... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Qaidah Yaman Serukan Jihad Melawan Rezim Myanmar

Foto: Al-Qaidah di Yaman (AQAP).

KIBLAT.NET, Sana’a – Pemimpin senior Al-Qaidah Yaman (AQAP) menyerukan serangan terhadap pemerintah Myanmar untuk mendukung Muslim Rohingya. Seruan itu dilandasi atas tindak kekerasan oleh militer Myanmar terhadap etnis minoritas tersebut.

Dalam sebuah pesan video yang dilansir oleh media Al-Malahem, Khaled Batarfi meminta Muslim di Bangladesh, India, Indonesia dan Malaysia untuk mendukung saudara Muslim Rohingya mereka melawan musuh-musuh Allah.

Batarfi, yang dibebaskan dari penjara Yaman pada tahun 2015 ketika Al-Qaidah Yaman merebut kota pelabuhan Mukalla, juga mendesak cabang Al-Qaidah India untuk melakukan serangan.

“Jadi tidak ada upaya selain melancarkan jihad melawan mereka dan menyerang mereka, dan waspadalah jika membiarkan saudara kita di Burma (Myanmar),” kata Batarfi.

Diketahui, sekitar 58.600 Rohingya telah melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh dari Myanmar menurut badan pengungsi UNHCR PBB. Lebih dari 2.600 rumah telah dibakar di wilayah mayoritas Rohingya di barat laut Myanmar pada pekan lalu dalam salah satu serangan paling mematikan yang melibatkan minoritas Muslim dalam beberapa dasawarsa.

Pejabat Myanmar menuduh Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) membakar rumah-rumah. Kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi terhadap pos keamanan pekan lalu yang memicu bentrokan dan serangan balik militer yang besar.

Namun Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh mengatakan bahwa tentara Myanmar melakukan kampanye pembakaran dan pembunuhan untuk mengusir mereka.

Rohingya ditolak kewarganegaraannya di Myanmar dan dianggap sebagai imigran ilegal, meski menetap selama berabad-abad lalu. Lebih dari 400.000 Rohingya mengungsi di Bangladesh yang melarikan diri sejak tahun 1990-an.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pelanggaran HAM Terhadap Rohingya Terjadi Sejak Puluhan Tahun

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid memberikan komentar terkait pembantaian etnis muslim Rohingya. Ia menilai, pembantaian tersebut atas kesewenang-wenangan pemerintah Myanmar.

Senin, 04/09/2017 07:21 0

Indonesia

“Rohingya Muslim Juga, Harusnya Indonesia Terdepan Bela Mereka”

Pengamat politik, Ujang, mengatakan bahwa sebagai negara yang memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia mestinya menjadi negara yang berdiri di garda terdepan membela Rohingya.

Senin, 04/09/2017 07:10 0

Artikel

5 Kontribusi yang Bisa Kita Lakukan Untuk Rohingya

Rohingya kembali membara, bebera waktu lalu militer kembali melakukan pembunuhan terhadap etnis Rohingya. Tidak tanggung-tanggung, aksi terakhir ini membuat hampir 75.000 etnis Rohingya melarikan diri dari kampung-kampung mereka.

Ahad, 03/09/2017 19:49 0

Indonesia

KSHUMI Desak ASEAN Hentikan Genosida Rohingya

Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) akan melaporkan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi ke[ada Dewan Keamanan PBB

Ahad, 03/09/2017 12:30 0

Indonesia

Anas Saidi Beranggapan Negara Arab HarusĀ Belajar Demokrasi dari Indonesia

Terkait hal itu, Guru Besar Universitas Negeri Malang ini mengatakan negara Arab harus belajar seputar implementasi demokrasi sebagai ideologi yang ia nilai dapat disejajarkan dengan agama.

Ahad, 03/09/2017 12:00 0

Indonesia

Dahnil: Yang Seharusnya Belajar tentang Pancasila Itu Para Pejabat dan Politisi

Dahnil bercerita pengalaman di Poso. Ia mengungkapkan bahwa pedagang di pasar sentral Poso lebih baik gabung kelompok Santoso jika terus diusir oleh pemerintah.

Ahad, 03/09/2017 11:30 1

Indonesia

Muhammadiyah Desak Mahkamah Pidana Internasional Adili Kasus Rohingya

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan mendesak kepada Mahkamah Pidana Internasional (Internasional Criminal Court-ICC) untuk mengadili pihak-pihak yang terkait dalam kejahatan kemanusiaan di Rohingya.

Ahad, 03/09/2017 11:00 0

Opini

Rohingya, Heningnya HAM, dan Teriakan Kemanusiaan

Tahun lalu duta besar Myanmar untuk Indonesia, U Aung Htoo pernah menuturkan sejarah Rohingya. Dia menuturkan bahwa etnis Mohamadin (Rohingya sebelum tahun 1990) tinggal secara tidak tetap di daerah Rakhine, baru tahun 1970 etnis ini datang sebagai imigran lalu menetap secara permanen.

Ahad, 03/09/2017 10:00 0

Video Kajian

Bahaya Dosa Kecil (Ust. Abu Rusydan)

KIBLAT.NET – Seringkali kita meremehkan dosa kecil. Padahal, seharusnya kita tak meremehkan hal-hal dosa kecil....

Ahad, 03/09/2017 08:36 0

Artikel

Membedah Taktik Ambush Pasukan Elit Taliban

Imarah Islam Taliban mempublikasikan aksi pejuang-pejuang mereka meng-ambush konvoi logistik musuh di bagian timur provinsi Wardak

Ahad, 03/09/2017 02:01 0

Close
CLOSE
CLOSE