... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Catatan Perjalanan Haji 1438 Hijriyah [Bagian 3]

Foto: Edward, yang baru memeluk Islam pada tahun 2012 ini, berangkat ke Tanah Arab atas undangan Kedutaan Besar Arab Saudi, guna menunaikan ibadah haji.

KIBLAT.NET – Nama lengkapnya Eduard Arnold van Der Elst. Ia keturunan Belanda, namun berdarah Yahudi. “Ayah saya keturunan Yahudi. Ibu saya keturunan Cina,” cerita Eduard.

Selasa, 22 Agustus, menjadi hari yang amat dinanti oleh Eduard. Ia menginjakkan kakinya di bumi Madinah, bumi yang dahulu dihuni oleh nenek moyangnya, bangsa Yahudi, setelah menempuh perjalanan 6 jam dari Jeddah.

Eduard benar! Dulu, sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, orang-orang Yahudi telah menetap di Madinah. Yang terbesar ada tiga suku, yakni Bani Qainuqa, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah.

Mereka, sebagaimana kebanyakan orang Yahudi, memiliki fanatisme ras yang sangat tinggi. Mereka menganggap kaum di luar ras mereka sebagai kaum yang bodoh, hina, dan primitif. Bahkan mereka menghalalkan darah orang-orang di luar kaum mereka untuk ditumpahkan dan hartanya dirampas.

Bagi mereka, mengambil harta dan hak orang-orang di luar ras mereka, tidak akan membuat mereka berdosa. Mereka selalu membangga-banggakan ras mereka sebagai ras yang paling unggul di antara bangsa-bangsa lain.

Lalu datanglah Rasulullah SAW dan para sahabatnya membawa Islam ke Madinah, dan mengubah negeri itu menjadi negeri yang berperadaban luhur. Tentu saja ini semua dimulai dari masjid, yakni Masjid Nabawi.

Namun, menurut Ust Bachtiar Nasir, saat berbincang dengan Islamic News Agency menjelang perjalanan dari Jeddah menuju Madinah, Selasa (22/8), masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW bukanlah Masjid Nabawi, melainkan Masjid Quba.

BACA JUGA  Menyikapi Corona: Antara Aqidah, Fiqih dan Adab

“Kita jangan lupakan Masjid Quba, sebab masjid itulah satelit peradaban Madinah,” tutur Bachtiar. Di dekat masjid inilah, tepatnya di sebuah lembah (wadi) bernama Ranuna, umat Islam untuk pertama kali menggelar shalat Jumat. Dan, shalat Jumat tersebut, menjadi peristiwa pertama berkumpulnya umat Islam untuk beribadah dalam jumlah besar. Kelak, di wadi ini berdiri sebuah masjid bernama Masjid Jumat.

Namun, Masjid Quba dan Masjid Jumat tidak terletak di kota Madinah. Ia terletak di luar Madinah, tepatnya berjarak 4 km arah selatan dari Masjid Nabawi. Adapun masjid pertama yang dibangun Nabi SAW di Madinah adalah Masjid Nabawi.

Di Masjid Nabawi-lah Rasulullah SAW mulai menghimpun dan membina kader-kader Muslim. Masjid Nabawi tak sekadar dipakai sebagai tempat beribadah, namun juga sebagai pusat perkaderan, perekonomian, pengaturan siasat perang, bahkan pembagian ghonimah.

“Saat ini masjid hanya dijadikan sebagai tempat shalat. Tak ada lagi kader-kader militan Muslim lahir dari dari rahim masjid,” kata Farid Ahmad Okbah, pimpinan Yayasan Al Islam Bekasi, Jawa Barat, saat menunggu pemberangkatan dari Jedah menuju Madinah Selasa (22/8).

Setelah peradaban Islam menguasai Madinah, kaum Yahudi semakin merasa dengki. Kedengkian ini sudah muncul sedari awal sebab Nabi Akhir Zaman yang dijanjikan Allah SWT ternyata bukan dari kelompok mereka.

Rasulullah SAW telah berupaya bersikap adil kepada mereka. Rasulullah SAW bahkan bertoleransi dengan menyusun perjanjian antara kaum Muslim dan Yahudi di Madinah. Namun ternyata kaum Yahudi sendirilah yang melanggarnya. Mereka akhirnya terusir dari tanah Madinah.

BACA JUGA  Lockdown, Simalakama bagi Jokowi

Eduard, kakek dari tiga cucu yang masih memiliki darah Yahudi, tak bisa lagi melihat kampung nenek moyangnya di Madinah. Ia hanya bisa mendengar ceritanya saja.

Namun, perjalanan jauhnya selama 9 jam dari Indonesia menuju tanah Arab tentu bukan untuk bermelankolis dengan sejarah nenek moyangnya yang kelam di bumi Madinah. Bukan!

Edward, yang baru memeluk Islam pada tahun 2012 ini, berangkat ke Tanah Arab atas undangan Kedutaan Besar Arab Saudi, guna menunaikan ibadah haji.

Labaik Allahumma labaik!* Mahladi/INA

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Feature

Haji dan Insiden Merah Putih Terbalik

Ibadah haji meleburkan sekat-sekat kebangsaaan yang selama ini memisahkan kaum Muslimin dengan saudaranya di negara yang berbeda.

Sabtu, 26/08/2017 09:05 0

Suriah

Tahrir Al-Syam Bersedia Bubar, Namun dengan Syarat Ini

“Mereka yang pertama mengatakan kepada kami Hai’ah Tahrir Al-Syam harus bubar. Maka kami katakan, kami siap membubarkan organisasi (HTS), yang dibentuk sebagai sarana bukan tujuan, akan tetapi dengan syarat faksi-faksi yang lain juga membubarkan diri dan melebur di bawah satu komando,” ungkapnya.

Sabtu, 26/08/2017 08:54 0

Afrika

Tentara AS dan Somalia Serbu Kampung Petani dengan Brutal, 9 Tewas

Wakil Gubernur Shabelle untuk Urusan Keamanan, Ali Nur Ahmad, membenarkan bahwa pembunuh sembilan petani tersebut militer AS. Berbicara kepada media di rumah sakit tempat para korban tersebut dievakuasi, Ahmad mengungkapkan bahwa para petani tersebut dikenal luas orang bukan ekstremis.

Sabtu, 26/08/2017 07:38 0

Indonesia

Sambut Idul Adha, ACT Usung Tema “Indonesia Berqurban”

Vice President ACT, Iqbal Setyarso mengatakan, gerakan Indonesia Berqurban diharapkan mampu meredam berbagai isu disintegrasi bangsa yang tengah menghantui Indonesia saat ini.

Sabtu, 26/08/2017 07:03 0

Indonesia

ACT: Penerima Manfaat Global Qurban Lebih Banyak di Dalam Negeri

Presiden Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rini Miryani mengatakan, penerimaa manfaat dari program Global Qurban selalu lebih banyak dibandingkan ke luar negeri. Menurutnya, sejak program ini digulirkan enam tahun lalu sebesar 60 persen disalurkan di dalam negeri.

Sabtu, 26/08/2017 06:35 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Fadhilah di Bulan Dzulhijjah (Ust. Jayyad Al Faza, S.Pd.I)

KIBLAT.NET – Di dalam hidup ini ada beberapa hari yang Allah limpahkan pahala di dalamnya....

Jum'at, 25/08/2017 16:24 0

Indonesia

Jubir FPI: Muslim Malaysia Saudara Kita

Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman menegaskan bahwa umat Islam Malaysia adalah saudara umat Islam Indonesia. Maka, persatuan dan kesatuan harus tetap terjalin.

Jum'at, 25/08/2017 14:50 0

Myanmar

Militan Arakan Kembali Muncul, Balas Kekerasan Myanmar atas Muslim Rohingya

Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), sebuah kelompok milisi yang melakukan serangan serupa di wilayah tersebut pada Oktober lalu, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Jum'at, 25/08/2017 14:00 6

Indonesia

Timwas Haji Temukan Praktik Rentenir Terhadap Jamaah 

Timwas juga mendapatkan informasi yang mengagetkan. Yaitu adanya praktik rentenir dalam penukaran uang reyal. Setiap jamaah, lanjutnya, mendapat living cost (biaya hidup) 1.500 reyal dalam pecahan 500.

Jum'at, 25/08/2017 13:35 0

Eropa

Wali Kota Venesia Perintahkan Sniper Tembak Siapa Saja Teriak ‘Allahu Akbar’

Wali Kota Venesia, Italia, Luigi Brugnaro, memerintahkan polisi penembak runduk atau sniper untuk menembak mati siapa saja yang meneriakkan “Allahu Akbar” di alun-alun Santo Markus di kota yang terkenal di dunia bagi para turis itu.

Jum'at, 25/08/2017 13:24 0

Close