... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

5 Kontribusi yang Bisa Kita Lakukan Untuk Rohingya

Foto: Rohingya

KIBLAT.NET – Rohingya kembali membara, bebera waktu lalu militer kembali melakukan pembunuhan terhadap etnis Rohingya. Tidak tanggung-tanggung, aksi terakhir ini membuat hampir 75.000 etnis Rohingya melarikan diri dari kampung-kampung mereka.

Kejadian ini tentunya menyayat hati kita sebagai umat Islam. Etnis Rohingya adalah saudara seiman kita. Sedangkan sesama saudara iman itu bersaudara, saling mendukung, saling memberikan tempat perlindungan dan saling merasakan. Penderitaan mereka adalah penderitaan kita, sakit mereka adalah sakit kita, lapr mereka adalah lapar kita. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban Islam bagi kita untuk melakukan upaya dan usaha dalam membantu mereka.

  1. Qunut Nazilah

Qunut nazilah adalah doa qunut yang dilantunkan setelah ruku’ pada rekaat terakhir di lima waktu sholat. Qunut nazilah disunnahkan saat ada kaum muslimin yang tertimpa musibah. Rasulullah SAW pernah melakukan qunut nazilah mendoakan kehancuran kepada pembesar-pembesar Qurasiy. Qunut nazilah pada dasarnya masuk dalam keumuman doa, akan tetapi qunut nazilah disyariatkan jika ada sebab tertentu. Qunut nazilah biasanya berisi doa agar diangkatnya musibah dari umat Islam dan dihancurkannya musuh-m usuh Islam.

  1. Berdo’a

Kondisi muslim Rohingya, sudah lebih dari cukup untuk membuat kita melakukan doa qunut di setiap masjid dan setiap waktu. Agar Allah menyegerakan kehancuran kepada mereka yang berbuat zalim terhadap kaum muslimin Rohingya.

Doa adalah senjata terkuat seorang mukmin. Karena saat berdoa dia menyeru kepada Zat yang Maha Kuat dan Perkasa, Zat yang Maha berkehendak. Di dalam sebuah hadits juga disebutkan bahwa tidak ada yang mampu merubah takdir kecuali doa.

Saat kita sebagai muslim terkendala jarak dan keadaan untuk membantu secara langsung saudara kita di Aleppo, maka doa menjadi salah satu pilihan kita. Karena mendoakan saudara muslim adalah kewajiban bagi muslim lainnya. Terlebih jika yang didoakan dalam keadaan lemah dan terjepit.

BACA JUGA  Omnibus Law: Pesta Oligarki di Tengah Pandemi

Untaian doa yang mengetuk pintu langit, tetesan air mata, rintihan kesedihan di malam hari bisa  menjadi sarana diringankannya beban saudara muslim Rohingya kita. Bukankah do’a seorang muslim bidzohril ghoib (tanpa diketahui) termasuk doa yang mustajab? Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mendoakan saudara Rohingya kita di setiap kondisi mustajab.

  1. Berjihad Dengan Harta

Umat Islam adalah umat yang memiliki mentalitas jihad. Hal ini merupakan teladan dari generasi awal kita. Sifat ini pulalah yang masih menghiasi umat Islam hingga saat ini.

Termasuk umat Islam Indonesia. Tidaklah setiap suara-suara rintih kaum muslimin di belahan negeri lain, melainkan ada upaya membantu mereka dari umat Islam Indonesia. Upaya itu mereka wujudkan dengan jihad harta, karena baru sebatas ini yang mereka mampu. Ini menandakan akidah wala’ (loyal antara sesama muslim) masih terpatri kuat di hati mereka.

Kali ini rintihan itu berasal dari Rohingya. Saudara dekat kita, dekat secara geografs dan satu akidah pula. Tentunya dorongan untuk membantu mereka lebih kuat. Ibarat keluarga, saudara Rohingya adalah adik muslim Indonesia.

Berjihad dengan harta adalah bukti jujurya kepedulian. Terlebih etnis Rohingya amat sangat membutuhkan uluran tangan kita. Melarikan diri tak tahu kemana, tak ada atap untuk berteduh, mirisnya setelah berjuang mati-matian menghindari militer, sampai perbatasan-pun mereka bingung hendak kemana.

Di samping donasi dari kantong pribadi, kita juga seharusnya melakukan gerakan penghimpunan dana untuk mereka. Baik itu dengan bekerja-sama dengan lembaga-lembaga kemanusiaan yang sudah terpercaya ataupun dengan turun ke lampu-lampu merah mengedarkan kardus donasi untuk mereka.

  1. Menyebarkan Berita Genosida Terhadap Etnis Rohingya
BACA JUGA  Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Kita hari ini berada di era sosial media. Tak jarang pula kita temui sebuah gerakan di dunia nyata bersumber dari dunia maya. Seperti revolusi Mesir yang menurunkan Husni Mubarak berawal dari dunia maya. Cukup dengan like, komentar  dan share.

Sejatinya hal itu juga bisa kita lakukan untuk membantu saudara kita di Rohingya. Yaitu dengan meng-like, mengomentari dan menyebarkan setiap berita tentang mereka di sosmed kita. Semakin banyak yang menyebar, maka opini masyarakat dunia akan terbentuk. Mudah-mudahan dengan semakin banyak umat yang tahu, semakin banyak juga doa yang teruntai dan semakin banyak pula hati yang tergerak untuk membantu mereka baik dengan jiwa maupun harta.

  1. Melakukan Protes dan Aksi Solidaritas

Umat Islam satu tubuh. Jika yang satu merasakan sakit, maka yang lainnya akan ikut merasakan. Rasa sakit, sedih dan pilu yang dirasakan etnis Rohingya seharusnya juga kita rasakan di manapun kita berada. Di antara bentuk usaha yang bisa kita lakukan adalah melakukan protes kepada kedutaan Myanmar  yang ada di setiap Negara. Semoga dengan protes yang terus menerus dan di banyak tempat, bisa memmberikan tekanan kepada pemerintah Myanmar agar menghentikan genosida terhadap muslim Rohingya.

Itulah beberapa hal yang mungkin bisa kita lakukan untuk saudara Rohingya kita. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bisa menjadi uzur di hadapan Allah nantinya saat kita ditanya tentang apa yang telah kita lakukan untuk saudara muslim kita. Wallahu a’lam bissowab.

Penulis : Arju


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KSHUMI Desak ASEAN Hentikan Genosida Rohingya

Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) akan melaporkan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi ke[ada Dewan Keamanan PBB

Ahad, 03/09/2017 12:30 0

Indonesia

Anas Saidi Beranggapan Negara Arab Harus Belajar Demokrasi dari Indonesia

Terkait hal itu, Guru Besar Universitas Negeri Malang ini mengatakan negara Arab harus belajar seputar implementasi demokrasi sebagai ideologi yang ia nilai dapat disejajarkan dengan agama.

Ahad, 03/09/2017 12:00 0

Indonesia

Dahnil: Yang Seharusnya Belajar tentang Pancasila Itu Para Pejabat dan Politisi

Dahnil bercerita pengalaman di Poso. Ia mengungkapkan bahwa pedagang di pasar sentral Poso lebih baik gabung kelompok Santoso jika terus diusir oleh pemerintah.

Ahad, 03/09/2017 11:30 1

Indonesia

Muhammadiyah Desak Mahkamah Pidana Internasional Adili Kasus Rohingya

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan mendesak kepada Mahkamah Pidana Internasional (Internasional Criminal Court-ICC) untuk mengadili pihak-pihak yang terkait dalam kejahatan kemanusiaan di Rohingya.

Ahad, 03/09/2017 11:00 0

Belanda

Gerakan ‘Identitair Verzet’ Teror Pembangunan Masjid di Belanda

Takmir masjid menjelaskan bahwa kerakan 'Identitair Verzet' menggantung spanduk anti-Islam di atap masjid Tevhid yang sedang dibangun di kota Venlo.

Ahad, 03/09/2017 10:30 0

Opini

Rohingya, Heningnya HAM, dan Teriakan Kemanusiaan

Tahun lalu duta besar Myanmar untuk Indonesia, U Aung Htoo pernah menuturkan sejarah Rohingya. Dia menuturkan bahwa etnis Mohamadin (Rohingya sebelum tahun 1990) tinggal secara tidak tetap di daerah Rakhine, baru tahun 1970 etnis ini datang sebagai imigran lalu menetap secara permanen.

Ahad, 03/09/2017 10:00 0

Video Kajian

Bahaya Dosa Kecil (Ust. Abu Rusydan)

KIBLAT.NET – Seringkali kita meremehkan dosa kecil. Padahal, seharusnya kita tak meremehkan hal-hal dosa kecil....

Ahad, 03/09/2017 08:36 0

Yaman

Roket Syiah Hutsi Hantam Kumpulan Tentara yang Gelar Shalat Ied

insiden itu terjadi di distrik Sarwah. Roket ditembakkan ke sebuah lokasi militer di distrik tersebut. Pagi itu, puluhan tentara tengah berkumpul untuk menghadiri Shalat Ied.

Sabtu, 02/09/2017 10:02 0

Irak

Al-Baghdadi Diduga Sembunyi di Lokasi Ini, Koalisi Terus Memburu

“Saya akan merasa senang jika Baghdadi tertangkap dan saya kira belum ada yang menangkapnya. Begitu juga saya merasa senang meskipun hanya mendengarnya tewas,” ujarnya.

Sabtu, 02/09/2017 09:09 0

Indonesia

One Care Tembus Myanmar, Salurkan Bantuan untuk Rohingya

Dalam rilisnya yang diterima Kiblat.net pada Jumat (01/09), bantuan ini disalurkan kepada warga Rohingya yang mengungsi di Kota Sittwe, Rohingya Barat. Kota ini dihuni mayoritas Budha. Meski minoritas, warga Muslim Rohingya juga tinggal di sini sejak awal abad 18.

Sabtu, 02/09/2017 08:22 0

Close
CLOSE
CLOSE