... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditangkap Tiba-tiba, Alfian Tanjung Gagal Temui Ibunda yang Sedang Sakit

Foto: Alfian Tanjung saat divonis bebas beberapa waktu lalu. Namun dia kembali ditangkap beberapa jam kemudian

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Alfian Tanjung kini ditahan di Mako Brimob Kelapadua, Depok setelah polisi segera menangkapnya seusai diputus bebas oleh majelis hakim PN Surabaya. Situasi itu membuatnya gagal menemui ibunda yang kini tengah sakit.

Abdullah Al Katiri, Ketua Tim Advokasi Ustadz Alfian Tanjung mengatakan, bahwa Alfian sudah dinyatakan bebas oleh pengadilan negeri Surabaya terkait kasus ujaran kebencian terhadap ras atau etnis yang digelar kemarin, (06/08). Namun kini, Alfian kembali ditangkap di tahan dengan kasus yang hampir sama, yang ditangani Polda Metro Jaya.

“Kami juga kaget dengan adanya penangkapan dan penahanan ini. Padahal, Ustadz Alfian berkeinginan untuk menemui ibunya yang sudah berusia 80 tahun dan sedang sakit di Tangerang pada hari ini,” ungkap Al Katiri melalui pernyataan tertulis yang diterima Kiblat.net, Kamis (07/09).

Al Katiri menyebut, bahwa keinginan ustadz untuk menemui ibunya yang tengah sakit itu muncul setelah dibacakannya putusan sela yang menyatakan Ustadz Alfian bebas.

“Namun nyatanya Allah berkehendak lain. Dengan adanya penangkapan ini, kami mempertanyakan sisi kemanusiaan Polisi, mengapa seorang Ustadz yang sangat vokal menyuarakan bahaya laten kebangkitan PKI & komunisme itu tidak diberi kesempatan untuk bertemu ibunya,” ungkap Al Katiri.

Kronologi Penangkapan Alfian Tanjung

Al Katiri menceritakan penangkapan Ustadz Alfian oleh Polda Jatim atas permintaan Polda Metro Jaya.

BACA JUGA  BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

“Ustadz Alfian Tanjung pada Rabu (06/09) mendapat putusan bebas dari majelis hakim, namun belum boleh langsung pulang, tapi harus kembali ke Lapas terlebih dahulu. Kami dari advokat mengurus masalah administrasi dengan kejaksaan, kepolisian, dan Ka Lapas, namun memang dipersulit, sehingga baru pukul 18.00 urusan bisa selesai,” ungkap Al Katiri saat dihubungi Kiblat.net.

“Lalu, malam setelah urusan administrasi selesai, dan Ustadz diperbolehkan keluar dari lapas, namun di luar lapas sudah banyak polisi yang berjaga, dan langsung menangkap dan menahan Ustadz Alfian untuk selanjutnya dibawa ke Polda Jatim,” lanjutnya.

Baru sekitar pukul 22.00 malam, tutur Al Katiri, Ustadz Alfian sudah  diberangkatkan dari Surabaya menuju Jakarta, tim advokasi di Jakarta sudah menunggu di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) untuk bersama-sama ke Polda Metro Jaya guna mengawal dan mendampingi Ust. Alfian Tanjung yang akan diperiksa di Reskrimsus Polda Metro Jaya.

“Tim Advokasi dan puluhan awak media yang sudah menunggu Ustadz Alfian di Reskrimsus Polda Metro Jaya ternyata pada Pkl.01.05 Tim Advokasi mendapat informasi dari Iqbal anaknya Ustadz. Alfian bahwa beliau dibawa ke Mako Brimob,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Bulan Depan Dilantik Jadi Gubernur, Ini Harapan Anies Baswedan Usai Haji

Gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan menjadi bintang tamu dalam sebuah pertemuan yang digelar di Jeddah malam ini (06/09) waktu Saudi. Acara yang digagas tokoh dakwah Saudi, Syaikh Khalid Al-Hamudi ini dihadiri sekitar 150 jamaah haji asal Indonesia.

Kamis, 07/09/2017 12:05 0

Afghanistan

Selebaran Propaganda AS Lecehkan Islam, Warga Afghanistan Naik Pitam

Warga Afghanistan dibuat naik pitam atas selebaran propaganda yang dibuat pasukan AS untuk menggambarkan kelemahan Taliban. Pasalnya, selebaran itu menyematkan bendera Taliban (bertuliskan Tauhid) pada seekor anjing yang berlari karena dikejar seekor singa.

Kamis, 07/09/2017 10:41 0

Suriah

Lagi, Oposisi Dukungan Turki dan Milisi Kurdi YPG Baku Tembak

Konsentrasi pasukan milisi YPG Kurdi di Suriah dalam beberapa pekan ini adalah menyerang posisi kelompok ISIS di kota Raqqah. Namun sempat ada laporan terjadi kontak senjata sporadis antara milisi Kurdi dukungan AS itu dengan kelompok oposisi Suriah pro-Turki di wilayah Aleppo

Kamis, 07/09/2017 06:01 0

Arab Saudi

Pesan Tanah Suci untuk Indonesia: Pilih Pemimpin yang Peduli Islam!

Mahasiswa Indonesia yang tinggal di Mekkah itu membuat acara bertajuk “Pesan Tanah Suci untuk Indonesia.”

Rabu, 06/09/2017 20:41 0

Myanmar

Biadab! Cegah Warga Rohingya Kembali, Myanmar Pasang Ranjau di Perbatasan

Ranjau di pasang di sepanjang pagar kawat berduri di antara tiang-tiang pembatas lainnya

Rabu, 06/09/2017 19:31 0

Foto

[Foto] Ribuan Orang Ikuti Aksi Solidaritas Rohingya di Kedutaan Besar Myanmar

Ribuan orang bergabung dalam Aksi Solidaritas Rohingya di Kedutaan Besar Myanmar, Jalan Haji Agus Salim, Jakarta Pusat pada Rabu (06/09)

Rabu, 06/09/2017 17:45 0

Afghanistan

Heli NATO Tembaki Pesta Pernikahan, Pemicunya Hanya Petasan

para penyidik mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi setelah warga menyalakan kembang saat pesta.

Rabu, 06/09/2017 15:00 0

Turki

Kepada Suu Kyi Via Telepon, Erdogan Kutuk Kekerasan Myanmar terhadap Rohingya

Erdogan juga menginformasikan kepada Suu Kyi tentang pembicaraannya dengan para pemimpin dunia mengenai masalah ini, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Bangladesh Abdul Hamid.

Rabu, 06/09/2017 14:00 0

Artikel

Sialnya Orang Rohingya di Tengah Kecamuk Perang Media Sosial

Terlalu banyak berteori tentang penyebab konflik akan menghabiskan waktu, dan membuat kita berbantah, lalu hanya berbuat sedikit, ataupun malah tak berbuat apapun untuk membantu korban konflik. Teori-teori ini adalah asumsi. Asumsi yang diyakini oleh pembuatnya, lalu disebarkan ke public agar public menerima dan mendukung teorinya. Seharusnya, kita fokus pada fakta, bahwa ada banyak korban, dan mereka muslim, yang wajib kita bantu.

Rabu, 06/09/2017 13:12 0

Afrika

Sulit Intai Pergerakan Jihadis Afrika, Prancis Tambah Drone

"Di luar batas kita, kita musuh lebih mampu bersembunyi, bergerak dan menghilang di gurun pasir yang luas dan di antara penduduk sipil," kata Barley dalam pidatonya di hadapan tentaranya, seperti dilansir Reuters Arabic

Rabu, 06/09/2017 09:12 0

Close