... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Kasus Ade Armando, Bang Japar: Harus Dilanjutkan, Tak Boleh Ada Diskriminasi Hukum

Foto: Sekretaris Jenderal Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI), Djudju Purwantoro.

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur LBH Bang Japar Djudju Purwantoro mempertanyakan mengapa Ade Armando tidak dikenai hukuman karena menistakan agama Islam. Bahkan, kasusnya dihentikan, padahal Ade sudah menjadi tersangka.

“Kenapa seorang Ade Armando itu sampai sekarang tidak tersentuh hukum? Dan tampaknya tidak bisa diproses secara hukum. Itu pertanyaan kami,” katanya saat ditemui Kiblat.net usai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (29/08).

Menurutnya, dalam negara hukum, tidak boleh ada diskriminasi hukum. Sebab, masyarakat kecil selama ini selalu diproses hukum jika melakukan kesalahan.

“Dalam praktiknya, masyarakat kecil jika mereka ada sedikit masalah hukum segera dan cepat sekali diproses oleh penyidik ataupun aparat penegak hukum. Kenapa ini tidak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada kepolisian untuk tegas. Artinya, kasus Ade Armando tetap harus dilanjutkan.

“Hal ini (hukum.red) juga harus ditegakkan sama terhadap saudara Ade Armando,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan Kecam Pembantaian Myanmar terhadap Muslim Rohingya 

Dalam tayangan khusus berita Turki, TRT Haber, Ahad (27/08), Erdogan juga menyebut dunia seolah-olah “menutup mata dan telinga” mereka terhadap situasi di Rakhine, Myanmar barat.

Selasa, 29/08/2017 18:30 0

Arab Saudi

Maria dari NTB, Diyakini Jadi Jamaah Haji Tertua di Dunia Tahun 2017

Maria Marghani Mohammed, jamaah haji tertua dari Indonesia yang berusia 104 tahun, tiba di Jeddah pada Sabtu (26/08) malam untuk melakukan ibadah haji.

Selasa, 29/08/2017 18:00 0

Konsultasi

Kurban Sapi Kolektif Kurang dari 7 Orang, Bolehkah?  

Redaksi Kiblat.net yang dirahmati Allah, Memasuki Hari Raya Idhul Adha kali ini, saya bersama dengan beberapa kawan sepakat untuk berkurban dengan menyembelih sapi. Tapi masalahnya jumlah kami sampai saat ini belum mencapai tujuh orang. Pertanyaannya, apakah boleh jika kami tetap berkurban walaupun yang bergabung kurang dari tujuh orang?

Selasa, 29/08/2017 17:37 2

Myanmar

Etnis Muslim Rohingya Kembali Dibantai, Begini Kronologinya

Dengan dalih mencari pelaku penyerangan, pemerintah Myanmar justru memperburuk kondisi. Di mana pasukan Myanmari dilaporkan telah menghabisi kurang lebih 100 nyawa penduduk Rohingya.

Selasa, 29/08/2017 16:33 0

Asia

Korea Utara Tembakkan Rudal ke Jepang

Korea Utara menembakkan rudal ke arah utara Jepang pada Selasa (29/08). Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut hal itu sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya ke negaranya.

Selasa, 29/08/2017 13:41 0

Myanmar

Krisis Rohingya: Bayi Pun Menjadi Sasaran Militer Myanmar

Militer Myanmar menembak tanpa pandang bulu, menargetkan segala sesuatu yang bergerak, termasuk perempuan dan anak-anak. Bahkan bayi sekalipun. Demikan diungkap seorang saksi pembantaian Muslim Rohingya di Maungdaw.

Selasa, 29/08/2017 12:12 0

Suriah

Dituding Dukung Al-Qaidah, Begini Jawaban Pendiri FSA

Tudingan itu dilontarkan oleh pasukan FSA di Aleppo setelah Riyad As'ad menghadiri konferensi Idlib yang diselenggarakan oleh HTS

Selasa, 29/08/2017 11:37 0

Myanmar

Organisasi HAM: Militer Myanmar Bantai 2-3 Ribu Muslim dalam Tiga Hari

Dewan Rohingya Eropa melaporkan antara dua sampai tiga ribu etnis minoritas Muslim Rohingya tewas selama operasi militer Myanmar dalam tiga hari terakhir di provinsi Arakan.

Selasa, 29/08/2017 10:25 0

Feature

Menjawab Talbiyah Rohingya

Tragedi kemanusiaan yang memilukan atas bangsa Rohingya, tak ubahnya seperti drama berseri. Hari ini memanas, esok sedikit mereda, dan lusa kembali menggila.

Senin, 28/08/2017 23:08 0

Myanmar

ERC Sesalkan Pembantaian Muslim Rohingya oleh Myanmar

The European Rohingya Council (ERC) kembali menyuarakan keprihatinannya atas penderitaan etnis Muslim Rohingya setelah adanya penyerangan di wilayah Rakhine.

Senin, 28/08/2017 21:58 0

Close