... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jadi Muazin di Masjidil Haram, Amalan ini Dilakukan Sang Ayah Sejak Kecil

Foto: Syaikh Ahmad bin Yunus Al-Khaujah

KIBLAT.NET, Mekkah — Sambil menunggu jadwal kepulangan, jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan melalui Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah mendapatkan undangan pertemuan di Masjid Al-Rajihi Mekkah. Di masjid terbesar kedua di Mekkah setelah Masjidil Haram itu, sekitar 200 jamaah haji asal Indonesia berkumpul.

Pertemuan itu sendiri diselenggarakan oleh Markaz Inayah bil Jaliyat Indonesia. Sebuah perkumpulan yang terdiri dari beberapa mahasiswa asal Indonesia yang tinggal di Saudi, dan bergerak dalam kegiatan dakwah sesama warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi. Selain menggelar ramah tamah di antara sesama undangan, acara tersebut menghadirkan seorang muazin Masjidil Haram.

Ialah Syaikh Ahmad bin Yunus Khaujah. Semestinya ia hadir bersama Syaikh Bandar Balilah, salah seorang imam Masjidil Haram. Namun karena kurang sehat, sang imam urung hadir. Dalam kesempatan itu, Syaikh Ahmad menceritakan pengalaman kehidupan pribadinya hingga dipercaya menjadi muazin di masjid tempat kiblat kedua umat Islam itu berada.

“Ayah saya tidak pernah menyuruh saya untuk menghafal Al-Quran, apalagi menjadi muazin Masjidil Haram,” kisahnya. Namun, “Setiap hari ayah membacakan ayat-ayat Al-Quran dan semua disuruh mendengarkan,” lanjutnya.

“Setiap hari mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Quran, membuat saya dengan sendirinya tertarik untuk menghafal dan melantunkan Al-Quran dengan suara yang indah.” Bahkan, Syaikh Yasin menambahkan, “Sejak saya masih dalam kandungan ibu, ayah sering memperdengarkan ayat-ayat Al-Quran.”

BACA JUGA  Manfaat Menyusui, Dunia Bisa Berhemat hingga Rp1.376 Triliun Per Hari

“Ayah saya juga sering mengajak saya untuk shalat di Masjidil Haram. Dari situ kemudian saya tertarik dengan bacaan Al-Quran oleh imam dan kumandang azan dari muazin yang suaranya merdu.” Pada perkembangannya, ia kemudian tertarik untuk turut menghiasi Masjidil Haram dengan suara azan yang indah.

Ia menambahkan, ada ribuan lamaran masuk menjadi muazin. Selanjutnya, calon-calon tersebut akan diseleksi berdasarkan pengetahuan terhadap agama Islam, rekomendasi beberapa tokoh dan kemampuan si pelamar. “Dari 600 orang yang melamar bersama saya saat itu, hanya 3 yang diterima,” kenangnya.

Pelajaran lain yang ia petik dari kisah sang ayah adalah metode pengajaran anak. Menurutnya, orangtua harus dapat memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam hal ibadah dan juga akhlak. “Lingkungan membuat saya tertarik dengan Al-Quran,” tegasnya.

Reporter: Tony Syarqi
Editor: Hamdan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Mati Tertindas atau Melawan dengan Gelar ‘Teroris’?

KIBLAT.NET- Dari waktu ke waktu, generasi ke generasi, Islam dan kaum Muslimin tak henti-hentinya mendapat...

Jum'at, 08/09/2017 22:01 0

Indonesia

Akses ke Magelang Dihadang Polisi, Dahnil: Berlebihan dan Paranoid

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan komentar terkait penutupan akses jalan menuju ke aksi solidaritas untuk Rohingya di Magelang.

Jum'at, 08/09/2017 21:59 0

Indonesia

Keterangan Relawan Rakhine: Kelompok Wirathu Tak Ingin Myanmar seperti Indonesia

Para pemuka agama Buddha dari "kelompok 969" dibawah pimpinan Biksu Wirathu terus menerus melakukan propaganda dalam khutbahnya.

Jum'at, 08/09/2017 21:56 0

Indonesia

Gubernur Ahmad Heryawan: Donasi Jawa Barat Peduli Rohingya Capai 1,2 Miliyar

Uang tersebut telah dikumpulkan selama satu pekan terakhir, dari donasi Masjid-masjid pemerintah, masjid masyarakat Jawa barat, serta infaq masyarakat Jawa barat.

Jum'at, 08/09/2017 21:29 0

Indonesia

Usai Khutbah Jumat, Gubernur Jabar Pimpin Aksi Solidaritas untuk Rohingya

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjadi khatib Jumat di Masjid Pusdai, Jawa Barat. Selain itu, ia juga mempimpin aksi solidaritas dan penggalangan dana untuk Rohingya.

Jum'at, 08/09/2017 20:48 0

Indonesia

Elemen Mahasiswa dan Pemuda Bali Galang Dana untuk Korban Kemanusiaan Rohingya

Usai shalat Jumat (08/09), ratusan pemuda dan mahasiswa di Bali turun ke jalanan. Mereka melakukan penggalangan dana yang nantinya akan didonasikan untuk etnis Muslim Rohingya.

Jum'at, 08/09/2017 20:20 0

Indonesia

Sulitnya Peserta Aksi Bela Rohingya ke Magelang: Jalan Ditutup, Lintasi Sungai hingga Ketatnya Pemeriksaan

Umat Islam yang turut Aksi Bela Rohingya di Magelang ternyata mendapatkan banyak hambatan dari pihak aparat kepolisian.

Jum'at, 08/09/2017 18:48 0

Indonesia

Dihadang Polisi, Dahnil Terjang Sungai ke Aksi Solidaritas Rohingya di Magelang

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak terpaksa melintasi sungai untuk tiba ke Magelang. Lantara jalan ditutup oleh polisi.

Jum'at, 08/09/2017 18:42 1

Indonesia

Ada Motif Ekonomi di Balik Genosida Muslim Rohingya

Ternyata, Arakan dikenal memiliki tanah yang subur dan kaya akan sumber daya alam.

Jum'at, 08/09/2017 18:15 0

Indonesia

Pengacara Dipersulit Temui Alfian Tanjung di Mako Brimob

Pengacara dari Tim Advokasi untuk Alfian Tanjung (TAAT) Sulistyowati mengatakan bahwa hingga saat ini pengacara belum bisa menemui ustadz Alfian Tanjung usai ditahan dan dipindahkan dari Polda Jatim pada Rabu (06/09) ke Markas Komando Brimob Kelapadua, Depok.

Jum'at, 08/09/2017 17:42 0

Close