... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dahnil: Yang Seharusnya Belajar tentang Pancasila Itu Para Pejabat dan Politisi

Foto: Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa yang seharusnya belajar tentang Pancasila adalah para pejabat dan politisi yang membuat kebijakan di Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam acara Simposium Nasional Pemuda Indonesia, Rabu (30/08) di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat.

Menurutnya, setidaknya ada dua hal yang dapat mengancam Pancasila, yaitu destruksi politik dan tidak meratanya keadilan hukum di Indonesia.

Dahnil menilai pemahaman yang benar dari para pejabat dan politisi terhadap Pancasila, akan dapat mencegah destruksi politik.

“Sesungguhnya yang perlu diberikan pengajaran secara mendalam (tentang Pancasila) bukan orang orang awam atau rakyat biasa, tetapi para politisi dan pejabat yang membuat kebijakan di negeri ini,” ungkapnya.

Dahnil juga mengingatkan akan pentingnya keadilan hukum yang dinilai belum merata di seluruh kalangan masyarakat.

“Ketika keadilan hukum tidak hadir, maka radikalisme dan anti-toleransi menjadi tantangan tersendiri, meskipun itu bukan satu-satunya alasan munculnya radikalisme,” ujarnya.

Dia lalu menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Poso dan berbincang dengan salah satu pedagang di pasar sentral Poso yang terusir.

“Pedagang tersebut berkata bahwa ia lebih memilih untuk bergabung dengan kelompok Santoso jika terus diusir dan diperlakukan tidak adil oleh pemerintah,” tuturnya.

Terakhir, dia juga sempat menyinggung tentang kelompok takfiri (kelompok yang mudah mengkafirkan kelompok lain). Dahnil mengatakan bahwa kelompok tersebut lahir dari ketidakadilan.

BACA JUGA  Dr. Daud Rasyid: Islam Bersatu Akan Jadi Super Power

“Kelompok takfiri itu lahir dari rasa ketidakmampuan karena mereka merasa diperlakukan tidak adil,” jelasnya⁠⁠⁠⁠

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Dahnil: Yang Seharusnya Belajar tentang Pancasila Itu Para Pejabat dan Politisi”

  1. abdul aziz

    100% setuju

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Belanda

Gerakan ‘Identitair Verzet’ Teror Pembangunan Masjid di Belanda

Takmir masjid menjelaskan bahwa kerakan 'Identitair Verzet' menggantung spanduk anti-Islam di atap masjid Tevhid yang sedang dibangun di kota Venlo.

Ahad, 03/09/2017 10:30 0

Opini

Rohingya, Heningnya HAM, dan Teriakan Kemanusiaan

Tahun lalu duta besar Myanmar untuk Indonesia, U Aung Htoo pernah menuturkan sejarah Rohingya. Dia menuturkan bahwa etnis Mohamadin (Rohingya sebelum tahun 1990) tinggal secara tidak tetap di daerah Rakhine, baru tahun 1970 etnis ini datang sebagai imigran lalu menetap secara permanen.

Ahad, 03/09/2017 10:00 0

Video Kajian

Bahaya Dosa Kecil (Ust. Abu Rusydan)

KIBLAT.NET – Seringkali kita meremehkan dosa kecil. Padahal, seharusnya kita tak meremehkan hal-hal dosa kecil....

Ahad, 03/09/2017 08:36 0

Artikel

Membedah Taktik Ambush Pasukan Elit Taliban

Imarah Islam Taliban mempublikasikan aksi pejuang-pejuang mereka meng-ambush konvoi logistik musuh di bagian timur provinsi Wardak

Ahad, 03/09/2017 02:01 0

Yaman

Roket Syiah Hutsi Hantam Kumpulan Tentara yang Gelar Shalat Ied

insiden itu terjadi di distrik Sarwah. Roket ditembakkan ke sebuah lokasi militer di distrik tersebut. Pagi itu, puluhan tentara tengah berkumpul untuk menghadiri Shalat Ied.

Sabtu, 02/09/2017 10:02 0

Irak

Al-Baghdadi Diduga Sembunyi di Lokasi Ini, Koalisi Terus Memburu

“Saya akan merasa senang jika Baghdadi tertangkap dan saya kira belum ada yang menangkapnya. Begitu juga saya merasa senang meskipun hanya mendengarnya tewas,” ujarnya.

Sabtu, 02/09/2017 09:09 0

Artikel

Taliban Tak Terbendung, Apa Taktik Selanjutnya Pasukan Afghan dan Asing?

Sebuah operasi militer Taliban baru-baru ini yang menargetkan markas pasukan elit kepolisian Afghanistan (AUP) mengungkap adanya kesulitan-kesulitan taktis di internal pasukan Afghan dan Koalisi. Di berbagai front pertempuran, Taliban membuktikan diri memiliki kapasitas untuk menggelar perkumpulan manusia di siang hari, menyerbu pos-pos polisi/militer di pinggir kota, termasuk menyerang markas dan pusat-pusat distrik yang kerap dilancarkan di malam hari. Setelah itu mereka melakukan selebrasi kemenangan, dan semua dilakukan tanpa ada kekhawatiran akan serangan balik pesawat tempur baik dari Angkatan Udara Afghan maupun Koalisi pimpinan Amerika.

Sabtu, 02/09/2017 07:08 0

Myanmar

Lari dari Kekerasan di Myanmar, 26 Rohingya Tewas Tenggelam

Tiga kapal yang ditumpangi Muslim Rohingya tenggelam di Bangladesh. Pejabat setempat melaporkan sedikitnya 26 orang tewas dalam insiden tragis pada hari Rabu (27/08) tersebut.

Jum'at, 01/09/2017 14:38 0

Philipina

Akhiri Perang Marawi, Militer Filipina Diberi Opsi Membom Masjid

Presiden Rodrigo Duterte memberikan wewenang penuh kepada militernya untuk mengakhiri pertempuran di Marawi, termasuk membom masjid.

Jum'at, 01/09/2017 13:35 0

News

Khutbah Idul Adha 1438 H di Palu: Belajar dari Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya

Habib Hasan pun berpesan kepada seluruh jamaah Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahim Lolu untuk mengambil pelajaran dari pengorbanan seorang nabi sekaligus rasul, yaitu Nabi Ibrahim AS dan keluarganya.

Jum'at, 01/09/2017 11:00 0

Close