... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Krisis Rohingya: Bayi Pun Menjadi Sasaran Militer Myanmar

Foto: Seorang ibu Rohingya tengah menggendong bayinya.

KIBLAT.NET, Maungdaw – Militer Myanmar menembak tanpa pandang bulu, menargetkan segala sesuatu yang bergerak, termasuk perempuan dan anak-anak. Bahkan bayi sekalipun. Demikan diungkap seorang saksi pembantaian Muslim Rohingya di Maungdaw.

“Pasukan pemerintah menembak segala sesuatu yang bergerak dan menuduh mereka melakukan serangan pembakaran. Perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban tewas. Bahkan bayi pun tidak terhindar,” ujarnya seperti dikutip Independent.co.uk mengutip situs Al-Jazeera.

Operasi militer Myanmar tidak hanya menargetkan orang-orang bersenjata. Warga sipil dari etnis Muslim Rohingya pun menjadi sasaran dalam bentrokan selama tiga hari yang mengakibatkan 104 orang tewas.

Ribuan orang Rohingya kemudian berusaha untuk melarikan diri dan melintasi perbatasan ke Bangladesh. Namun penjaga perbatasan menolak mereka, sehingga banyak dari mereka menjadi pengungsi yang terlunta-lunta.

Rohingya ditolak kewarganegaraan di Myanmar dan diklasifikasikan sebagai imigran ilegal. Meskipun telah menetap di negara itu selama berabad-abad. Mereka menjadi masyarakat terpinggirkan dan kadang-kadang mengalami kekerasan komunal.

Sumber: Independent
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Korban Tragedi Crane Roboh Masjidil Haram akan Terima Santunan Hingga Rp3,5 Miliar

Sebanyak 36 korban tragedi crane roboh asal Indonesia akan terima santunan

Selasa, 29/08/2017 11:12 0

Indonesia

Perkara Hidayat yang Pernah Laporkan Anak Bungsu Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Penyidik melimpahkan kasus Hidayat ke pihak Kejaksaan pada Senin (28/08)

Selasa, 29/08/2017 10:40 0

Indonesia

Santunan untuk 36 Korban Crane Roboh asal Indonesia Segera Cair

Pemerintah Arab Saudi telah mengirimkan nota diplomatik perihal pencairan santunan

Selasa, 29/08/2017 09:48 0

Indonesia

Umat Islam Palu Gelar Diskusi Tolak Perppu Ormas

Menurut Ketua FUI Sulawesi Tengah, Ustadz Hartono mengatakan di awal materinya bahwa Perppu Ormas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia pada 19 Juli lalu terlihat sangat dipaksakan. "Kegentingan Indonesia saat ini terkesan dipaksakan," tegas Pimpinan Pesantren Mahasiswa Liwaul Haq ini.

Selasa, 29/08/2017 09:40 0

Feature

Menjawab Talbiyah Rohingya

Tragedi kemanusiaan yang memilukan atas bangsa Rohingya, tak ubahnya seperti drama berseri. Hari ini memanas, esok sedikit mereda, dan lusa kembali menggila.

Senin, 28/08/2017 23:08 0

Indonesia

Hentikan Kasus Penodaan Agama Ade Armando, Polisi Langgar Berbagai Pasal

Ade Armando dilaporkan karena postingannya di media sosial telah merendahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Senin, 28/08/2017 21:46 0

Indonesia

LBH Street Lawyer Minta Pengadilan Batalkan SP3 Kasus Penodaan Agama Ade Armando

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diminta untuk melaksanakan praperadilan atas SP3 (penghentian) kasus penistaan agama oleh tersangka Ade Armando.

Senin, 28/08/2017 21:34 0

Indonesia

Meski Dibenci Keluarga, Yori Natalia S: Karena Cinta Yesus Saya Masuk Islam

Yori Natalia Sitompul (22 Tahun), gadis asal Bekasi memutuskan untuk masuk Islam setelah mengaku menemukan kebenaran melalui Bible.

Senin, 28/08/2017 21:01 0

Indonesia

Kocak, Akun Twitter @DitjenPajakRI Dipenuhi Pertanyaan Lucu Netizen

netizen mulai iseng dengan mengajukan pertanyaan aneh hingga persoalan kaya karena pelihara tuyul.

Senin, 28/08/2017 20:37 0

Indonesia

Rohingya Dibantai, Komisi I: Negara Muslim Malah Lakukan Pingpong Maritim

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari memberikan komentar soal krisis Rohingya saat ini. Ia mengatakan bahwa respon negara-negara-negara tetangga, termasuk negara-negara ASEAN maupun negara-negara mayoritas Muslim sangat kecil.

Senin, 28/08/2017 19:54 0

Close