... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

“Perisai Efrat” Gulirkan Kampanye Pembersihan Preman

Foto: Oposisi Suriah dukungan Turki yang tergabung dalam operasi Perisai Eufrat merayakan kemenangan di Kota Al-Bab/ilustrasi

KIBLAT.NET, Aleppo – Faksi-faksi oposisi Suriah di bawah naungan Free Syrian Army (FSA) di pedesaan Aleppo utara, Rabu (23/08), mengumumkan kampanye keamanan untuk membersihkan orang-orang dan anggota militer yang disebutnya “perusak” di Suriah utara.

Dalam pernyataan yang didapat portal enabbaladi.net, kampanye melawan preman itu digelar di wilayah-wilayah kontrol “Dar’ul Furat (Perisai Efrat)”, bekerja sama dengan institusi keamanan. Dar’ul Furat merupakan ruang operasi oposisi Suriah yang didukung Turki di wilayah utara untuk menghadapi ISIS dan milisi Kurdi.

Daerah operasi kampanye dimulai dari Kota Al-Bab dan pedesaannya. Pernyataan itu menyeru seluruh faksi memutuhi keputusan yang sudah ada dan menyerahkan orang-orang yang masuk dalam DPO.

Perlu diketahui, ini merupakan kampanye pertama yang pernah dilakukan faksi-faksi FSA di wilayah tersebut.

Kota-kota di pedesaan Aleppo Utara dalam dua bulan terakhir menyaksikan krisis keamanan yang ditimbulkan oleh sebagian anggota faksi FSA. Mereka melakukan tindakan premanisme dan melakukan bisnis haram.

Puluhan sel tidur berhasil ditangkap. Mereka menjalankan bisnis narkoba di wilayah yang sudah dibebaskan. Mereka juga membunuh orang orang-orang yang dituduh melakukan pencurian, tanpa peradilan.

Faksi-faksi yang terlibat dalam kampanye ini tergabung dalam ruang operasi “Hur Kals”. Ruang operasi ini merupakan pusat revolusi tertinggi di wilayah Dar’ul Furat. Tugas ruang operasi ini lebih kepada menjaga keamanan kota.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Saran Kyai Cholil Kepada Pemerintah Soal Insiden Bendera Terbalik

“Untuk meredam benih-benih perpecahan agar tidak besar, maka republik Indonesia harus menggunakan pendekatan religius approach, atau pendekatan agama, jangan malah melalui pendekatan politik," ungkap Wantim MUI, KH Cholil Ridwan pada Kiblat.net saat ditemui di Jakarta, Rabu (23/08).

Kamis, 24/08/2017 06:50 0

Indonesia

Wantim MUI: Jangan Sampai Nasionalisme Kalahkan Keislaman

Ia pun menyebut bahwa dengan insiden bendera terbalik ini, banyak para nasionalis yang kebablasan. Dengan kata lain, lanjutnya, lebih meninggikan nasionalismenya daripada keislamannya

Kamis, 24/08/2017 06:09 0

Siyasah

Constantinopel Has Fallen: Rahasia Kemenangan Muhammad Al-Fatih

Maka dari itu, Al Fatih pun menyadari bahwa untuk memperoleh kemenangan istimewa diperlukan persiapan yang istimewa juga. Al Fatih menyadari bahwa “sehebat-hebat pemimpin” serta “sekuat-kuat pasukan” bukanlah hal yang mudah untuk diwujudkan.

Rabu, 23/08/2017 22:17 0

Opini

Sudah 72 Tahun Muslim Indonesia Merdeka, Bagaimana Nasib Muslim Patani?

KIBLAT.NET – Pada bulan Agustus 2017 ini,  seluruh rakyat Indonesia (anak kecil, remaja, santri, pelajar,...

Rabu, 23/08/2017 21:53 0

Indonesia

Insiden Bendera Terbalik, KH Hasan Abdullah Sahal: Tidak Perlu Dibesar-besarkan, Masih Banyak Hal yang Perlu Dikerjakan

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal berpendapat bahwa warga Indonesia tidak perlu membesar-besarkan hal tersebut.

Rabu, 23/08/2017 19:06 0

Indonesia

KH Cholil Ridwan: Maafkanlah Malaysia, Mereka Saudara Seiman Kita

Dewan Pembina Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), KH. Cholil Ridwan menyebut sebuah hadist ketika berbicara polemik yang tengah terjadi antara Indonesia dan Malaysia.

Rabu, 23/08/2017 18:43 0

Info Event

Mengapa Anda Harus Ikut Program Kurban di Halmahera?

Idul Qurban sebentar lagi tiba. Syari'at yang penuh dengan makna. Tahukah kita? Di pedalaman Halmahera jarang sekali ada yang berkurban. Selain rendahnya perekonomian, juga karena minimnya pengetahuan tentang agama.

Rabu, 23/08/2017 17:00 0

Indonesia

Keluarga Baru Terima Surat Penangkapan Usai Sepekan ARD Diciduk Densus

Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) mengungkapkan terdapat kejanggalan dalam penangkapan ARD. Yaitu tidak adanya surat penangkapan yang dibawa Densus 88 ketika menjalankan proses penangkapan.

Rabu, 23/08/2017 16:37 0

Kolom

Haruskah Kita Menjadi Primitif Lagi?

Sayangnya, manusia seringkali tak menyadari bahwa hal-hal yang tampaknya baik dan dilakukan mayoritas manusia semisal mengolok-olok ide khilafah, menolak pemakaian cadar, serta nyaris mewajibkan penghormatan terhadap bendera bisa jadi merupakan pintu lebar bagi dirinya untuk menjadi primitif kembali.

Rabu, 23/08/2017 16:30 0

Indonesia

Dilarang Besuk Kliennya, Pengacara Terduga Teroris Karanganyar Protes Keras

Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) yang menjadi kuasa hukum keluarga terduga teroris Karanganyar hari ini mendatangi Mako Brimob, Depok. Namun, kunjungan tersebut tidak mendapat sambutan baik dari pihak Mako Brimob, TPK dilarang masuk.

Rabu, 23/08/2017 16:15 0

Close