... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PKS: Tak Ada Korelasinya Gerakan Kemanusiaan Rohingya untuk Menjatuhkan Pemerintah

Foto: Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini memprotes jika kepedulian Muslim Indonesia kepada Muslim Rohingya dikaitkan dengan gangguan terhadap stabilitas nasional. Ia menegaskan bahwa dua hal tersebut tidak ada kaitannya.

“Kita tidak ingin semangat membantu Rohingya ini didomplengi oleh politik-politik praktis dalam artian isu dikembangkan mengganggu stabilitas. Tidak ada urusan,” katanya di Gedung DPR RI, Jakarta pada Selasa (12/09).

“Ini rasanya terlalu jauh korelasinya antara gerakan kemanusiaan untuk Rohingya untuk menjatuhkan pemerintahan yang ada. Tidak ada korelasinya,” tegasnya.

Jazuli juga menekankan bahwa membantu sesama merupakan amanat UUD 1945. Kita, lanjutnya, didorong untuk terlibat mewujudkan ketertiban dunia.

“Jadi kalau ada di belahan dunia orang yang mau dipunahkan, apakah kita tinggal diam?” ucapnya.

Ia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk sama-sama terlibat untuk membantu Rohingya. Menurutnya, PBB jangan hanya mengecam.

“Kita tidak ingin mengintervensi kedaulatan suatu negara, tapi jika suatu negara ingin menghabisi suatu etnis tertentu, maka harus distop. Tidak boleh dibiarkan,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Militer AS Kembali Hina Islam, Muslim Afghanistan Marah

"jika perlu kami menyerang pangkalan Bagram,” tegas Mihrabuddin, salah satu peserta demonstrasi pada Selasa.

Rabu, 13/09/2017 13:04 0

News

Komisi XI: Tidak Boleh Ada Pembangunan Justru Membebani Rakyat

"Tidak boleh ada pembangunan yang justru memberatkan dan membebani rakyat. Itu harus menjadi perhatian," tegas Sukiman saat ditemui Kiblat.net di Gedung DPR RI, Jakarta pada Selasa (12/09).

Rabu, 13/09/2017 12:08 0

Irak

1.300 Istri dan Anak-anak Militan ISIS Ditahan Pasukan Iraq

Pasukan Iraq menahan lebih dari 1.300 istri dan anak-anak warga negara asing dari para militan kelompok ISIS yang menyerah kepada pasukan Peshmerga Kurdi.

Rabu, 13/09/2017 11:11 0

Foto

Foto-foto Unik Ibadah Haji 1438 Hijriah

Rangkaian ibadah haji tahun 1438 H atau 2017 M telah usai. Para jamaah pun secara berangsur-angsur meninggalkan tanah suci. Mereka yang ikhlas dalam beribadah tentunya akan meraih "gelar" haji yang mabrur. Namun jika noda-noda riya' menyelimuti, hal itu setidaknya menjadi koreksi diri.

Rabu, 13/09/2017 10:40 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (2) : Kekejaman Umat Budha Myanmar atas Rohingya Bag.1

"Orang Arakan memperlakukan kami dengan sangat buruk, menghentikan pasokan makanan. Bahkan, seorang Arakan mengatakan kepada kami, “Kami akan menghentikan semua makananmu, dan kamu tahu mengapa? Kami melakukannya agar kalian segera pergi dari sini secepatnya dan secara permanen.

Rabu, 13/09/2017 10:00 0

Arab Saudi

Kampanye Penangkapan Ulama dan Akademisi di Saudi Berlanjut

Pemerintah Arab Saudi melanjutkan kampanye penangkapan akademisi, penulis, wartawan, pengamat dan ulama yang dekat dengan gerakan Islam hingga hari ketiga, seperti dilaporkan koran online Al-Araby Al-Jadid pada Rabu (13/09). Tuduhan yang dikenakan bermacam-macam namun paling utama “diam terhadap Qatar dan tidak ikut serta dalam kampanye anti-Qatar”.

Rabu, 13/09/2017 09:39 0

Turki

Turki Teken Pembelian Rudal S-400 dari Rusia

“Pembayaran dilakukan di awal," ujar Erdogan.

Rabu, 13/09/2017 08:31 0

Myanmar

UNICEF: 200 Ribu Anak Rohingya Butuh Bantuan Mendesak

Kepala perlindungan anak Unicef menyatakan, lebih dari 200.000 anak-anak Rohingya yang telah melarikan diri ke Bangladesh memerlukan dukungan mendesak.

Rabu, 13/09/2017 07:46 0

Myanmar

ASEAN Ingin Bahas Krisis Rohingya, Myanmar Keberatan

"Myanmar keberatan. Jadi, pasti kita tidak dapat menempatkan ini di antara isu-isu yang harus dibahas dalam pleno," ujar Artemio Adesa pada Selasa (12/09)

Rabu, 13/09/2017 06:40 0

Feature

“Laskar Radikal” Itu Bekerja Untuk Kemanusiaan

Dari sekian banyak pengguna jalan, Wahhab menuturkan, yang paling banyak memberi donasi untuk Myanmar adalah para driver ojek online.

Selasa, 12/09/2017 21:31 0