama mayoritas, yaitu Buddha.

Jum'at, 15/09/2017 20:29 0

Indonesia

Ranjau Sasar Pengungsi Rohingya, Kaki Putus hingga Merenggang Nyawa

Peneliti Amnesty International untuk Myanmar, Laura Haigh membenarkan bahwa militer Myanmar telah menanam ranjau di perbatasan Myanmar-Bangladesh untuk menghambat arus pengungsi Rohingya.

Jum'at, 15/09/2017 19:27 0

Indonesia

ICMI Buka Program Beasiswa ke Luar Negeri untuk Anak Kurang Mampu

ICMI bekerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam program yang diberi nama Beasiswa ICMI Cerdas ini. Program ini dikhususkan bagi anak-anak yang dinilai memiliki kecerdasan namun dari kalangan keluarga yang kurang mampu.

Jum'at, 15/09/2017 15:40 0

Indonesia

Temuan Amnesty di Myanmar, Desa yang Dibakar Hanya Milik Muslim

"Tidak didapati pembakaran selain yang dihuni penduduk Rohingya. Etnis lainnya tetap ada dan tidak terbakar," ujarnya melalui sambungan skype di Sekretariat Amnesty International, Menteng, Jakarta Pusat pada Jum'at (15/09).

Jum'at, 15/09/2017 15:15 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Menjadi Hamba Allah Seutuhnya (Ust. Mohammad Nabil)

KIBLAT.NET – Sesungguhnya tujuan diciptakannya manusia adalah tiada lain kecuali untuk beribadah kepadaNya. Lantas, bagaimanakah...

Jum'at, 15/09/2017 13:26 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (3) : Bangladesh, Tetangga yang Mengacuhkan

Bangladesh merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Sebagai negara yang berbatasan langsung, memiliki persamaan agama dan penampilan fisik, Bangladesh adalah tempat yang dipilih oleh Rohingya untuk mencari perlindungan.

Jum'at, 15/09/2017 13:16 0

Opini

Mengakhiri Tragedi Korban Narkoba

Pekan ini terjadi hal yang mencengangkan bagi dunia pemuda bangsa ini. Tepatnya Rabu 13 September 2017 di Kota Kendari sebanyak 30 orang yang terdiri dari dewasa hingga remaja harus mendapatkan perawatan oleh pihak rumah sakit.

Jum'at, 15/09/2017 12:12 0

Indonesia

Cerita Keluarga Korban Soal Kronologi Tragedi Tanjung Priok

Daud Beureuh, salah satu anak dari korban tragedi Tanjung Priok menceritakan awal mula peristiwa berdarah itu terjadi. Ia mengatakan sebab pertamanya adalah pencopotan pamflet di sebuah masjid yang isinya menolak kebijakan pemerintah yang menempatkan Pancasila sebagai asas tunggal.

Jum'at, 15/09/2017 10:51 0

Close