... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Persib Terancam Sanksi karena Koreo Save Rohingya, Netizen Beri Dukungan

Foto: Koreo yang bertuliskan 'Save Rohingya' tatkala Persib Bandung menjamu Semen Padang, Sabtu (09/09) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

KIBLAT.NET, Jakarta- Salah satu kelompok pendukung Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC) menginisiasi dibentuknya sebuah koreo yang bertuliskan ‘Save Rohingya’. Aksi ini ditunjukkan tatkala Persib Bandung menjamu Semen Padang, Sabtu (09/09) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Koreo tersebut tampak terlihat rapi. Kata ‘Save’ dibuat dengan warna merah, sedangkan ‘Rohingya’ dengan warna biru dan putih. Save Rohingnya tersebut ditampilkan sebagai bentuk kepedulian Bobotoh terhadap kekerasan yang menimpa etnis Muslim Rohingnya.

Namun ternyata, bentuk solidaritas untuk Rohingnya tersebut bisa mengancam Persib terkena sanksi. Seperti diketahui bahwa menurut otoritas sepakbola dunia yang mengacu pada Law of The Game FIFA, pesan atau simbol politik sebaik apapun, dilarang masuk ke dalam lapangan.

Hal ini mengacu pada kasus sebelumnya yang pernah terjadi pada Persija Jakarta, (23/06/17) lalu yang didenda Rp 30 juta karena suporternya, Jakmania, membentangkan spanduk yang dianggap bernada SARA yang bertuliskan ‘Jangan Ganggu Ulama Kami Menyampaikan Kebenaran’.

Meski demikian Bobotoh sendiri mengklaim ini soal kemanusiaan.

“Jauh dari soal Politik. Kalian Manusia? Cukup menjadi manusia seutuhnya saja, tak perlu berbicara agama #SaveRohingnya,”tulisnya di akun Twitter resmi @officialvpc pada (09/11) lalu.

 

Meski terancam akan dikenakan denda oleh PSSI, banyak netizen yang siap patungan untuk Bobotoh bila kelak Persib benar-benar dikenakan sanksi. Seperti halnya yang diungkapkan pemilik akun Henao yang mempertanyakan dimana ia harus mengumpulkan uang iuran tersebut.

“Parah!! Mohon infonya @persib @Store_Persib dimana kita2 bisa patungan utk denda tsb,”ujarnya.

Lebih pedas lagi diungkapkan oleh Dadang07 yang mengatakan bahwa PSSI tidak berprikemanusiaan karena melarang aksi kemanusiaan Bobotoh.

“PSSI tidak berprikemanusiaan! Solidaritas kepada korban genosida aja di permasalahkan. 😠😠😠😠😠,”tulisnya.

Terakhir, twitt dari Dicky yang menyindir bahwa unsur politik dipakai bila Islam yang menjadi korban.

“Unsur Politik dipakai saat Islam yg menjadi korban. Tapi tdk berlaku bila yg mjd korban warga paris, london, spanyol dll. Itulah aturan FIFA,” tulisnya.

 

Reporter: Furqon Amrullah
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Inggris

“Iran dan Rusia Bantu Pengembangan Program Nuklir Korea Utara”

Sumber senior Whitehall mengatakan bahwa ilmuwan Korea Utara tidak mampu sendirian memajukan progam nuklir tanpa bantuan negara lain. Dalam hal ini, ia mengatakan indikasi kuat jatuh ke Iran, lalu Rusia.

Senin, 11/09/2017 18:15 0

Feature

Surat dari Rohingya: Kami Sedang Menghadapi Kepunahan

Sepanjang hidupku, tepatnya sejak 24 tahun lalu, aku telah menjadi seorang tahanan di sebuah penjara terbuka, Anda tahu? Penjara itu adalah Rakhine State.

Senin, 11/09/2017 17:40 1

Opini

Berkorban untuk Taat

KIBLAT.NET – Masih dalam bulan Zulhijjah. Masih dalam suasana memperingati agungnya pengorbanan Nabi Ibrahim as....

Senin, 11/09/2017 17:31 0

Amerika

Badai Irma Terjang Amerika, 5 Tewas dan Jutaan Orang Mengungsi

Badai Irma terjang wilayah Florida, Amerika Serikat dengan kecepatan 100 mil per jam.

Senin, 11/09/2017 16:59 0

Amerika

Letjen Robert Ashley Jr Dilantik sebagai Direktur DIA

Jenderal Angkatan Darat Amerika, Letjen Robert P. Ashley, Jr, baru-baru ini dikonfirmasi oleh Senat A.S. sebagai Direktur Agensi Intelijen Pertahanan (DIA) ke-21.

Senin, 11/09/2017 16:33 0

Irak

Banyak Jatuh Korban Sipil di Mosul, Hak Asasi Iraq Tuntut Pasukan Koalisi

Komisi resmi yang menangani hak asasi manusia di Iraq berencana akan menuntut pasukan koalisi asing pimpinan AS yang diduga telah menyebabkan kematian lebih dari 2.000 warga sipil di kota Mosul.

Senin, 11/09/2017 15:33 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Beban Pajak, Sebuah Prakondisi Jihad Diponegoro

Pajak yang semakin tinggi membuat rakyat semakin miskin dan menderita. Apalagi ditambah dengan bencana alam gunung meletus dan wabah penyakit kolera yang semakin memperburuk keadaan. Pemerintah lokal dan penjajah Belanda yang mengontrolnya tidak peka dengan penderitaan rakyat, tetapi justru menaikkan pajak dan berbagai jenis bea (pajak) bagi barang-barang dagangan di gerbang-gerbang tol.

Senin, 11/09/2017 14:07 0

Video News

Editorial : Ketika Kaum Terpelajar Menolak Cadar

KIBLAT.NET – Entah kenapa cadar bagi Muslimah kini seolah menjadi barang tabu. Sejumlah negara-negara Eropa...

Senin, 11/09/2017 12:37 0

Video News

Tengku Zulkarnain: Ini yang Bisa Kita Lakukan untuk Rohingya

KIBLAT.NET – Kezaliman terhadap muslim Rahingya mengundang perhatian dunia, terutama kaum muslimin. Termasuk saudara-saudara mereka...

Senin, 11/09/2017 10:40 0

Myanmar

Pemerintah Myanmar Tolak Gencatan Senjata ARSA

Pemerintah tidak akan berunding dengan “teroris”. Pernyataan itu ditulisnya beberapa jam setelah pernyataan gencatan senjata ARSA

Senin, 11/09/2017 09:35 1