... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keluarga Korban Tragedi Tanjung Priok Belum Dapat Keadilan

Foto: Tragedi Tanjung Priok 1984. (Suara Islam)

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski sudah tigapuluh tiga tahun yang lalu, korban tragedi berdarah Tanjung Priok masih belum mendapat keadilan. Hal itu diungkapkan oleh salah satu anak korban, Daud Beureuh.

“Sampai hari ini, korban dan keluarga korban tidak mendapat keadilan dan kepastian hukum,” katanya dalam diskusi di kantor KontraS, Jakarta pada Rabu (13/09).

Daud menyebutkan bahwa korban dan keluarga tidak mendapat keadilan karena pada persidangan tahun 2004 pada beberapa nama yang tidak masuk ke penyidikan. Yaitu Pangdam Jaya saat itu, Tri Sutrisno dan Panglima Abri saat itu, LB Moerdani.

“Ketika Tanjung Priok terjadi, Pak Tri Sutrisno menjabat sebagai Pangdam Jakarta. Jadi dalam pelanggaran HAM berat ada istilah ‘pertanggungjawaban komando’. Jadi Panglima Abri saat itu, Pangdam Jaya, menurut Komnas HAM itu adalah orang orang yang patut diminta pertanggungjawaban,” ujarnya.

“Tapi jaksa agung sebagai penyidik, justru tidak memintai pertanggungjawaban baik Tri Sutrisno maupun LB Moerdani. Jadi Tri Sutrisno dan LB Moerdani dimintai keterangan sebagai saksi dalam proses peradilan,” sambungnya.

Ia menerangkan, yang dibawa ke proses peradilan yaitu terbatas pada empat orang. Pertama regu penembak, Sutrisno Mascung CS, kemudian kepala seksi operasi Kodim Jakarta Utara Sriyanto, yang ketiga ada Pranowo.

“Dia (Pranowo.red) adalah komandan militer di pusat polisi militer. Kemudian Rudolf Adolf Butar Butar, komandan Kodim Jakarta Utara,” tukasnya.

BACA JUGA  59 Negara Boikot Indonesia, PKS: Ini Cambuk Bagi Pemerintah

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Kebakaran Serang Rumah Tahfidz Al-Quran di Malaysia, 23 Santri Tewas

Setidaknya 23 santri dan dua penjaga tewas setelah api melahap gedung Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Kuala Lumpur Malaysia.

Kamis, 14/09/2017 17:13 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (2) : Kekejaman Umat Budha Myanmar atas Rohingya Bag.2

Wanita Rohingya telah menjadi korban perkosaan, penganiayaan dan penghinaan oleh pasukan keamanan. Mereka tidak diizinkan untuk memakai jilbab, usia pernikahan mereka dibatasi dan diwajibkan melakukan kontrasepsi paksa.

Kamis, 14/09/2017 15:30 0

Artikel

ARSA, Kelompok Perjuangan untuk Muslim Rohingya

Arakan Rohingya Solidarity Army (ARSA), yang sebelumnya dikenal sebagai Harakah Al-Yaqin pertama kali muncul pada bulan Oktober 2016 saat menyerang 3 pos polisi di kota Maungdaw dan Rathedaung, yang menewaskan sembilan petugas polisi.

Kamis, 14/09/2017 13:12 0

Myanmar

PBB Desak Myanmar Kembalikan Hak Warga Rohingya

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kembali meminta Myanmar untuk menghentikan tindakan militer dan genosida terhadap etnis Rohingya.

Kamis, 14/09/2017 12:52 0

Irak

Israel Dukung Negara Kurdi di Iraq, Turki Menolak

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mendukung berdirinya negara Kurdi yang independen menjelang referendum regional di Iraq utara.

Kamis, 14/09/2017 11:11 0

Opini

Motif Politis dan Agama di Balik Tragedi Rohingya

Sejatinya di balik tragedi Rohingya ada upaya pemusnahan etnis yang kental dengan motif politis dan agama. Sayangnya semua itu ditutupi rapat-rapat dengan dalih takut menjadi provokasi. Kemudian diserulah dengan lantang oleh media bahwa ini konflik kemanusiaan.

Kamis, 14/09/2017 10:24 0

Arab Saudi

Sebab-sebab Ini Diduga Dorong Saudi Tangkapi Ulama dan Aktivis

Selain karena persoalan Qatar, penangkapan ini juga disinyalir untuk mengamankan kekuasaan Raja

Kamis, 14/09/2017 09:42 0

Arab Saudi

Saudi Tolak Penyelidikan Internasional Pelanggaran HAM di Yaman

"Kami bekerja sama dengan harapan bisa mencapai solusi pertengahan,” kata Abdel-Aziz al-Wasil, Dubes Saudi di PBB, kepada media.

Kamis, 14/09/2017 08:22 0

Suriah

Rezim Akan Gusur Pemakaman Pejuang Aleppo, Warga Khawatir

Warga Suriah anti rezim Assad mengungkapkan keprihatinan mendalam atas niat rezim memindahkan makam sementara warga dan pejuang di Taman Aleppo ke makam baru di pinggiran utara kota, dekat kota industri Sheikh Najjar, lapor portal Arabi21.com pada Rabu (13/09).

Kamis, 14/09/2017 06:41 0

Afghanistan

Taliban: Tragedi Rohingya Bukti Standar Ganda terhadap Umat Islam

Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan pernyataan kedua berkenaan krisis kemanusian yang menimpa etnis Muslim minoritas Rohingya.

Rabu, 13/09/2017 19:23 0

Close