... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dari Daftar DPO

Foto: Dr. Yusuf al-Qardhawi

KIBLAT.NET, Lyon – Organisasi Polisi Internasional (Interpol) menghapus nama presiden Persatuan Cendikiawan Muslim Dunia (Al-Ittihad Al-Alami li Ulama Al-Muslimin), Dr. Yusuf al-Qardhawi, dari daftar yang dicari. Penghapusan DPO itu setelah menemukan bahwa tuduhan yang diajukan kepadanya oleh rezim Mesir dibuat-buat.

Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia di Inggris menegaskan bahwa penghapusan nama Al-Qardhawi dari daftar DPO terjadi setelah Interpol melakukan “banyak korespondensi dan diskusi, dan memahami polemik sebenarnya yang sedang terjadi di Mesir.”

Dalam pernyataan yang didapat Al-Jazeera pada Ahad (10/09, Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa semua nama yang tercantum dalam daftar buron atas permintaan pemerintah Mesir telah dihapus, kecuali satu nama.  Penghapusan itu setelah Interpol menemukan bahwa tuntutan pidana terhadap mereka hanyalah tuduhan politis semata terhadap oposisi pemerintah.

Organisasi tersebut menambahkan bahwa organisasi polisi internasional yang bermarkas di Lyon, Prancis, itu telah memasukkan nama Al-Qardhawi di situsnya dalam daftar buron atas tuduhan penjarahan, pembakaran, pembunuhan dan semua tuduhan yang terbukti dibuat-buat. Padahal, ia tidak tinggal di Mesir dan seluruh perbuatan itu tidak mungkin dilakukannya karena umur dan latarbelakangnya.

Sementara itu, Direktur Organisasi Arab untuk HAM Mohammed Jamil mengungkapkan kebahagiaannya dengan perkembangan ini. Ia mengungkapkan bahwa “keputusan Interpol menghapus nama Al-Qardhawi dan nama-nama lainnya adalah kekalahan bagi rezim Mesir.”

Dia juga mengatakan bahwa rezim Mesir telah banyak membunuh orang-orang Mesir, menahan sewenang-wenang, penghilangan paksa, menyiksa orang untuk mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya untuk dihadapkan ke pengadilan, dan meminta lencana merah dari Interpol untuk memuluskan kepentingannya.

Jamil melanjutkan, banyak negara, termasuk UEA yang secara khusus berada di balik pengaturan penerbitan nama Al-Qardhawi dalam daftar buron Interpol. Kemunculan nama Al-Qardhawi di daftar buron disambut gembira dan senang oleh media UEA pertama kali dan diikuti media Mesir dan sekutunya. Namun, imbuhnya, kegembiraan itu tak berlangsung lama setelah kebenaran terungkap.

Ia menyampaikan keprihatinannya tentang sistem publikasi yang dibentuk oleh Interpol yang dengan meudahnya memasukkan orang-orang ke dalam daftar buruan tanpa penyelidikan.

Jamil pun meminta lebih diperketat dalam menentukan daftar buron di situs Interpol. Jangan sampai hal itu dimanfaatkan oleh rezim yang berkuasa di sejumlah negara untuk memburu lawan politik.

Nama Syaikh Yusuf Al-Qardhawi masuk dalam daftar buron Interpol pada Desember 2014 silam. Rezim Mesir menuduh ulama yang tinggal di Qatar itu terlibat berbagai kejahatan di Mesir.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Kesulitan ACT Saat Salurkan Bantuan untuk Rohingya

"Tantangannya yang sangat jelas dari penolakan pemerintah negara yang bersangkutan. Misal dari Myanmar, masih menutup dan memblokade bantuan kemanusiaan, baik dari NGO (Non Government Organization, red) atau lembaga apapun, tidak bisa masuk, bukan dipersulit, tapi tidak bisa masuk, diblokade," ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Ahad (10/09).

Senin, 11/09/2017 05:42 0

Indonesia

Kritik Kelompok Anti Imunisasi, MUI: Apa Madu dan Kurma Bisa Cegah Semua Penyakit?

Tibun nabawi ajaran yang baik, tapi harus kita tempatkan ke tempat yang tepat

Sabtu, 09/09/2017 23:11 3

Indonesia

Belum Tersertifikasi LPPOM MUI, Pelabelan Halal Vaksin Rubella dalam Waktu Dekat

"Imunisasi rubella yang saat ini dijalankan sampai hari rabu dan kamis belum didaftarkan di LPPOM MUI,"

Sabtu, 09/09/2017 22:24 0

Indonesia

Muslim Rohingya Di Mata Kedutaan Besar Myanmar: Mereka Teroris

"They are terrorist," kata Wakil kedubes Myanmar untuk Indonesia, Kyaw Soe Thien

Sabtu, 09/09/2017 22:17 0

Indonesia

Dukung Imunisasi, MUI: Vaksin Wajib Halal dan Suci

"Namun, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci"

Sabtu, 09/09/2017 21:04 2

Indonesia

Jamin Berkhasiat, BPOM Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Keamanan Vaksin

"Kami menjamin telah ada serangkaian bukti dia berkhasiat dan aman. Tidak usah takut dan termakan isu kemanan"

Sabtu, 09/09/2017 20:46 0

Indonesia

KH Cholil Nafis: Pembantaian Rakhine Tak Ada yang Sebut Teroris, Di Indonesia Bawa Panci Disebut Teroris

“Kenapa kasus pembantaian di Rakhine, Myanmar tak ada yang menyebut teroris ya"

Sabtu, 09/09/2017 16:31 0

Indonesia

Janggal Penangkapan Alfian Tanjung, Kuasa Hukum Lapor ke Komnas HAM

Tim Advokasi untuk Alfian Tanjung (TAAT) melihat penangkapan dan penahanan kliennya banyak kejanggalan dan ada dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Karenanya, TAAT tidak mengambil jalur hukum berupa praperadilan, namun akan melaporkan kasus ini ke dewan pengawas terkait.

Sabtu, 09/09/2017 07:41 0

Opini

Dosen Bercadar Ini Raih Hak Paten atas Penemuannya dari Kemenkumham RI

Cadar, yang selama ini orang menghujatnya, mengeluarkan larangan atas penggunaannya, dan menganggapnya sebagai fenomena keterbelakangan, ternyata juga digunakan oleh seorang dosen sekaligus peneliti yang cerdas.

Sabtu, 09/09/2017 06:44 0

Indonesia

GTA Salurkan Hewan Quban di Pegunungan Menoreh

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Untuk kesekian kalinya, Griya Tabung Akhirat (GTA) melalui program SEBAR QURBAN 1438...

Sabtu, 09/09/2017 06:28 0