Korban Tragedi Crane Roboh Masjidil Haram akan Terima Santunan Hingga Rp3,5 Miliar

KIBLAT.NET, Makkah – Pemerintah Arab Saudi akan segera menyerahkan santunan korban crane Masjidil Haram tahun 2015 lalu. Santunan yang diberikan kepada korban meninggal dunia dan cacat mencapai Rp3,5 miliar.

Kedutan Besar RI untuk Arab Saudi ini telah menerima nota diplomatik terkait santunan bagi korban tragedi crane roboh Masjidil Haram. Dalam surat itu juga disertakan daftar nama jemaah haji yang mendapat dana santunan.

“Nama tersebut keluar berdasarkan verifikasi, tes DNA dan proses lain yang dilakukan pemerintah Arab Saudi,” kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, Senin (28/08) malam.

Agus menjelaskan, keseluruhan sebanyak 36 jemaah haji Indonesia yang akan mendapat santuanan. Terdiri dari 10 korban meninggal, satu korban cacat permanen, 19 luka berat, dan enam orang luka ringan.

Korban meninggal dan korban cacat akan menerima santunan sebesar SAR1juta atau sekitar Rp3,5 miliar. Sementara, korban luka berat dan luka ringan akan mendapat santunan SAR500 ribu atau Rp1,75 miliar.

Menurut Agus Maftuh, penetapan penerima dana santunan itu memang sangat lama, yaitu sampai dua tahun setelah kejadian. Alasannya, banyak nama-nama jemaah yang sebenarnya bukan korban crane turut meminta santunan.

Tragedi robohnya crane di Masjidil Haram terjadi pada musim haji 1436H/2015M tepatnya Jumat, 11 September 2015. Sejumlah jemaah wafat dan mengalami luka akibat musibah ini, termasuk jemaah haji Indonesia. Menyusul peristiwa itu, pemerintah Arab Saudi menyatakan pihaknya akan memberikan santunan kepada para korban.

BACA JUGA  Din Syamsuddin Nilai Pemanggilan Anies Oleh Polisi Tak Wajar

Sumber: Kemenag.go.id
Redaktur: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat