... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintah Myanmar Tolak Gencatan Senjata ARSA

Foto: Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar

KIBLAT.NET, Naypyidaw – Gencatan senjata sebulan yang ditawarkan pejuang bersenjata Rohingya, Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), nampaknya ditolak oleh pemerintah Myanmar. Hal itu terlihat melalui pernyataan juru bicara pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi, Zaw Htay, Ahad (10/09).

Htay menulis di akun Twitternya, seperti dilansir BBC Indonesia, pemerintah tidak akan berunding dengan “teroris”. Pernyataan itu ditulisnya beberapa jam setelah pernyataan gencatan senjata ARSA.

ARSA mengumumkan opsi gencatan senjata unilateral selama sebulan di Arakan. Gencatan bertujuan untuk memberi ruang kepada lembaga kemanusiaan menyalurkan bantuan kepada warga Rohingya di kamp-kamp pengungsian.

“ARSA sangat menganjurkan semua organisasi kemanusiaan yang peduli untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan mereka kepada semua korban krisis kemanusiaan, terlepas dari latar belakang etnis atau agama selama periode gencatan senjata,” kata pernyataan resmi ARSA yang diunggah di media sosial.

Palang Merah Internasional (ICRC) di Myanmar mendukung gencatan senjata ini. Pejabat ICRC Joh Singhal menyebutkan bahwa ini merupakan perkembangan positif.

“Kami meminta akses yang aman untuk dapat memenuhi kebutuhan kemanusiaan, termasuk persediaan makanan darurat, air minum yang aman, transportasi untuk keluarga ke tempat yang lebih aman,” ujar Singhal.

Sampai saat ini, pemerintah Myanmar tidak memberi akses lembaga kemanusiaan memasuki Arakan untuk membantu minoritas Muslim Rohingya. Hal itu sebagaimana diungkapkan Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT), Lukman Aziz Kurniawan, yang beberapa hari terakhir relawannya berhasil mencapai kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Kurniawan menunjukkan, lembaga kemanusian bukan dipersulit oleh pemerintah Myanmar. Namun yang terjadi adalah blokade. Sehingga tidak ada satupun lembaga yang bisa masuk.

Sumber: BBC Indonesia
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Pemerintah Myanmar Tolak Gencatan Senjata ARSA”

  1. Aep Mulyana

    Pemerintah myanmar terlalu sombong..Ya Alloh turunkan azab kepada pemerintah myanmar..

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Kesulitan ACT Saat Salurkan Bantuan untuk Rohingya

"Tantangannya yang sangat jelas dari penolakan pemerintah negara yang bersangkutan. Misal dari Myanmar, masih menutup dan memblokade bantuan kemanusiaan, baik dari NGO (Non Government Organization, red) atau lembaga apapun, tidak bisa masuk, bukan dipersulit, tapi tidak bisa masuk, diblokade," ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Ahad (10/09).

Senin, 11/09/2017 05:42 0

Indonesia

Kritik Kelompok Anti Imunisasi, MUI: Apa Madu dan Kurma Bisa Cegah Semua Penyakit?

Tibun nabawi ajaran yang baik, tapi harus kita tempatkan ke tempat yang tepat

Sabtu, 09/09/2017 23:11 4

Indonesia

Belum Tersertifikasi LPPOM MUI, Pelabelan Halal Vaksin Rubella dalam Waktu Dekat

"Imunisasi rubella yang saat ini dijalankan sampai hari rabu dan kamis belum didaftarkan di LPPOM MUI,"

Sabtu, 09/09/2017 22:24 0

Indonesia

Muslim Rohingya Di Mata Kedutaan Besar Myanmar: Mereka Teroris

"They are terrorist," kata Wakil kedubes Myanmar untuk Indonesia, Kyaw Soe Thien

Sabtu, 09/09/2017 22:17 0

Indonesia

Dukung Imunisasi, MUI: Vaksin Wajib Halal dan Suci

"Namun, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci"

Sabtu, 09/09/2017 21:04 2

Indonesia

Jamin Berkhasiat, BPOM Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Keamanan Vaksin

"Kami menjamin telah ada serangkaian bukti dia berkhasiat dan aman. Tidak usah takut dan termakan isu kemanan"

Sabtu, 09/09/2017 20:46 0

Indonesia

KH Cholil Nafis: Pembantaian Rakhine Tak Ada yang Sebut Teroris, Di Indonesia Bawa Panci Disebut Teroris

“Kenapa kasus pembantaian di Rakhine, Myanmar tak ada yang menyebut teroris ya"

Sabtu, 09/09/2017 16:31 0

Indonesia

Janggal Penangkapan Alfian Tanjung, Kuasa Hukum Lapor ke Komnas HAM

Tim Advokasi untuk Alfian Tanjung (TAAT) melihat penangkapan dan penahanan kliennya banyak kejanggalan dan ada dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Karenanya, TAAT tidak mengambil jalur hukum berupa praperadilan, namun akan melaporkan kasus ini ke dewan pengawas terkait.

Sabtu, 09/09/2017 07:41 0

Opini

Dosen Bercadar Ini Raih Hak Paten atas Penemuannya dari Kemenkumham RI

Cadar, yang selama ini orang menghujatnya, mengeluarkan larangan atas penggunaannya, dan menganggapnya sebagai fenomena keterbelakangan, ternyata juga digunakan oleh seorang dosen sekaligus peneliti yang cerdas.

Sabtu, 09/09/2017 06:44 0

Indonesia

GTA Salurkan Hewan Quban di Pegunungan Menoreh

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Untuk kesekian kalinya, Griya Tabung Akhirat (GTA) melalui program SEBAR QURBAN 1438...

Sabtu, 09/09/2017 06:28 0

Close