... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kampanye Penangkapan Ulama dan Akademisi di Saudi Berlanjut

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi melanjutkan kampanye penangkapan akademisi, penulis, wartawan, pengamat dan ulama yang dekat dengan gerakan Islam hingga hari ketiga, seperti dilaporkan koran online Al-Araby Al-Jadid pada Rabu (13/09). Tuduhan yang dikenakan bermacam-macam namun paling utama “diam terhadap Qatar dan tidak ikut serta dalam kampanye anti-Qatar”.

Organisasi Al-Qisth, lembaga pendukung HAM di Saudi, menunjukkan di antara yang ditangkap pengamat ekonomi sekaligus penulis Isham Az-Zamil, cendekiawan sekaligus peneliti Islam Abdullah Al-Maliki dan Dr Hamud Al-Umry, peneliti Islam Walid Al-Huwayrini dan Dr Musthafa Al-Hasan, penyiar berita TV Al-Mujid Fahd Al-Sanidi, juru dakwah Garda Nasional Saudi Gharm Al-Baisyi, akademisi Khalid Al-Mahawish, Dr Muhammad Al-Habdan, Dr Muhammad Al-Khudhairi, Dr Abdul Al-Muhsin Al-Ahmad, Ibrahim Al-Haritsi, Muhammad Asy-Syannar, Ali Badahdah dan Adil Ban’am. Total yang ditangkap saat ini diperkirakan mencapai 50 orang.

Isham Az-Zamil merupakan penasihat ekonomi pemerintah Saudi. Beberapa kali ia mewakili Kerajaan dalam konferensi-konferensi ekonomi tingkat internasional.

Pihak berwenang Saudi juga menangkap Dr Khalid Al-Audah, saudara kandung Syaikh Salman Al-Audah. Ia ditangkap karena dituduh mengkritik penangkapan saudaranya pada Ahad lalu. Syaikh Salman Al-Audah ditangkap bersama puluhan dai dan aktivis lainnya, di antaranya Syaikh Awad Al-Qarni, Ali Al-Umary, Yusuf Al-Ahmad dan Hasan Farhan Al-Maliki.

Kampanye penangkapan ini menyebabkan puluhan penulis dan intelektual Saudi menyatakan berhenti takut menjadi sasaran penangkapan. Sementara lainnya mulai aktif menyerang Qatar, padahal sebelumnya diam.

Penangkapan ini akan terus berlanjut khususnya menargetkan anggota gerakan Islam di Saudi. Raja Salman bin Abdul Aziz menilai, anggota pergerakan menjadi pengganggu peralihan pemerintahan kepadanya.

Menurut sumber Al-Araby Al-Jadid, pemerintah Saudi juga akan mengumumkan pembersihan para pengajar dan dosen yang dianggap tidak mematuhi pemerintah. Diperkirakan sebanyak 250 pengajar dari berbagai keahlian menjadi sasaran kampanye ini.

Sumber: Al-Araby Al-Jadid
Redaktur: Sulhi El-Izzi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Feature

“Laskar Radikal” Itu Bekerja Untuk Kemanusiaan

Dari sekian banyak pengguna jalan, Wahhab menuturkan, yang paling banyak memberi donasi untuk Myanmar adalah para driver ojek online.

Selasa, 12/09/2017 21:31 0

Indonesia

Beredar Foto-foto Palsu soal Rohingya, Begini Cara Memastikannya

Foto ini bukanlah tragedi pembantaian. Namun, foto di bawah ini adalah foto situasi ketika umat Buddha di Tibet membantu evakuasi mayat pasca terjadinya gempa di Cina.

Selasa, 12/09/2017 19:09 0

Indonesia

Kuasa Hukum Asma Dewi Akan Ajukan Praperadilan

Mulanya, polisi menangkap Dewi karena mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu. Dari pengembangannya, Dewi diduga turut mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

Selasa, 12/09/2017 17:54 0

Indonesia

Try Sutrisno Jadi Pengarah UKP Pancasila, Keluarga Korban Peristiwa Priok Protes

Langkah Presiden RI Joko Widodo menunjuk Try Sutrisno sebagai salah satu dewan pengarah Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menuai protes dari keluarga korban peristiwa berdarah Tanjung Priok 12 September 1984.

Selasa, 12/09/2017 17:49 0

Indonesia

Kronologi Penangkapan Asma Dewi, Sosialita yang Diduga Terlibat Saracen

Asma Dewi, ibu rumah tangga dan seorang pengguna media sosial ditangkap karena kasus hate speech dan dugaan keterlibatannya dengan Seracen.

Selasa, 12/09/2017 17:19 0

Indonesia

Potong Gaji Anggota, Fraksi PKS Galang Donasi hingga 250 Juta untuk Rohingya

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggalang dana dari seluruh anggota, staf dan pegawainya di DPR untuk didonasikan kepada Rohingya

Selasa, 12/09/2017 16:47 0

Indonesia

Pembubaran Kegiatan Muhammadiyah di Jepara, Wantim MUI: Ukhuwah Islamiyah Jangan Diabaikan

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Din Syamsuddin menyayangkan pembubaran paksa Daurah Tahfidul Quran Muhammadiyah di Karimunjaya, Jepara. Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter pribadi miliknya.

Selasa, 12/09/2017 15:40 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (1) : Sejarah Rohingya

Asal kata Rohingya hingga kini banyak menjadi perdebatan para ahli sejarah. Menurut etimologi, istilah "Rohingya" berasal dari kata Rohang,

Selasa, 12/09/2017 15:10 0

Indonesia

UKP Pancasila: Orang Ateis Itu Boleh, Murtad Pun Boleh

Deputi Bidang Pengkajian dan Materi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Drs. Anas Saidi mengemukakan bolehnya seseorang menganut Ateis alias tidak bertuhan. Ia berdalih dengan mengutip potongan ayat Al-Qur'an bahwa tidak ada paksaan dalam agama.

Selasa, 12/09/2017 12:40 3

Indonesia

ISAC: Metal Detector saat Aksi Solidaritas Rohingya seperti di Al-Aqsa

Sekertaris Islamic Study and Action Centre (ISAC), Endro Sudarsono mengatakan bahwa pengamanan dalam aksi lebih ketat dari aksi bela Islam yang sebelumnya digelar.

Senin, 11/09/2017 20:20 0