... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kepada Suu Kyi Via Telepon, Erdogan Kutuk Kekerasan Myanmar terhadap Rohingya

Foto: Aung San Suu Kyi, Recep Tayyip Erdogan.

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Recep Tayyip Erdoğan berbicara dengan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi mengenai krisis kemanusiaan Rohingya di negara bagian Rakhine.

Menurut sumber kepresidenan Turki, Erdogan mengatakan kepada Suu Kyi bahwa peningkatan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim Rohingya menyebabkan keprihatinan besar bagi dunia dan negara-negara Muslim.

Dikutip dari Daily Sabah, Selasa (05/08), kedua pemimpin membahas metode untuk memecahkan krisis yang sedang berlangsung dan cara-cara untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk setempat.

“Turki mengutuk teror dan operasi yang menargetkan warga sipil yang tidak bersalah,” kata Erdogan, sembari menambahkan bahwa insiden di Rakhine yang berubah menjadi krisis kemanusiaan yang parah menyebabkan kemarahan publik. Dia mendesak Suu Kyi untuk menahan diri dari penggunaan kekerasan yang berlebihan dan menunjukkan kepekaan maksimal untuk melindungi warga sipil.

Erdogan juga menginformasikan kepada Suu Kyi tentang pembicaraannya dengan para pemimpin dunia mengenai masalah ini, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Bangladesh Abdul Hamid.

Setelah pembicaraan tersebut, Juru Bicara Presiden Ibrahim Kalin mengumumkan bahwa Badan Koordinasi dan Bantuan Turki (TIKA) akan menjadi badan asing pertama yang memberikan bantuan kepada Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

“Pada tahap awal, paket bantuan darurat, yang terdiri dari bahan makanan rakyat -nasi, ikan kering dan pakaian, akan diberikan kepada Rohingya yang lolos dari serangan di Maungdaw dan Buthi Taung ke daerah pegunungan,” kata Kalin.

BACA JUGA  Erdogan: Kami Sudah Bebaskan 109 Km² Wilayah Timur Laut Suriah

Mengutip kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai ketidakpastian dan keamanan di Rakhine, Kalin mengatakan bahwa bantuan akan dikirimkan melalui helikopter militer bekerjasama dengan Pemerintah Negara Bagian Rakhine. Ia menambahkan bahwa Turki juga akan mengirimkan obat-obatan dan perlengkapan medis kepada mereka yang membutuhkan.

Pada hari Kamis, sebuah delegasi, yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan Presiden TIKA Serdar Cam, secara pribadi akan memberikan bantuan dan pertolongan pertama kepada Muslim Rohingya di kamp-kamp dekat Cox’s Bazaar di Bangladesh. Kalin mengatakan bahwa Turki akan mengirimkan bantuan kepada 100.000 keluarga.

Kekerasan terjadi di negara bagian Rakhine setelah pasukan keamanan melancarkan operasi terhadap Muslim Rohingya, yang memaksa setidaknya 120.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak untuk melarikan diri dan mencari perlindungan di negara tetangga Bangladesh sejak 25 Agustus, saat bentrokan dimulai.

Pasukan keamanan Myanmar menggunakan kekuatan yang tidak proporsional dan menghancurkan rumah-rumah warga Rohingya. PBB mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan -termasuk bayi dan anak kecil- pemukulan dan penghilangan brutal. Perwakilan Rohingya mengatakan sekitar 400 orang telah terbunuh dalam tindakan keras tersebut.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Majelis Hakim PN Surabaya Bebaskan Ustad Alfian Tanjung dari Tuduhan JPU

Aktifis dakwah sekaligus Ketua Umum Taruna Muslim, Ustadz Alfian Tanjung dinyatakan bebas oleh Majelis Hakim di PN Kelas I A Surabaya pada hari ini, Rabu, (06/09).

Rabu, 06/09/2017 13:26 0

Artikel

Sialnya Orang Rohingya di Tengah Kecamuk Perang Media Sosial

Terlalu banyak berteori tentang penyebab konflik akan menghabiskan waktu, dan membuat kita berbantah, lalu hanya berbuat sedikit, ataupun malah tak berbuat apapun untuk membantu korban konflik. Teori-teori ini adalah asumsi. Asumsi yang diyakini oleh pembuatnya, lalu disebarkan ke public agar public menerima dan mendukung teorinya. Seharusnya, kita fokus pada fakta, bahwa ada banyak korban, dan mereka muslim, yang wajib kita bantu.

Rabu, 06/09/2017 13:12 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Terus Update Informasi soal Rohingya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Bidang Hak Asasi Manusia (HAM) meminta pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Komunikasi dan Informatika agar terus mengupdate tentang kondisi Rohingya.

Rabu, 06/09/2017 12:50 0

Indonesia

Begini Sikap Syabab Hidayatullah terkait Krisis Rohingya

Ketua Syabab Hidayatullah, Suhardi Sukiman merasa bangga dengan adanya solidaritas umat Islam Indonesia kepada warga Muslim Rohingya. Ia menegaskan, solidaritas adalah perilaku yang diajarkan oleh Islam.

Rabu, 06/09/2017 12:12 0

Indonesia

Cuitan Kontroversial Hindu-Indonesia soal Rohingya Bikin Netizens Geram

Akun twitter Hindu-Indonesia atau @infoHINDU memuat cuitan kontroversial terkait genosida Rohingya di Myanmar. Pemilik akun menyebut bahwa Rohingya adalah etnis Islam Bengali yang tidak memiliki kewarganegaraan di Rakhine State.

Rabu, 06/09/2017 11:55 2

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Tragedi Rohingya Momentum Fastabiqul Khoirot

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa umat Islam Indonesia harus tetap memberikan bantuan pada saudaranya di Rohingya. Menurutnya, saat ini adalah momentum untuk menyatukan semangat solidaritas.

Rabu, 06/09/2017 07:28 0

Indonesia

Ustadz Arifin Ilham Serahkan Bantuan untuk Rohingya

Ustadz yang memiliki ribuan jamaah itu menyerahkan bantuan sebesar 10 juta. Uang tersebut diserahkan pada hari Selasa (05/09), seusai melaksanakan shalat subuh, melalui Ustadz Ferry Nur, Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA).

Rabu, 06/09/2017 06:03 0

Indonesia

Ini Alasan Hasene Kembali Gandeng IZI Bantu Daerah Rawan Bencana di Indonesia

  KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga Kemanusiaan Internasional Hasene Germany sinergi bersama Lembaga Amil Zakat Indonesia...

Selasa, 05/09/2017 20:22 0

Artikel

Jejak Israel dalam Genosida Muslim Rohingya di Myanmar

Kita tidak bisa melupakan catatan sejarah bahwa pendiri negara ilegal Israel, sekaligus Perdana Menteri pertama Israel, David Ben-Gurion, di masanya pernah menjalin hubungan erat dengan Birma.

Selasa, 05/09/2017 18:29 0

Indonesia

Meme-meme Solidaritas Rohingya, Nomor 4 dan 5 Bisa Diaminkan

Tragedi kemanusiaan di Rohingya tidak bisa diterima dengan akal manusia. Ribuan Muslim terusir dari kampung halamannya, selain tewas di tangan pasukan militer dan kelompok Buddha Myanmar.

Selasa, 05/09/2017 10:34 0

Close