... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hentikan Kasus Penodaan Agama Ade Armando, Polisi Langgar Berbagai Pasal

Foto: Sidang prapengadilan penghentian (SP3) kasus Ade Armando akhirnya dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (28/08).

KIBLAT.NET, Jakarta- Sidang prapengadilan penghentian (SP3) kasus Ade Armando akhirnya dilaksanakan. Pemohon dari LBH Street Lawyer, Juanda Eltari menegaskan bahwa kepolisian melanggar berbagai pasal karena memberhentikan kasus penistaan agama yang melilit Ade Armando.

“Penghentian penyidikan menyalahi hukum acara pasal 1 angka 2, pasal 1 angka 5, pasal 1 angka 14, pasal 138 dan 139 KUHAP,” katanya saat membacakan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (28/08).

Ia menegaskan bahwa tujuan dari penyidikan untuk memberikan titik terang pelanggaran pidana telah jelas. Sehingga, kata dia, seharusnya perkara ini dilanjutkan kepada penuntut umum.

“Bukan malah dihentikan dengan alasan bukan tindak pidana,” imbuh Juanda

Selain itu, ia juga menjelaskan alasan pemohon melaporkan Ade Armando karena postingannya di media sosial telah merendahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka, ia menegaskan bahwa Ade telah menista agama Islam.

“Yaitu menyamakan Allah seperti makhluk atau orang dalam hal ini orang selain orang Arab lebih khusus lagi orang Minang, Ambon, Cina, hip hop. Padahal Allah adalah adalah pencipta, bukan makhluk,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa postingan tersebut sangat merendahkan Allah SWT. Karena dilihat dari postingan tersebut, Ade merasa sangat mengetahui Allah akan senang jika ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Ambon Cina, dan hip hop.

“Padahal tidak mungkin yang memposting bisa mengetahuinya,” tandasnya.

BACA JUGA  Batal Usung Rekomendasi Ijtima Ulama, PKS Minta Maaf

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

800 Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar

Aktivis Rohingya melaporkan bahwa setidaknya 800 minoritas Muslim telah terbunuh dalam tindakan militer aparat, termasuk yang menjadi korban di antaranya ialah puluhan perempuan dan anak-anak.

Senin, 28/08/2017 14:53 0

Suriah

Rakyat Suriah Jadi Korban Uji Coba Senjata Baru Rusia

Letnan Jenderal Igor Makushev, ketua Komite Penelitian Militer, mengatakan bahwa intervensi militer di negara tersebut memungkinkan Rusia untuk menguji amunisi yang baru dikembangkan.

Senin, 28/08/2017 13:39 1

Yaman

Pemberontak Hutsi Terdesak di Distrik Midi, Pesisir Yaman

Militer Yaman bersama pasukan koalisi dilaporkan telah menyerbu kota pesisir Midi yang dikuasai oleh milisi Syiah Hutsi pada Ahad (27/08).

Senin, 28/08/2017 11:39 0

Turki

Peringati 946 Tahun Pertempuran Malazgirt, Erdogan Seru Rakyat Turki Belajar dari Sejarah

Dalam pertempuran Malazgirt yang juga dikenal sebagai pertempuran Manzikert pada tanggal 26 Agustus 1071 itu, pasukan Seljuk Turki yang dipimpin oleh Sultan Alparslan berhasil mengalahkan tentara-tentara Bizantium Romawi.

Senin, 28/08/2017 10:40 0

Somalia

Protes, Keluarga Korban Pembantaian Militer Somalia dan AS Tolak Pemakaman

Sepuluh sipil itu tewas ketika militer Somalia menggelar operasi militer dengan didukung AS di desa Buraira di provinsi Shabelle pada Jumat lalu (25/08). Militer mengaku bahwa operasi itu menargetkan persembunyian para pejuang Al-Shaba

Senin, 28/08/2017 10:00 0

Suriah

Hadiri Konferensi Idlib, Riyad As’ad Dikecam Anggotanya

Dalam pernyataan yang dirilis Sabtu lalu, ruang operasi gabungan FSA tersebut menggambarkan bahwa kehadiran As’ad mengecilkan FSA di hadapan media baik dalam skup lokal maupun internasional.

Senin, 28/08/2017 09:07 0

Myanmar

Bangladesh Tolak Pengungsi Rohingya, Ribuan Terlunta-lunta di Perbatasan

Rezim Bangladesh menangkap sedikitnya 70 warga etnis Rohingya yang mencoba memasuki wilayahnya untuk menghindari pembantaian dari militer Myanmar. Puluhan warga itu dipaksa kembali ke Myanmar dengan menggunakan kekerasan.

Senin, 28/08/2017 07:44 0

Video Kajian

Tabligh : Keutamaan Berkurban (Ust. Dr. A. Zain An Najah, MA.)

KIBLAT.NET – Sebentar lagi kita akan melakukan ibadah kurban. Nah, apa sajakah keutamaan dan hikmah...

Senin, 28/08/2017 07:40 0

Artikel

“Salam Atasmu Wahai Suriah, Salam yang Tidak Akan Kembali Lagi”

Setelah menjadi khalifah, Umar bin Khattab meneruskan apa yang telah dimulai pendahulunya yaitu meruntuhkan hegemoni dua imperium besar Persia dan Romawi.

Senin, 28/08/2017 05:41 0

Suara Pembaca

Bercadar, Mahasiswi Unila Ini Raih Prestasi Jadi Finalis PIMNAS 2017

Pertama, menyebutkan cadar sebagai lambang radikalisme merupakan sikap ketergesa-gesaan dan intoleran. Korelasi antara cadar dan sikap radikal toh merupakan stigma yang tidak berdasar dan belum terbukti kebenarannya.

Ahad, 27/08/2017 22:33 0

Close