... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hakim Putuskan SP3 Tidak Sah, Kasus Ade Armando Berlanjut

Foto: Suasana sidang putusan pra peradilan SP3 kasus Ade Armando, Senin (04/09)

KIBLAT.NET, Jakarta – Teriakan Takbir sontak memenuhi ruang utama pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (04/09) siang, saat berlangsung putusan atas gugatan pra peradilan terhadap kepolisian terkait pemberhentian dugaan kasus hate speech yang dilakukan oleh Ade Armando.

Hakim tunggal Aris Bawono Langgeng memutuskan penerbitan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando, tidak sah.

“Mengabulkan permohonan pemohon sebagian. Menyatakan tidak sah Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor SPPP/22/II/2017/ Ditreskrimsus tanggal 1 Februari 2017 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Surat Ketetapan Nomor S.Tap/22/II/2017 Ditreskrimum tentang surat Perintah Penghentian Penyidikan,” ujar Hakim Aris dalam pembacaan putusan sidang praperadilan di PN Jaksel, Senin (04/09).

Hakim mengatakan, pertimbangan ini setelah melihat bukti P10 dan P12 yang belum diuji penyidik. Karena itu, hal tersebut perlu diuji kembali. Apakah memang ada niat atau tidak dari Ade Armando melanggar UU ITE.

“Menurut pendapat kami masih ada bukti P10 dan P12 yang belum diuji. Dan itu bisa dibuka kembali, biar diketahui apakah ada niat Ade Armando dalam posting-annya,” tegas Hakim Aris.

Gugatan pra peradilan dilayangkan Johan Khan setelah pihak kepolisian menghentikan kasus dugaan penistaan agama. Dalam permohonannya, Johan memberikan kuasa kepada LBH Street Lawyer dan LBH Bang Japar.

BACA JUGA  KH Sobri Lubis Dipanggil Polisi Soal Dugaan Kasus Makar

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Tragis, Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh Lebihi Kapasitas

Seperti diungkapkan juru bicara Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi, Suva Vivian Tan lokasi penampungan di wilayah perbatasan Bangladesh telah penuh

Senin, 04/09/2017 15:27 0

Tazkiyah

Kisah Shahabat yang Bersembunyi di Bawah Bayangan Rembulan

Orang-orang pun keluar dan berusaha untuk mencarinya. Namun, Martsad senantiasa mencari tempat di bawah bayangan bulan

Senin, 04/09/2017 15:00 0

Asia

Korea Utara Klaim Ciptakan Bom Nuklir Berkekuatan Dahsyat

Senjata tersebut diklaim dapat menempuh jarak jauh dan ditembakkan menggunakan rudal balistik antarbenua

Senin, 04/09/2017 13:40 0

Artikel

Aung San Suu Kyi, Ironi Peraih Nobel Perdamaian

kon Myanmar Aung San Suu Kyi merupakan salah satu wanita terkenal di dunia, pemegang hadiah Nobel Perdamaian, dan pernah dijuluki sebagai “Mandela Asia” karena reputasinya di bidang hak-hak asasi manusia.

Senin, 04/09/2017 11:30 0

Yaman

Al-Qaidah Yaman Serukan Jihad Melawan Rezim Myanmar

Pemimpin senior Al-Qaidah Yaman (AQAP) menyerukan serangan terhadap pemerintah Myanmar untuk mendukung Muslim Rohingya. Seruan itu dilandasi atas tindak kekerasan oleh militer Myanmar terhadap etnis minoritas tersebut.

Senin, 04/09/2017 09:57 0

Philipina

Duterte Akan Bentuk Pasukan Anti-Teror dengan Indonesia dan Malaysia

“Kami telah sepakat akan menggelar pembicaraan bertiga. Kami hanya menunggu waktu yang tepat saja,” kata presiden yang baru setahun menjabat ini.

Senin, 04/09/2017 08:38 0

Myanmar

Amnesty Indonesia Desak Pemerintah Aktif Hentikan Pembantaian Rohingya

"Maka pemerintah Indonesia sepatutnya mendorong pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan segala bentuk serangan bersenjata kepada penduduk sipil di negara bagian rakhine," katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Ahad (03/08).

Senin, 04/09/2017 06:43 0

Artikel

5 Kontribusi yang Bisa Kita Lakukan Untuk Rohingya

Rohingya kembali membara, bebera waktu lalu militer kembali melakukan pembunuhan terhadap etnis Rohingya. Tidak tanggung-tanggung, aksi terakhir ini membuat hampir 75.000 etnis Rohingya melarikan diri dari kampung-kampung mereka.

Ahad, 03/09/2017 19:49 0

Belanda

Gerakan ‘Identitair Verzet’ Teror Pembangunan Masjid di Belanda

Takmir masjid menjelaskan bahwa kerakan 'Identitair Verzet' menggantung spanduk anti-Islam di atap masjid Tevhid yang sedang dibangun di kota Venlo.

Ahad, 03/09/2017 10:30 0

Opini

Rohingya, Heningnya HAM, dan Teriakan Kemanusiaan

Tahun lalu duta besar Myanmar untuk Indonesia, U Aung Htoo pernah menuturkan sejarah Rohingya. Dia menuturkan bahwa etnis Mohamadin (Rohingya sebelum tahun 1990) tinggal secara tidak tetap di daerah Rakhine, baru tahun 1970 etnis ini datang sebagai imigran lalu menetap secara permanen.

Ahad, 03/09/2017 10:00 0

Close