... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keprihatinan Dunia untuk Rohingya Dinilai Hanya Basa-basi Diplomasi

Foto: Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan yang terjadi di Myanmar bukanlah konflik, tetapi pembantaian terhadap etnis muslim Rohingya.

“Apa yang terjadi di Myanmar bagi saya bukan konflik, namun pembantaian,” kata Dahnil dalam pernyataan tertulis, Rabu (30/08).

Menurutnya, dunia seolah tak mampu berbuat apa-apa terhadap pembantaian terhadap etnis muslim Rohingya. Sementara, tragedi itu sudah lama berlangsung.

Dahnil menambahkan yang dilakukan dunia selama  ini hanya sekadar bersikap menunjukkan keprihatinan dan empati. “Yang menurut saya basa-basi dalam pergaulan diplomasi perdamaian dunia,” imbuhnya.

Tahun 2012 yang lalu, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah bersama delegasi Religion for Peace sempat mencoba mediasi dialog dan masuk ke kamp pengungsian etnis Rohingya, namun tidak bisa. Berbagai komponen juga sudah lama melakukan berbagai mediasi dialog dan lobby terhadap pemerintah Junta Militer. Termasuk juga mediasi dengan pemerintah hasil pemilu saat ini yang dikendalikan oleh peraih hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi.

Namun upaya-upaya itu selalu gagal dan tidak membuhkan hasil yang signifikan bagi perdamaian dan penghentian kekerasan kepada Etnis Rohingya. Sebaliknya, misi-misi kemanusiaan seperti bantuan logistik dan kesehatan sulit menembus dan mendapat akses.

“Jadi menurut saya yang paling dibutuhkan saat ini, oleh etnis Rohingya yang sedang dihadapkan dengan fakta pembantaian oleh militer Myanmar bukan bantuan logistik dan kesehataan. Tapi, tekanan politik dari dunia terhadap pemerintah Myanmar yang sedang melakukan pembantaian,” tandasnya.

BACA JUGA  Jelang Vonis Habib Bahar, Pengacara Berharap Majelis Hakim Objektif

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Kerahkan 100 Ribu Pasukan untuk Amankan Jamaah Haji

Manshur menambahkan kepada Reuters Arabic bahwa ancaman tersebut telah dipangkas jauh-jauh hari. Ia pun mengaku, pihaknya telah menangkap sejumlah sel ekstremis di Mekah dan Madinah selama beberapa tahun terakhir.

Rabu, 30/08/2017 09:45 0

Video Kajian

Hukum Iuran Membeli Hewan Qurban

KIBLAT.NET – Iuran untuk membeli hewan Qurban siudha menjadi budaya di negara kita. Pertanyaannya, apa...

Rabu, 30/08/2017 07:47 0

Myanmar

Pemerintah Didesak Proaktif Hentikan Genosida Rohingya

"Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus segera mendesak Pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Situasi ini terus memburuk dan jauh dari perbaikan karena pihak otoritas setempat tidak bersungguh-sungguh mencegah kekerasan kemanusiaan," ujarnya dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Selasa (29/08) malam.

Rabu, 30/08/2017 07:01 0

Artikel

Menilik SDGs, Pembangunan Berkelanjutan yang akan Dibiayai dengan Zakat

Rencana pemerintah mengincar zakat untuk program pembangunan rupanya tak sekadar wacana. Setelah sebelumnya, dilontarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, kini wacana itu kembali ditegaskan oleh menteri Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Selasa, 29/08/2017 20:34 0

Turki

Erdogan Kecam Pembantaian Myanmar terhadap Muslim Rohingya 

Dalam tayangan khusus berita Turki, TRT Haber, Ahad (27/08), Erdogan juga menyebut dunia seolah-olah “menutup mata dan telinga” mereka terhadap situasi di Rakhine, Myanmar barat.

Selasa, 29/08/2017 18:30 0

Arab Saudi

Maria dari NTB, Diyakini Jadi Jamaah Haji Tertua di Dunia Tahun 2017

Maria Marghani Mohammed, jamaah haji tertua dari Indonesia yang berusia 104 tahun, tiba di Jeddah pada Sabtu (26/08) malam untuk melakukan ibadah haji.

Selasa, 29/08/2017 18:00 0

Konsultasi

Kurban Sapi Kolektif Kurang dari 7 Orang, Bolehkah?  

Redaksi Kiblat.net yang dirahmati Allah, Memasuki Hari Raya Idhul Adha kali ini, saya bersama dengan beberapa kawan sepakat untuk berkurban dengan menyembelih sapi. Tapi masalahnya jumlah kami sampai saat ini belum mencapai tujuh orang. Pertanyaannya, apakah boleh jika kami tetap berkurban walaupun yang bergabung kurang dari tujuh orang?

Selasa, 29/08/2017 17:37 0

Myanmar

Etnis Muslim Rohingya Kembali Dibantai, Begini Kronologinya

Dengan dalih mencari pelaku penyerangan, pemerintah Myanmar justru memperburuk kondisi. Di mana pasukan Myanmari dilaporkan telah menghabisi kurang lebih 100 nyawa penduduk Rohingya.

Selasa, 29/08/2017 16:33 0

Asia

Korea Utara Tembakkan Rudal ke Jepang

Korea Utara menembakkan rudal ke arah utara Jepang pada Selasa (29/08). Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut hal itu sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya ke negaranya.

Selasa, 29/08/2017 13:41 0

Myanmar

Krisis Rohingya: Bayi Pun Menjadi Sasaran Militer Myanmar

Militer Myanmar menembak tanpa pandang bulu, menargetkan segala sesuatu yang bergerak, termasuk perempuan dan anak-anak. Bahkan bayi sekalipun. Demikan diungkap seorang saksi pembantaian Muslim Rohingya di Maungdaw.

Selasa, 29/08/2017 12:12 0

Close