... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dinilai Cacat, Polisi Diminta Hentikan Kasus Alfian Tanjung

Foto: Ustadz Alfian Tanjung

KIBLAT.NET , Jakarta – Kasus dugaan pencemaran nama baik dengan tersangka Alfian Tanjung dianggap cacat. Karenanya, pengacara meminta kasus tersebut dihentikan.

Alfian Tanjung kembali ditahan dan hrus menjalani proses hukum atas perkara yang dilaporkan Ifdhal Kasim. Belakangan paihak pengacara mengetahui pelaporan itu dilakukan mewakili Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan Joko Widodo.

“Ustadz Alfian Tanjung kemarin diperiksa oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Mako Brimob Depok. Alfian disodorkan sebanyak 29 pertanyaan. Pemeriksaan tersebut diketahui berdasar laporan yang dilaporkan oleh seseorang bernama Ifdhal Kasim. Setelah Tim Hukum menggali lebih dalam siapa sosok pelapor itu, ternyata ia hanya mewakili Teten Masduki,” kata ketua Tim Advokasi Ustadz Alfian Tanjung (TAAT), Abdullah Al Katiri melalui pernyataan tertulis, Selasa (12/09).

Alkatiri menjelaskan ceramah Ustadz Alfian Tanjung beberapa waktu lalu, ternyata membuat Teten Masduki merasa dicemarkan nama baiknya. Setelah melihat video yang dijadikan barang bukti, dia menilai tidak ada satupun kata kalimat pencemaran nama baik di dalamnya.

“Tim hukum dan penyidik sama-sama menyaksikan rekaman video yang dijadikan barang bukti ternyata kami semua menyimak tidak ada kata-kata Ustadz Alfian menyebut Teten Masduki itu PKI atau kader PKI,” terangnya.

Alkatiri selaku menyesalkan kembalinya diangkat kasus ini. Pasalnya, kasus yang melibatkan ketua Taruna Muslim tersebut cacat.

“Menurut kami kasus ini sudah cacat sejak awal. Karena itu perkara dengan nomor laporan LP/153/II/2017/Ditreskrimum ini tidak layak untuk dilanjutkan atau dengan kata lain harus dihentikan,” tandasnya.

Reporter: Afriza DS
Editor: Imam S.

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban: Tragedi Rohingya Bukti Standar Ganda terhadap Umat Islam

Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan pernyataan kedua berkenaan krisis kemanusian yang menimpa etnis Muslim minoritas Rohingya.

Rabu, 13/09/2017 19:23 0

Amerika

Keputusan Mahkamah Agung: Trump Bebas Tolak Pengungsi dari Seluruh Dunia

Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Selasa (12/09) mengizinkan Presiden Donald Trump untuk secara luas menerapkan pelarangan masuk terhadap para pengungsi dari seluruh dunia.

Rabu, 13/09/2017 17:17 0

Myanmar

Kunjungi Pengungsi Rohingya, Perdana Menteri Bangladesh: Kami di Samping Kalian

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina mengunjungi kamp penampungan pengungsi muslim Rohingya Kutupalong, di Ukhiya, Cox's Bazar perbatasan Bangladesh-Myanmar

Rabu, 13/09/2017 16:44 0

Suriah

Saat 69 Warga Suriah Tewas, Syiah Hizbullah Klaim Menang di Suriah

Sekutu kuat rezim Bashar Assad, Syiah Hizbullah mengklaim kemenangan dalam perang Suriah. Meskipun masih tersisa sejumlah pertempuran di wilayah Suriah timur.

Rabu, 13/09/2017 16:12 0

Myanmar

Ribuan Bocah Muslim Rohingya Mengungsi ke Bangladesh Sebatang Kara

Wanita Rohingya yang bersama dalam satu rombongan menawari akan merawat mereka

Rabu, 13/09/2017 15:23 0

Afghanistan

Militer AS Kembali Hina Islam, Muslim Afghanistan Marah

"jika perlu kami menyerang pangkalan Bagram,” tegas Mihrabuddin, salah satu peserta demonstrasi pada Selasa.

Rabu, 13/09/2017 13:04 0

News

Komisi XI: Tidak Boleh Ada Pembangunan Justru Membebani Rakyat

"Tidak boleh ada pembangunan yang justru memberatkan dan membebani rakyat. Itu harus menjadi perhatian," tegas Sukiman saat ditemui Kiblat.net di Gedung DPR RI, Jakarta pada Selasa (12/09).

Rabu, 13/09/2017 12:08 0

Irak

1.300 Istri dan Anak-anak Militan ISIS Ditahan Pasukan Iraq

Pasukan Iraq menahan lebih dari 1.300 istri dan anak-anak warga negara asing dari para militan kelompok ISIS yang menyerah kepada pasukan Peshmerga Kurdi.

Rabu, 13/09/2017 11:11 0

Foto

Foto-foto Unik Ibadah Haji 1438 Hijriah

Rangkaian ibadah haji tahun 1438 H atau 2017 M telah usai. Para jamaah pun secara berangsur-angsur meninggalkan tanah suci. Mereka yang ikhlas dalam beribadah tentunya akan meraih "gelar" haji yang mabrur. Namun jika noda-noda riya' menyelimuti, hal itu setidaknya menjadi koreksi diri.

Rabu, 13/09/2017 10:40 0

Artikel

Andaikan Kita Seorang Rohingya (2) : Kekejaman Umat Budha Myanmar atas Rohingya Bag.1

"Orang Arakan memperlakukan kami dengan sangat buruk, menghentikan pasokan makanan. Bahkan, seorang Arakan mengatakan kepada kami, “Kami akan menghentikan semua makananmu, dan kamu tahu mengapa? Kami melakukannya agar kalian segera pergi dari sini secepatnya dan secara permanen.

Rabu, 13/09/2017 10:00 0