... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kelompok Kafilah Syuhada Bantah Rencanakan Makar di Aksi 411

Foto: Saulihun alias Abu Nusaibah dalam persidangan aksi makar 411 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (30/08).

KIBLAT.NET, Jakarta – Kelompok Kafilah Syuhada pimpinan Abu Nusaibah membantah tuduhan yang menyebut mereka menyusup dan merencanakan makar dalam aksi 411 pada 4 November 2016 silam.

Sembilan orang yang disebut sebagai kelompok Abu Nusaibah ditangkap polisi atas tuduhan merencanakan makar pada aksi 411 lalu. Kelompok itu juga disebut sebagai Kafilah Syuhada dan Hawariy. Mereka adalah Saulihun alias Abu Nusaibah alias Abu Hilyah, Alwandi Supandi alias Abu Usama, Reno Suharsono alias Kholid, Wahyu Widada, Dimas Adi Saputra, Ibnu Aji Maulana alias Ibnu, Fuad alias Abu Ibrohim, Zubaidar dan Agus Setyawan.

Sebelumnya, usai penangkapan polisi mengatakan bahwa kelompok itu berkumpul di Masjid Al Fatah, Menteng Raya pada Jumat (04/11/2016) malam. Kadiv Humas Mabes Polri kala itu, Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebut mereka hanya memanfaatkan situasi setelah terjadi rusuh. Kelompok itu disebut juga berencana merebut senjata dari aparat keamanan.

“Dari pengakuan mereka, mereka bergerak berkumpul di Masjid Al Fatah dari rumah masing-masing, tidak ikut demo di siang harinya, karena mereka akan memanfaatkan jika situasi rusuh saja,” kata Boy, Senin (28/11/2016).

Saat ini kesembilan orang itu tengah menjalani proses persidangan. Dalam sidang lanjutan yang mengagendakan pemeriksaan saksi, kelompok itu membantah merencanakan makar di aksi 411.

“Tidak. Kami tidak ada agenda apapun di 411,” kata Saulihun alias Abu Nusaibah yang menjadi pemimpin kelompok itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (30/08).

BACA JUGA  Ditolak Malaysia dan Thailand, 300 Rohingya Mendarat di Aceh

Saulihun mengatakan bahwa dia hanya memerintahkan anggotanya untuk berkumpul di Masjid Al Fatah, Menteng usai aksi 411, Jumat (4/11/2016) malam. Langkah itu diambil setelah adanya kabar aksi 411 berakhir rusuh, dengan sejumlah korban berjatuhan di pihak umat Islam peserta demo.

“Motivasi kami ke situ adalah solidaritas, kan 150 orang korban matanya kena gas air mata,” imbuh Saulihun.

Menurutnya, korban itu tidak perlu terjadi jika sejak awal perwakilan pengunjuk rasa di aksi 411 diterima pihak istana. Selain itu dia juga membantah perencanaan makar dengan menyusupi kericuhan aksi unjuk rasa terkait penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok kala itu.

“Kalau saya ini mau melakukan makar jauh sebelumnya pasti akan saya atur. Tapi apakah saya seperti itu, tidak,” ujar Saulihun.

Bantahan itu juga diungkapkan oleh terdakwa lainnya. “Tidak ada perintah untuk mengambil senjata dari aparat itu, tidak ada,” kata Alwandi Supandi.

Siapa Kelompok Abu Nusaibah?

Kelompok Abu Nusaibah adalah sebutan yang disematkan kepada kelompok yang dipimpin oleh Saulihun alias Abu Nusaibah. Sebelumnya kelompok itu dipimpin oleh Nanang Ainurrofik. Kepemimpinan kelompok itu kemudian dilanjutkan oleh Saulihun setelah Nanang berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan Khalifah Abu Bakar Al Baghdadi pimpinan Daulah Islamiyah (ISIS).

Sepeninggal Ainurrofik, Saulihun menamai kelompoknya dengan Kafilah Syuhada. Dia sendiri mengaku juga telah membaiat Abu Bakar Al Baghdadi. Sementara, dia tak mengetahui secara pasti apakah para anggotanya juga telah berbaiat, namun dia dengan tegas mengatakan bahwa mereka mendukung Daulah Al Baghdadi.

BACA JUGA  59 Negara Boikot Indonesia, PKS: Ini Cambuk Bagi Pemerintah

Belakangan Saulihun membentuk kelompok yang lebih khusus bernama Hawariy. Menurutnya, kelompok terakhir ini berisi orang-orang yang lebih loyal kepadanya.

Reporter: Imam S.
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Tausiyah Mina: Indonesia Butuh Doa Kita!

Rabu siang waktu Mekkah, sebagian besar jamaah haji tahun 2017 sudah berada di Mina untuk melakukan tarwiyah. Mereka mulai memenuhi tenda-tenda di lembah Mina sejak Selasa (29/08) waktu setempat.

Rabu, 30/08/2017 17:54 0

Video News

Wawancara Eksklusif: Ada Apa dengan Rohingya?

KIBLAT.NET – Konflik Rohingya membara lagi, pembantaian dan pembakaran terjadi lagi. Korban-korban baru berjatuhan lagi....

Rabu, 30/08/2017 17:54 0

News

Wanita Rohingya Tak Sesali Kepergian Suami Mereka untuk Berjihad

Begum yang baru berusia 25 tahun diungsikan dari wilayah Rakhine karena adanya medan pertempuran baru antara pasukan Budha Myanmar dan para pejuang Rohingya yang memperjuangkan hak dasar mereka sebagai manusia, yaitu tetap hidup.

Rabu, 30/08/2017 15:43 2

Turki

Turki: Persekusi terhadap Muslim Rohingya Dilakukan Sistematis

Muslim Rohingya berada di bawah penindasan dan penganiayaan sistematis. Dibutuhkan solusi permanen untuk mengatasinya. Demikian kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu pada Selasa (29/08).

Rabu, 30/08/2017 15:21 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Idul Adha 1438 H: Teladan Ibrahim, Menjadi Hamba Allah Seutuhnya

Kiblat menyediakan khotbah Idul Adha 1438 H, tulisan Ustadz Muhajirin Ibrahim, Lc. Anda dapat mendownload dan menggunakannya secara gratis dalam link berikut

Rabu, 30/08/2017 14:50 1

Myanmar

Rohingya: Tolong Selamatkan Kami, Jika Kami Terus di Sini Kami Akan Dibunuh

Setelah konflik kembali berkecamuk pada Jumat dini hari (25/8) di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, ribuan Muslim Rohingya serentak meninggalkan desa mereka.

Rabu, 30/08/2017 14:07 0

Myanmar

Konflik Meruncing di Maungdaw, Buthidaung dan Rathedaung

Operasi keamanan secara sporadis dilakukan dengan dalih penahanan terhadap tersangka militan Rohingya. Namun demikian, operasi keamanan tersebut kerap kali menindas warga sipil yang tidak bersalah.

Rabu, 30/08/2017 13:16 0

News

Serangan Udaranya Kembali Memakan Korban Sipil, NATO Bungkam

Insiden ini bermula ketika pasukan koalisi mencoba menyasar sebuah markas Taliban. Namun operasi militer NATO ini menjadi tidak terkendali karena pejuang-pejuang Taliban lalu melakukan kontra-serangan dengan menyebar ke segala penjuru.

Rabu, 30/08/2017 12:32 0

Suriah

Kontak Senjata Pasukan AS dan Oposisi Suriah Kembali Pecah di Dekat Manbij

Juru bicara pasukan koalisi Kolonel Ryan Dillon mengatakan bahwa pasukan darat AS diserang saat berada di luar kota Manbij pada hari Selasa (29/08) kemarin.

Rabu, 30/08/2017 12:00 0

Arab Saudi

Saudi Kerahkan 100 Ribu Pasukan untuk Amankan Jamaah Haji

Manshur menambahkan kepada Reuters Arabic bahwa ancaman tersebut telah dipangkas jauh-jauh hari. Ia pun mengaku, pihaknya telah menangkap sejumlah sel ekstremis di Mekah dan Madinah selama beberapa tahun terakhir.

Rabu, 30/08/2017 09:45 0

Close