... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korea Utara Tembakkan Rudal ke Jepang

Foto: Peta Korea Utara dan Jepang. (Sumber: BBC)

KIBLAT.NET, Pyongyang – Korea Utara menembakkan rudal ke arah utara Jepang pada Selasa (29/08). Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut hal itu sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya ke negaranya.

Rudal, yang dinamai Hwasong-12, terbang di atas pulau Hokkaido sebelum menabrak laut, menempuh jarak sejauh 2.700 km (1.687 mil). Hwasong-12 sebagai rudal jarak menengah mencapai ketinggian 550 km (342 mil), dan jatuh di Samudera Pasifik utara, sekitar 1.180 km dari pantai Jepang.

Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba rudal baru-baru ini. Namun ini adalah pertama kalinya senjata ini ditembakkan ke Jepang untuk ketiga kalinya.

Pada kesempatan sebelumnya, dua roket melintasi Jepang pada tahun 1998 dan 2009. Korea Utara mengatakan perangkat itu untuk meluncurkan satelit, bukan sebuah senjata.

Militer Korea Selatan mengatakan rudal itu ditembakkan ke timur, tepat sebelum pukul 06:00 waktu setempat (21:00 GMT) dari dekat ibukota Korea Utara, Pyongyang.

Tidak ada upaya apapun yang dilakukan oleh Jepang untuk menembak jatuh rudal itu. Melainkan hanya mengeluarkan peringatan keselamatan kepada warga di Hokkaido untuk berlindung di bangunan yang kokoh atau ruang bawah tanah.

Awal bulan ini, Korea Utara mengancam akan menembakkan rudal ke wilayah Guam Pasifik AS, sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan Pyongyang akan menerima akibatnya jika terus mengancam AS.

BACA JUGA  AS Ajak Sekutu Asia Tenggara Hadapi Tiongkok

Program senjata konvensional dan nuklir Korea Utara merupakan pelanggaran internasional. Tembakan rudal itu disebut sebagai provokasi besar dan dapat meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea.

Sumber: BBC
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Korban Tragedi Crane Roboh Masjidil Haram akan Terima Santunan Hingga Rp3,5 Miliar

Sebanyak 36 korban tragedi crane roboh asal Indonesia akan terima santunan

Selasa, 29/08/2017 11:12 0

Indonesia

Perkara Hidayat yang Pernah Laporkan Anak Bungsu Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Penyidik melimpahkan kasus Hidayat ke pihak Kejaksaan pada Senin (28/08)

Selasa, 29/08/2017 10:40 0

Indonesia

Santunan untuk 36 Korban Crane Roboh asal Indonesia Segera Cair

Pemerintah Arab Saudi telah mengirimkan nota diplomatik perihal pencairan santunan

Selasa, 29/08/2017 09:48 0

Indonesia

Umat Islam Palu Gelar Diskusi Tolak Perppu Ormas

Menurut Ketua FUI Sulawesi Tengah, Ustadz Hartono mengatakan di awal materinya bahwa Perppu Ormas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia pada 19 Juli lalu terlihat sangat dipaksakan. "Kegentingan Indonesia saat ini terkesan dipaksakan," tegas Pimpinan Pesantren Mahasiswa Liwaul Haq ini.

Selasa, 29/08/2017 09:40 0

Feature

Menjawab Talbiyah Rohingya

Tragedi kemanusiaan yang memilukan atas bangsa Rohingya, tak ubahnya seperti drama berseri. Hari ini memanas, esok sedikit mereda, dan lusa kembali menggila.

Senin, 28/08/2017 23:08 0

Indonesia

Hentikan Kasus Penodaan Agama Ade Armando, Polisi Langgar Berbagai Pasal

Ade Armando dilaporkan karena postingannya di media sosial telah merendahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Senin, 28/08/2017 21:46 0

Indonesia

LBH Street Lawyer Minta Pengadilan Batalkan SP3 Kasus Penodaan Agama Ade Armando

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diminta untuk melaksanakan praperadilan atas SP3 (penghentian) kasus penistaan agama oleh tersangka Ade Armando.

Senin, 28/08/2017 21:34 0

Indonesia

Meski Dibenci Keluarga, Yori Natalia S: Karena Cinta Yesus Saya Masuk Islam

Yori Natalia Sitompul (22 Tahun), gadis asal Bekasi memutuskan untuk masuk Islam setelah mengaku menemukan kebenaran melalui Bible.

Senin, 28/08/2017 21:01 0

Indonesia

Kocak, Akun Twitter @DitjenPajakRI Dipenuhi Pertanyaan Lucu Netizen

netizen mulai iseng dengan mengajukan pertanyaan aneh hingga persoalan kaya karena pelihara tuyul.

Senin, 28/08/2017 20:37 0

Indonesia

Rohingya Dibantai, Komisi I: Negara Muslim Malah Lakukan Pingpong Maritim

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari memberikan komentar soal krisis Rohingya saat ini. Ia mengatakan bahwa respon negara-negara-negara tetangga, termasuk negara-negara ASEAN maupun negara-negara mayoritas Muslim sangat kecil.

Senin, 28/08/2017 19:54 0

Close