... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Asosiasi Ulama Ahlussunnah Kutuk Penangkapan Ulama di Saudi

KIBLAT.NET, Ankara – Asosiasi Ulama Ahlussunnah mengecam penangkapan sejumlah ulama di Arab Saudi oleh otoritas Kerajaan. Ikatan ulama itu mengancam mengadukan kampanye penangkapan itu kepada internasional.

Dalam konferensi pers di kota Istanbul, Turki, lembaga yang anggotanya tersebar di berbagai negara Muslim itu menanyakan peran sebagian negara yang mengaku mendukung Islam. Mereka hanya diam atas kebenaran.

Menargetkan para ulama dan reformis merupakan pertanda celaka bagi umat Islam. Di sisi lain, kata Asosiasi, para pengacau dan pembuat fitnah terus bergerak melalui media sosial dan pemerintah memfasilitasi dan mendukung mereka.

Sekretaris Jenderal Asosiasi, Jamal Abdul Satar, memperingatkan pemerintah Saudi untuk tidak menyentuh ulama dan menahan mereka. Ia mengungkapkan, pihaknya akan membuat aduan terkait hal itu kepada internasional jika rezim Saudi terus melakukan penangkapan ulama.

Badan dan lembaga Islam sebelumnya juga mengutuk kampanye penangkapan ulama oleh rezim Saudi, terkhusus terhadap Syaikh Salman Al-Audah. Mereka menyeru rezim Saudi segera melepaskan para ulama tersebut.

Pemerintah Saudi sejak awal pekan ini meluncurkan kampanye penangkapan terhadap ulama, aktivis dan pemikir oposisi. Puluhan orang sudah ditangkap. Warga yang tidak setuju dengan kampanye itu hanya bisa menyuarakan melalui dunia maya.

Tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait penangkapan itu. Sejumlah laporan media mengatakan bahwa penangkapan para ulama itu karena mereka memilih diam dan tidak turut serta menyerang Qatar. Sementara alasan penangkapan aktivis diduga berlatar belakang mengamankan tahta kerajaan.

BACA JUGA  Nol Infeksi Virus saat Saudi Gelar Umrah Perdana

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Keluarga Korban Tragedi Tanjung Priok Belum Dapat Keadilan

"Sampai hari ini, korban dan keluarga korban tidak mendapat keadilan dan kepastian hukum," katanya dalam diskusi di kantor KontraS, Jakarta pada Rabu (13/09).

Jum'at, 15/09/2017 08:11 0

Indonesia

Kroni Orba di Pemerintahan, Kasus Tanjung Priok Akan Terhambat

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritisi adanya Tri Sutrisno yang duduk di lingkaran pemerintahan. Padahal, ia dianggap bertanggung jawab terhadap tragedi Tanjung Priok.

Jum'at, 15/09/2017 06:44 0

Indonesia

KontraS: Penegakan Hukum Kasus Tanjung Priok Bagian Penerapan Nilai Pancasila

"Saya sudah empat kali diundang ke kantor Staf Presiden untuk membahas bagaimana mencari trobosan kasus pelanggaran HAM. Tapi sampai hari ini hanya rapat, rapat, dan rapat. Tidak ada hasil"

Kamis, 14/09/2017 20:13 0

Indonesia

Muncul Kekhawatiran Narasi Pancasila Saat Ini Mirip Tafsir Asas Tunggal Orde Baru

Narasi Pancasila saat ini dikhawatirkan untuk melanggengkan kekuasaan dan membungkam orang yang dianggap kritis terhadap kekuasan

Kamis, 14/09/2017 19:38 0

Indonesia

KontraS: Pengadilan Tragedi Tanjung Priok Belum Usai, Banyak Fakta Ditutupi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyatakan pengadilan tragedi...

Kamis, 14/09/2017 18:42 0

Indonesia

Bang Japar: Asma Dewi Tak Terkait Saracen

"Dari pasal-pasal di atas kami melihat tidak ada kaitannya dengan Saracen. Dimana kaitannya, kami tidak menemukan kaitannya"

Kamis, 14/09/2017 18:12 0

Indonesia

“Korban Pelanggaran HAM Diperhatikan Hanya untuk Kepentingan Politik”

Asmin mengaku kerap menemukan fenomena tersebut, dimana menjelang pemilu semua calon berlomba-lomba mencari nama baik dari masyarakat, terutama dari korban tragedi. Namun setelah pemilu berlalu, perhatian mereka juga berlalu.

Kamis, 14/09/2017 18:11 0

Indonesia

Forum Aktivis HAM Desak Jokowi Evaluasi Pelanggaran HAM Atas Nama Pancasila

Dalam pandangan Usman, Presiden perlu mengerahkan seluruh mandat sekaligus sumber daya UKP-PIP untuk melakukan evaluasi total atas gambaran tragedi kemanusiaan tersebut.

Kamis, 14/09/2017 16:36 0

Indonesia

Viral Foto Bupati Purbalingga Masuk Got, Warganet: Meniru Gaya Siapa?

Sejumlah foto Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH memperlihatkan dirinya sedang memeriksa kondisi saluran air tengah viral di sosial media

Kamis, 14/09/2017 16:07 0

Indonesia

Temui DPR, Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Myanmar Tutupi Kasus Rohingya

Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Myanmar bertandang ke DPR RI dalam rangka studi banding

Kamis, 14/09/2017 15:36 0

Close
CLOSE
CLOSE