... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan Kecam Pembantaian Myanmar terhadap Muslim Rohingya 

Foto: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

KIBLAT.NET , Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam keras pembantaian terhadap warga Muslim Rohingya .

Dalam tayangan khusus berita Turki, TRT Haber, Ahad (27/08), Erdogan juga menyebut dunia seolah-olah “menutup mata dan telinga” mereka terhadap situasi di Rakhine, Myanmar barat.

Lebih lanjut, ia berjanji bahwa Turki akan membahas masalah Rohingya di forum-forum internasional, khususnya pada Sidang Majelis Umum PBB yang akan dilaksanakan pada 19 September mendatang.

“Kekerasan di Myanmar akan masuk agenda bahasan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ungkapnya.

Laporan media menyebutkan bahwa ribuan warga Rohingya telah kehilangan rumah mereka setelah pasukan keamanan Myanmar menyerang desa mereka dengan mortir dan senapan mesin.

Laporan PBB tahun lalu mengungkap telah terjadi pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Rohingya oleh pasukan keamanan, yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan. Kendati demikian, pemerintah Myanmar bersikeras menolak fakta tersebut.

PBB mencatat adanya pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk pembunuhan bayi dan anak-anak kecil – pemukulan brutal, dan penculikan. Perwakilan dari Rohingya mengatakan sekitar 400 orang tewas dalam operasi keamanan pada Oktober lalu. (Rud)

Sumber: Anadolu
Redaktur: Afriza

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Konsultasi

Kurban Sapi Kolektif Kurang dari 7 Orang, Bolehkah?  

Redaksi Kiblat.net yang dirahmati Allah, Memasuki Hari Raya Idhul Adha kali ini, saya bersama dengan beberapa kawan sepakat untuk berkurban dengan menyembelih sapi. Tapi masalahnya jumlah kami sampai saat ini belum mencapai tujuh orang. Pertanyaannya, apakah boleh jika kami tetap berkurban walaupun yang bergabung kurang dari tujuh orang?

Selasa, 29/08/2017 17:37 2

Indonesia

Ketua Fraksi PKS: Yang Terjadi di Rohingya di Luar Akal Sehat Kemanusiaan

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, menyatakan kesedihan, kepedihan, dan keprihatinan yang mendalam atas tragedi pembantaian Muslim Rohingya di distrik atau kawasan Rakhine, Myanmar.

Selasa, 29/08/2017 17:01 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Keadilan Tidak Hadir untuk Novel Baswedan

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Ahnzar Simajuntak menyesalkan tindakan pemerintah yang dianggap lamban dalam mengusut kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Selasa, 29/08/2017 14:33 0

Indonesia

Warganet Bikin Polling di Twitter, Jokowi atau SBY yang Paling Pembohong?

Seorang warganet dengan akun bernama Kak Dul membuat sebuah polling di Twitter, siapakah yang paling pembohong antara mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI Joko Widodo.

Selasa, 29/08/2017 14:08 0

Indonesia

Korban Tragedi Crane Roboh Masjidil Haram akan Terima Santunan Hingga Rp3,5 Miliar

Sebanyak 36 korban tragedi crane roboh asal Indonesia akan terima santunan

Selasa, 29/08/2017 11:12 0

Indonesia

Perkara Hidayat yang Pernah Laporkan Anak Bungsu Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Penyidik melimpahkan kasus Hidayat ke pihak Kejaksaan pada Senin (28/08)

Selasa, 29/08/2017 10:40 0

Indonesia

Santunan untuk 36 Korban Crane Roboh asal Indonesia Segera Cair

Pemerintah Arab Saudi telah mengirimkan nota diplomatik perihal pencairan santunan

Selasa, 29/08/2017 09:48 0

Indonesia

Umat Islam Palu Gelar Diskusi Tolak Perppu Ormas

Menurut Ketua FUI Sulawesi Tengah, Ustadz Hartono mengatakan di awal materinya bahwa Perppu Ormas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia pada 19 Juli lalu terlihat sangat dipaksakan. "Kegentingan Indonesia saat ini terkesan dipaksakan," tegas Pimpinan Pesantren Mahasiswa Liwaul Haq ini.

Selasa, 29/08/2017 09:40 0

Feature

Menjawab Talbiyah Rohingya

Tragedi kemanusiaan yang memilukan atas bangsa Rohingya, tak ubahnya seperti drama berseri. Hari ini memanas, esok sedikit mereda, dan lusa kembali menggila.

Senin, 28/08/2017 23:08 0

Indonesia

Hentikan Kasus Penodaan Agama Ade Armando, Polisi Langgar Berbagai Pasal

Ade Armando dilaporkan karena postingannya di media sosial telah merendahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Senin, 28/08/2017 21:46 0

Close