... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Badai Irma Terjang Amerika, 5 Tewas dan Jutaan Orang Mengungsi

Foto: Badai Irma melanda sebagian wilayah Amerika Serikat

KIBLAT.NET, Florida – Badai dahsyat menghantam sebagian wilayah Amerika Serikat. Badai yang membawa hujan dan angin kencang itu sejauh ini telah menyebabkan lima orang tewas.

Badai Irma saat ini sedang meluncur ke wilayah Florida, Amerika Serikat dengan kecepatan 100 mil per jam. Bencana alam tersebut kini telah masuk kategori 2.

Sejauh ini, sebanyauk lima orang dilaporkan tewas akibat terjangan badai Irma. Kematian terkahir dilaporkan terjadi pada Ahad (10/09), setelah seorang warga di Shark Key ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Di kawasan Florida Keys sendiri tercatat ada dua korban jiwa, dua lainnya dari Haarde County, dan satu orang tewas dalam kecelakaan saat badai di Orange County.

Sementara, di wilayah Karibia dilaporkan sebanyak 27 orang tewas setelah terdampak badai Irma. Pada Ahad (10/09), badai itu juga memaksa sediktinya 3,5 juta warga Florida mengungsi.

Para penduduk Forida terpaksa tinggal di tenda pengungsian setelah kondisi makin memburuk. Seornag warga dari kawasan Naples bersama dua orang anaknya yang berusia 10 tahun mengaku baru mendapatkan tenda penampungan setelah ditolak di dua lokasi yang telah penuh.

Sumber: abcnews
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Di Selat Singapura, BMH Turun Aksi Peduli Rohingya

KIBLAT.NET, Batam – Krisis kemanusiaan di Myanmar yang menyebabkan ribuan etnis minoritas Rohingya yang tinggal...

Senin, 11/09/2017 15:14 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Beban Pajak, Sebuah Prakondisi Jihad Diponegoro

Pajak yang semakin tinggi membuat rakyat semakin miskin dan menderita. Apalagi ditambah dengan bencana alam gunung meletus dan wabah penyakit kolera yang semakin memperburuk keadaan. Pemerintah lokal dan penjajah Belanda yang mengontrolnya tidak peka dengan penderitaan rakyat, tetapi justru menaikkan pajak dan berbagai jenis bea (pajak) bagi barang-barang dagangan di gerbang-gerbang tol.

Senin, 11/09/2017 14:07 1

Video News

Editorial : Ketika Kaum Terpelajar Menolak Cadar

KIBLAT.NET – Entah kenapa cadar bagi Muslimah kini seolah menjadi barang tabu. Sejumlah negara-negara Eropa...

Senin, 11/09/2017 12:37 0

Video News

Tengku Zulkarnain: Ini yang Bisa Kita Lakukan untuk Rohingya

KIBLAT.NET – Kezaliman terhadap muslim Rahingya mengundang perhatian dunia, terutama kaum muslimin. Termasuk saudara-saudara mereka...

Senin, 11/09/2017 10:40 0

Indonesia

Ini Kesulitan ACT Saat Salurkan Bantuan untuk Rohingya

"Tantangannya yang sangat jelas dari penolakan pemerintah negara yang bersangkutan. Misal dari Myanmar, masih menutup dan memblokade bantuan kemanusiaan, baik dari NGO (Non Government Organization, red) atau lembaga apapun, tidak bisa masuk, bukan dipersulit, tapi tidak bisa masuk, diblokade," ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Ahad (10/09).

Senin, 11/09/2017 05:42 0

Indonesia

Kritik Kelompok Anti Imunisasi, MUI: Apa Madu dan Kurma Bisa Cegah Semua Penyakit?

Tibun nabawi ajaran yang baik, tapi harus kita tempatkan ke tempat yang tepat

Sabtu, 09/09/2017 23:11 4

Indonesia

Belum Tersertifikasi LPPOM MUI, Pelabelan Halal Vaksin Rubella dalam Waktu Dekat

"Imunisasi rubella yang saat ini dijalankan sampai hari rabu dan kamis belum didaftarkan di LPPOM MUI,"

Sabtu, 09/09/2017 22:24 0

Indonesia

Muslim Rohingya Di Mata Kedutaan Besar Myanmar: Mereka Teroris

"They are terrorist," kata Wakil kedubes Myanmar untuk Indonesia, Kyaw Soe Thien

Sabtu, 09/09/2017 22:17 0

Indonesia

Dukung Imunisasi, MUI: Vaksin Wajib Halal dan Suci

"Namun, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci"

Sabtu, 09/09/2017 21:04 2

Indonesia

Jamin Berkhasiat, BPOM Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Keamanan Vaksin

"Kami menjamin telah ada serangkaian bukti dia berkhasiat dan aman. Tidak usah takut dan termakan isu kemanan"

Sabtu, 09/09/2017 20:46 0

Close