... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kebakaran Serang Rumah Tahfidz Al-Quran di Malaysia, 23 Santri Tewas

Foto: Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Kuala Lumpur Malaysia.

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur- Setidaknya 23 santri dan dua penjaga tewas setelah api melahap gedung Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Kuala Lumpur Malaysia. Selain itu, terdapat pula tujuh orang korban cedera yang dilarikan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur akibat insiden maut tersebut.

Diperkirakan, api telah mulai membakar gedung tingkat tiga itu sejak menjelang adzan Shubuh, Kamis (14/09). Sedangkan menurut ketarangan Khirudin Drahman, Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Malaysia, bahwa pihaknya baru mendapat panggilan pukul 05.41 pagi waktu Kuala Lumpur. Api berhasil dipadamkan sejam kemudian.

Menurut keterangan Humas Rumah Sakit Kuala Lumpur, dari 7 korban cedera, 4 diantaranya kritis dan 3 lainnya mengalami luka ringan. Sedangkan, Kepala Kepolisian Kuala Lumpur, Datuk Singh Ishar Singh mengatakan bahwa terdapat 14 santri dan 4 guru yang berhasil lolos dari insiden maut tersebut.

Menurut petugas kebakaran, kondisi korban tewas saat ditemukan dalam keadaan tertumpuk. Hal itu menunjukan bahwa mereka sedang berusaha keluar untuk menyelamatkan diri namun terhambat oleh kobaran api. Mengingat, gedung tersebut hanya memiliki satu pintu untuk keluar-masuk.

“Mereka masih menghitung mayat, yang ditumpuk di atas satu sama lain di sudut jalan,” kata Singh.

Insiden ini merupakan kebakaran terburuk dalam 20 tahun terakhir. Saksi mata mengatakan bahwa para korban sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya ditemukan tewas.

“Saya pikir ini adalah salah satu bencana kebakaran terburuk di negara ini dalam 20 tahun terakhir. Kami sekarang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut,” pungkasnya.

 

 

Sumber: Free Malaysia Today, Al-Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Forum Aktivis HAM Desak Jokowi Evaluasi Pelanggaran HAM Atas Nama Pancasila

Dalam pandangan Usman, Presiden perlu mengerahkan seluruh mandat sekaligus sumber daya UKP-PIP untuk melakukan evaluasi total atas gambaran tragedi kemanusiaan tersebut.

Kamis, 14/09/2017 16:36 0

Indonesia

Viral Foto Bupati Purbalingga Masuk Got, Warganet: Meniru Gaya Siapa?

Sejumlah foto Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH memperlihatkan dirinya sedang memeriksa kondisi saluran air tengah viral di sosial media

Kamis, 14/09/2017 16:07 0

Indonesia

Temui DPR, Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Myanmar Tutupi Kasus Rohingya

Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Myanmar bertandang ke DPR RI dalam rangka studi banding

Kamis, 14/09/2017 15:36 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (2) : Kekejaman Umat Budha Myanmar atas Rohingya Bag.2

Wanita Rohingya telah menjadi korban perkosaan, penganiayaan dan penghinaan oleh pasukan keamanan. Mereka tidak diizinkan untuk memakai jilbab, usia pernikahan mereka dibatasi dan diwajibkan melakukan kontrasepsi paksa.

Kamis, 14/09/2017 15:30 0

Indonesia

PSHK: Pembubaran Melalui Perppu Ormas Mirip Era Orba

Direktur Riset Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Rizky Argama, mengatakan banyak kesalahan dalam Perppu No 02 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Salah satunya adanya pembubaran secara sepihak tanpa melalui proses pengadilan.

Kamis, 14/09/2017 15:05 0

Indonesia

33 Tahun Berlalu, ICMI Minta Kasus Tragedi Tanjung Priok Dituntaskan

Kasus pelanggaran HAM tragedi Tanjung Priok harus kita segera selesaikan supaya tidak terus menghantui masa kini dan masa depan,"

Kamis, 14/09/2017 14:24 0

Artikel

ARSA, Kelompok Perjuangan untuk Muslim Rohingya

Arakan Rohingya Solidarity Army (ARSA), yang sebelumnya dikenal sebagai Harakah Al-Yaqin pertama kali muncul pada bulan Oktober 2016 saat menyerang 3 pos polisi di kota Maungdaw dan Rathedaung, yang menewaskan sembilan petugas polisi.

Kamis, 14/09/2017 13:12 0

Opini

Motif Politis dan Agama di Balik Tragedi Rohingya

Sejatinya di balik tragedi Rohingya ada upaya pemusnahan etnis yang kental dengan motif politis dan agama. Sayangnya semua itu ditutupi rapat-rapat dengan dalih takut menjadi provokasi. Kemudian diserulah dengan lantang oleh media bahwa ini konflik kemanusiaan.

Kamis, 14/09/2017 10:24 0

Indonesia

Hina Islam, Akun Tirtahati Chandra Dilaporkan ACTA ke Polisi

Akun Facebook Tirtahati Chandra (TC) dilaporkan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran ujaran kebencian berunsur SARA.

Rabu, 13/09/2017 21:30 0

Indonesia

Dinilai Cacat, Polisi Diminta Hentikan Kasus Alfian Tanjung

Barang bukti kasus Alfian Tanjung tak tunjukkan adanya pencemaran nama baik

Rabu, 13/09/2017 20:06 0

Close